Beragam Penyebab Stretch Mark Pria dan Cara Mengatasinya

0,0
06 Jul 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Stretch mark priaAda banyak penyebab stretch mark pria yang harus diwaspadai.
Stretch mark adalah garis-garis panjang yang muncul saat kulit meregang atau menyusut dengan cepat. Kondisi ini identik dengan wanita, terutama mereka yang sedang hamil. Namun, Anda juga perlu tahu kalau pria bisa mengalaminya. Kenali lebih lanjut berbagai penyebab stretch mark pria dan cara mengatasinya.

Penyebab stretch mark pria yang patut diwaspadai

Mulai dari kenaikan berat badan hingga kondisi medis tertentu, berikut adalah sejumlah kemungkinan penyebab stretch mark pria.

1. Pertumbuhan tubuh yang cepat selama masa pubertas

Tubuh umumnya tumbuh dengan cepat saat masa pubertas. Kondisi ini dapat memicu stretch mark pada pria, terutama di bagian lengan atas, paha, bokong, hingga punggung.Perlu diketahui, stretch mark adalah bagian normal dari masa pubertas untuk perempuan dan juga laki-laki.

2. Kenaikan berat badan yang cepat

Saat tubuh mengalami kenaikan berat badan yang cepat, akumulasi lemak dapat memicu pertumbuhan stretch mark di bagian perut.Selain itu, penderita obesitas atau berat badan berlebih juga berisiko memiliki stretch mark pada tubuhnya.

3. Bodybuilding (pembentukan otot)

Tahukah Anda kalau bodybuilding atau pembentukan otot juga dapat memicu stretch mark di sekelilingnya? Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan massa otot yang berlangsung dengan cepat.Penggunaan obat steroid anabolik untuk membentuk otot di tubuh juga bisa menjadi penyebab stretch mark pada pria.

4. Penggunaan obat krim kortikosteroid

Penggunaan obat krim kortikosteroid juga bisa menjadi penyebab stretch mark pada pria. Kondisi ini dapat terjadi jika Anda menggunakan krim kortikosteroid, misalnya hidrokortison, untuk mengatasi eksim dalam jangka waktu yang lama.

5. Kondisi medis tertentu

Sebagian pria lebih rentan mengalami stretch mark jika mereka mengidap kondisi medis yang menyebabkan produksi hormon kortikosteroid berlebihan di dalam tubuhnya.Kortikosteroid sebenarnya memiliki fungsi untuk mengontrol produksi keratinosit di epidermis dan fibroblas di dermis. Fibroblas sendiri memiliki peran penting untuk memproduksi kolagen agar kulit tetap kenyal.Jika ada kelebihan produksi hormon kortikosteroid, produksi kolagen dapat menurun sehingga menyebabkan kulit menjadi kurang elastis. Sebagai konsekuensinya, stretch mark kemudian muncul.Selain itu, kelebihan produksi hormon kortikosteroid juga kerap dikaitkan dengan gangguan pada kelenjar adrenal, meliputi:Di samping itu, kadang stretch mark dapat muncul akibat faktor genetik dan hormon. Inilah alasan mengapa stretch mark tidak selalu bisa dicegah.

Cara mengatasi stretch mark pria secara alami

Ada berbagai cara mengatasi stretch mark pria secara alami yang dipercaya oleh banyak orang, di antaranya:Berbagai bahan alami di atas dianggap dapat membantu melembapkan kulit. Sayangnya, belum ada bukti ilmiah yang dapat membuktikan efektivitasnya dalam mencegah atau mengobati stretch mark secara langsung.Dilansir dari Healthline, mentega kakao, vitamin E, dan minyak zaitun bahkan dinilai tidak efektif dalam menghilangkan atau menyamarkan stretch mark.Namun, ada pula studi yang menyatakan bahwa ibu hamil yang mengoleskan vitamin E ke kulitnya mampu mencegah munculnya stretch mark. Sayangnya, studi ini hanya berskala kecil dan belum bisa dijadikan tolok ukur.

Cara mengatasi stretch mark pria secara medis

Dokter kulit umumnya akan memberikan obat oles, seperti asam hialuronat atau vitamin A, untuk menyamarkan stretch mark di kulit.Menurut American Academy of Dermatology, terdapat dua penelitian berskala besar yang menunjukkan bahwa asam hialuronat mampu menyamarkan stretch mark.Hal yang sama berlaku untuk krim retinoid (bentuk sintetis dari vitamin A) yang memicu pergantian sel kulit. Namun, penggunanya harus sering mengoleskan krim ini selama 24 minggu agar hasilnya efektif.Pengobatan medis lain yang dapat direkomendasikan dokter untuk mengobati stretch mark pria meliputi:
  • Chemical peeling
  • Terapi laser
  • Mikrodermabrasi
  • Radio frekuensi
  • Ultrasound.
Lagi-lagi, belum ada bukti ilmiah yang mampu membuktikan efektivitas dari berbagai pengobatan stretch mark. Maka dari itu, cobalah berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui opsi pengobatan terbaik untuk bisa menyamarkan masalah kulit ini.Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut mengenai stretch mark dan cara mengatasinya, jangan malu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
perawatan kulitpenyakit priastretch marks
Healthline. https://www.healthline.com/health/stretch-marks-men#what-are-stretch-marks
Diakses pada 22 Juni 2021
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/stretch-marks-and-men-2329099
Diakses pada 22 Juni 2021
Kids Health. https://kidshealth.org/en/teens/stretch-marks.html
Diakses pada 22 Juni 2021
Mount Sinai. https://www.mountsinai.org/health-library/supplement/vitamin-a-retinol#:~:text=Retinoids%3A%20These%20medications%20are%20a,can%20cause%20severe%20birth%20defects.
Diakses pada 22 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait