Penyebab Suara Bayi Serak dan Cara Mengatasinya


Suara bayi serak dapat disebabkan oleh menangis berlebihan, infeksi, naiknya asam lambung, nodul pita suara, hingga tumor. Kondisi ini dapat diatasi dengan perawatan di rumah ataupun medis.

0,0
26 Jul 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Suara bayi serak dapat disebabkan oleh berbagai kondisiSuara bayi serak dapat terjadi karena si kecil menangis berlebihan
Kondisi suara bayi serak dapat membuat orangtua khawatir. Suara serak adalah salah satu jenis gangguan suara yang terjadi akibat pita suara tegang atau meradang. Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai hal, termasuk infeksi yang perlu diwaspadai. Suara serak pada bayi biasaya pulih dengan sendirinya dalam beberapa jam atau hari. Namun, jika kondisinya tidak kunjung membaik, Anda tidak boleh mengabaikannya. Kenali lebih jauh penyebab dan cara mengatasi suara bayi serak berikut ini.

Penyebab suara bayi serak

Berikut adalah sejumlah penyebab suara bayi serak yang harus Anda perhatikan.

1. Menangis berlebihan

Menangis berlebihan bisa menyebabkan suara serak pada bayi karena pita suaranya terlalu sering digunakan. Kondisi ini dapat dipicu oleh rasa lapar, popok tidak nyaman, kolik, hingga sakit. Jika suara bayi serak karena menangis, pastikan Anda mengetahui pemicunya.

2. Infeksi

penyakit croup sebabkan suara bayi serak
Suara serak pada bayi dapat disebabkan oleh penyakit croup
Penyebab suara bayi serak selanjutnya adalah infeksi. Ketika si kecil mengalami infeksi, seperti laringitis (peradangan laring), penyakit croup, atau flu yang disebabkan oleh infeksi virus, maka kondisi tersebut bisa membuat pita suara meradang. Akibatnya, suara yang bayi pun menjadi serak.

3. Penumpukan lendir

Penumpukan lendir dapat terjadi akibat infeksi, iritasi, atau alergi. Lendir yang menyumbat di hidung bisa mengalir ke tenggorokan dan memengaruhi pita suara sehingga menyebabkan suara bayi serak.

4. Naiknya asam lambung

Naiknya asam lambung juga bisa menyebabkan suara serak pada bayi. Jika asam lambung naik ke bagian belakang tenggorokan, suara si kecil dapat berubah menjadi serak.  Selain itu, bayi mungkin juga enggan menyusu, menangis saat menyusu, gumoh, hingga muntah.

5. Cedera

Penyebab suara bayi serak lainnya adalah cedera. Berbagai cedera yang berpotensi menyebabkan suara serak pada bayi, di antaranya racun yang tertelan, penempatan selang makanan atau pernapasan, dan trauma tubuh yang merusak jaringan.

6. Nodul pita suara

bayi menangis
Nodul pita suara bisa sebabkan suara bayi serak
Pita suara yang digunakan terus-menerus atau berlebihan dapat menyebabkan iritasi. Kondisi ini bisa terjadi jika bayi menjerit, berteriak, menangis, atau batuk terlalu lama. Apabila terus dibiarkan, nodul pita suara bisa terbentuk, yaitu pertumbuhan jaringan abnormal yang memicu suara serak kronis pada bayi.Akan tetapi, nodul pita suara juga dapat menjadi kondisi bawaan yang sudah ada sejak lahir. Kondisi ini terjadi ketika struktur atau fungsi pita suara terdampak sehingga memicu suara serak pada bayi baru lahir.

7. Kelainan bawaan

Sebagian bayi lahir dengan kelainan bentuk kotak suara (laring) atau kerusakan saraf laring yang menggerakkan pita suara. Sebagai konsekuensinya, kondisi bawaan ini menyebabkan suara bayi serak.

8. Tumor

Suara serak pada bayi juga dapat disebabkan tumor. Jika suara serak terus berlanjut dan disertai dengan masalah pernapasan atau sulit makan, segera bawa bayi Anda ke dokter.

Cara mengatasi suara bayi serak

Mengatasi suara bayi serak dilakukan berdasarkan penyebabnya. Apabila suara bayi serak karena menangis, cobalah untuk menenangkannya. Anda bisa menyusui si kecil untuk mengistirahatkan pita suaranya sehingga suara serak pada bayi perlahan-lahan bisa menghilang. Jika popok bayi sudah penuh, segera ganti dengan yang baru. Apabila serak pada bayi terjadi akibat asam lambung naik, cobalah menggendongnya dalam posisi tegak setelah menyusu dan sendawakan si kecil. Dokter juga dapat meresepkan obat-obatan atau melakukan tindakan tertentu jika suara bayi serak terjadi karena suatu kondisi medis. Di sisi lain, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengatasi kondisi ini.
  • Jauhkan bayi dari paparan asap rokok dan polutan lainnya yang bisa memicu iritasi
  • Pastikan bayi tetap terhidrasi dengan memberinya ASI atau susu formula
  • Menggunakan humidifier yang aman bagi bayi untuk menjaga kelembapan udara
  • Hindari memberikan makanan atau minuman yang bisa membuatnya semakin serak, seperti makanan berminyak, minuman soda, dan lainnya.
Walaupun terlihat sepele, melakukan berbagai hal di atas dapat membantu suara si kecil supaya segera pulih. Akan tetapi, jika kondisi bayi Anda terus memburuk, segera bawa ia ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar suara serak bayi, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
bayi & menyusuibayi pilekbayi menangis
Healthline. https://www.healthline.com/health/baby/baby-hoarse-voice#other-considerations
Diakses pada 12 Juli 2021
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/hoarseness.html
Diakses pada 12 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait