3 Penyebab Sperma Tidak Masuk ke Indung Telur yang Wajib Diketahui Pria


Penyebab sperma tidak masuk ke indung telur bisa dikarenakan rendahnya kualitas air mani yang dihasilkan, seperti air mani mengandung sedikit sperma, motilitas sperma tidak bagus, dan bentuk sperma abnormal.

(0)
20 Oct 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penyebab sperma tidak masuk ke indung telur umumnya adalah kualitas sperma yang burukAda sejumlah penyebab sperma tidak masuk ke indung telur
Sperma yang tidak mampu bergerak menuju indung telur membuat proses kehamilan sulit terjadi. Masalah ini terjadi karena adanya sejumlah kondisi yang menjadi penyebab sperma tidak masuk ke indung telur. Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

Penyebab sperma tidak masuk ke indung telur

Supaya sperma bisa membuahi sel telur, mereka harus memiliki kemampuan bertahan di tengah lingkungan organ reproduksi wanita. Sperma juga harus bisa bergerak menuju rahim dan kemudian ke tuba falopi.Penyebab sperma tidak masuk ke indung telur dapat diakibatkan oleh rendahnya kualitas air mani yang dihasilkan pada saat ejakulasi. Berikut ini adalah beberapa kondisi sperma yang memiliki kualitas rendah sehingga sulit masuk ke indung telur.

1. Kurangnya jumlah sperma pada air mani

Kondisi ini bisa jadi penyebab sperma tidak masuk ke indung telur. Untuk bisa menghasilkan kehamilan, hanya diperlukan satu sperma dan satu sel telur untuk dibuahi. Namun faktanya, supaya pembuahan bisa terjadi, puluhan juta sel sperma bisa mati saat menuju ke proses ini.Semakin tinggi jumlah sel sperma, semakin tinggi pula kemungkinan sel sperma yang dapat bertahan untuk membuahi sel telur. Air mani yang sehat mengandung setidaknya 40 juta hingga 300 juta sperma per mililiter.

2. Pergerakan sperma yang salah

Sperma yang tidak dapat bergerak dengan benar akan kesulitan berenang menuju sel telur. Sperma yang sehat harus mampu bergerak dan berenang melalui saluran vagina hingga menuju saluran tuba falopi. Kemampuan sperma bergerak disebut dengan motilitas. Air mani berkualitas memiliki setidaknya 40 persen sperma yang memiliki motilitas baik.

3. Bentuk sperma abnormal

Sperma yang memiliki bentuk tidak normal akan sulit bergerak menuju indung telur untuk membuahi sel telur. Struktur atau morfologi sperma yang normal memiliki kepala oval dan ekor panjang.Keduanya bekerja sama untuk mempermudah sperma mendorong dan bergerak naik. Struktur yang tidak normal dapat membuatnya lebih sulit bergerak dan menjadi penyebab sperma tidak masuk ke indung telur.

Cara menghasilkan sperma yang berkualitas

Supaya bisa membuahi sel telur, sperma yang terkandung dalam air mani harus sehat. Artinya, sperma berjumlah banyak, bisa bergerak dengan benar, dan memiliki bentuk normal.Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghasilkan sel sperma yang sehat, yaitu:

1. Menjaga berat badan ideal

Beberapa penelitian menunjukkan adanya kaitan antara kenaikan berat badan dengan penurunan jumlah dan pergerakan sperma.Orang yang obesitas memiliki risiko yang menyebabkan jumlah dan pergerakan sperma menurun. Oleh karena itu, jagalah berat badan Anda agar tetap ideal.

2. Konsumsi makanan sehat

Penuhi kebutuhan nutrisi harian Anda, khususnya dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan, seperti buah dan sayuran. Makanan tersebut dapat meningkatkan kondisi kesehatan sperma Anda.Selain itu, makanan-makanan sumber vitamin C, vitamin D, zat besi, dan folat juga dapat bermanfaat untuk menghasilkan sperma sehat.

3. Konsumsi suplemen asam D-aspartat

Studi menunjukkan bahwa suplemen asam D-aspartat mampu meningkatkan kadar hormon testosteron hingga 60 persen. Sementara, jumlah sperma dan motilitas sperma dapat mengalami peningkatan hingga 100 persen.

4. Mengelola stres

Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu kualitas hidup Anda, termasuk menyebabkan disfungsi seksual. Stres mampu mengganggu kinerja hormon yang dibutuhkan untuk memproduksi sperma.

5. Berolahraga

Gaya hidup aktif dengan sering melakukan aktivitas fisik dan berolahraga dapat meningkatkan kadar antioksidan dan melindungi kualitas sperma.

6. Menghentikan kebiasaan buruk

Merokok dan mengonsumsi minuman keras bisa menjadi penyebab sperma tidak masuk ke indung telur. Berdasarkan hasil penelitian, pria yang merokok cenderung memiliki lebih sedikit jumlah sperma yang berkualitas.Sedangkan, konsumsi minuman beralkohol berlebihan dapat menyebabkan penurunan produksi testosteron, impotensi, dan penurunan produksi sperma.

7. Mencegah penyakit infeksi menular seksual (IMS)

Penting sekali untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi Anda. Hindari aktivitas atau kebiasaan yang dapat menyebabkan infeksi penyakit menular seksual, seperti membatasi pasangan seksual. Infeksi ini bisa menjadi penyebab kemandulan pria.Jika cara-cara di atas tidak membuahkan hasil, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk mengunjungi dokter.Dokter akan melakukan serangkaian tes untuk mengetahui lebih detail mengenai penyebab sperma tidak masuk ke indung telur. Mereka juga dapat memberikan perawatan yang terbaik sesuai kondisi Anda dan pasangan.Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut seputar penyebab sperma tidak masuk ke indung telur, jangan ragu untuk tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store maupun Google Play.
masalah infertilitassperma
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/fertility/art-20047584
Diakses 30 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/boost-male-fertility-sperm-count
Diakses 30 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/fertility/how-to-increase-sperm-count
Diakses 30 September 2020
NHS United Kingdom. https://www.nhs.uk/conditions/infertility/causes/
Diakses 30 September 2020
University of Michigan. https://www.uofmhealth.org/health-library/tw9234
Diakses 30 September 2020
University of California San Francisco. https://crh.ucsf.edu/fertility/conception
Diakses 30 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait