logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Pria

3 Penyebab Sperma Tidak Masuk ke Indung Telur yang Wajib Diketahui Pria

open-summary

Penyebab sperma tidak masuk ke indung telur bisa dikarenakan rendahnya kualitas air mani yang dihasilkan, seperti air mani mengandung sedikit sperma, motilitas sperma tidak bagus, dan bentuk sperma abnormal.


close-summary

30 Sep 2020

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Penyebab sperma tidak masuk ke indung telur umumnya adalah kualitas sperma yang buruk

Ada sejumlah penyebab sperma tidak masuk ke indung telur

Table of Content

  • Penyebab sperma tidak masuk ke indung telur
  • Cara menghasilkan sperma yang berkualitas
  • Catatan dari SehatQ

Sperma yang tidak mampu bergerak menuju indung telur membuat wanita sulit hamil. Masalah ini terjadi karena adanya sejumlah kondisi yang menjadi penyebab sperma tidak masuk ke indung telur. Nah, Anda dan pasangan yang sedang merencanakan program hamil sebaiknya ketahui apa saja penyebab sperma tidak bisa menembus indung telur berikut ini.

Advertisement

Penyebab sperma tidak masuk ke indung telur

Supaya bisa membuahi sel telur, sperma harus memiliki kemampuan bertahan di tengah lingkungan organ reproduksi wanita. Sperma juga harus bisa bergerak lincah menuju rahim, untuk kemudian berenang menuju tuba falopi.

Penyebab sperma tidak masuk ke indung telur dapat diakibatkan oleh rendahnya kualitas air mani yang dihasilkan pada saat ejakulasi. Berikut ini adalah beberapa kondisi sperma yang memiliki kualitas rendah sehingga sulit masuk ke indung telur.

1. Kurangnya jumlah sperma pada air mani

Sperma sedikit bisa jadi penyebab sperma tidak masuk ke indung telur. Untuk bisa menciptakan kehamilan, hanya diperlukan satu sperma dan satu sel telur untuk dibuahi. Namun faktanya, supaya pembuahan bisa terjadi, puluhan juta sel sperma bisa saja mati saat menuju ke proses ini.

Semakin banyak jumlah sel sperma, semakin tinggi pula kemungkinan sel sperma yang dapat bertahan untuk membuahi sel telur. Air mani yang sehat mengandung setidaknya 40 juta hingga 300 juta sperma per mililiter. Selain itu, sperma encer juga menandakan konsentrasi sel reproduksi pria tersebut sedikit sehingga kecil kemungkinannya untuk bisa menembus sel telur. 

2. Pergerakan sperma kurang lincah

Sperma harus mampu bergerak dan berenang melalui saluran vagina hingga menuju saluran tuba falopi sampai akhirnya bertemu sel telur agar terjadi kehamilan.

Sperma yang tidak dapat bergerak dengan lincah tentu akan sulit untuk berenang menuju sel telur. Kemampuan gerak sperma ini disebut dengan motilitas.

Air mani yang sehat mempunyai setidaknya 40 persen sperma dengan motilitas baik. Jika jumlahnya di bawah itu, kemungkinan Anda mengalami kelainan sperma yang disebut asthenozoospermia

3. Bentuk sperma abnormal

Sperma yang memiliki bentuk tidak normal akan sulit bergerak menuju indung telur untuk membuahi sel telur. Struktur atau bentuk sperma yang normal memiliki kepala oval dan ekor panjang.

Keduanya bekerja sama untuk mempermudah sperma mendorong dan bergerak naik. Struktur yang tidak normal dapat membuatnya lebih sulit bergerak dan menjadi penyebab sperma tidak masuk ke indung telur.

Baca Juga

  • Ada Benjolan di Testis? Waspadai 9 Penyebabnya Berikut Ini
  • Penyebab Nyeri Testis dan Pengobatannya yang Perlu Diketahui Pria
  • Ciri-Ciri Varikokel yang Harus Diwaspadai Pria

Cara menghasilkan sperma yang berkualitas

Supaya bisa membuahi sel telur, sperma yang terkandung dalam air mani harus sehat. Artinya, sperma berjumlah banyak, bisa bergerak dengan benar, dan memiliki bentuk normal. Dalam dunia medis, sperma yang normal disebut sebagai normozoopermia.

Ada beberapa cara meningkatkan kualitas sperma untuk menghasilkan sel sperma yang sehat, yaitu dengan menerapkan gaya hidup sehat berikut ini:

1. Menjaga berat badan ideal

Beberapa penelitian menunjukkan adanya kaitan antara kenaikan berat badan dengan penurunan jumlah dan pergerakan sperma.

Orang yang obesitas memiliki risiko yang menyebabkan jumlah dan pergerakan sperma menurun. Oleh karena itu, jagalah berat badan Anda agar tetap ideal.

2. Konsumsi makanan sehat

Penuhi kebutuhan nutrisi harian Anda, khususnya dengan mengonsumsi makanan penambah sperma yang kaya akan antioksidan, seperti buah dan sayuran. Makanan tersebut dapat meningkatkan kondisi kesehatan sperma Anda.

Selain itu, makanan-makanan sumber vitamin C, vitamin D, zat besi, dan folat juga dapat bermanfaat untuk menghasilkan sperma sehat.

3. Konsumsi suplemen asam D-aspartat

Studi menunjukkan bahwa suplemen asam D-aspartat mampu meningkatkan kadar hormon testosteron hingga 60 persen. Sementara, jumlah sperma dan motilitas sperma dapat mengalami peningkatan hingga 100 persen.

4. Mengelola stres

Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu kualitas hidup Anda, termasuk menyebabkan disfungsi seksual. Stres mampu mengganggu kinerja hormon yang dibutuhkan untuk memproduksi sperma.

5. Berolahraga

Gaya hidup aktif dengan sering melakukan aktivitas fisik dan berolahraga dapat meningkatkan kadar antioksidan dan melindungi kualitas spermatozoa.

6. Menghentikan kebiasaan buruk

Merokok dan mengonsumsi minuman keras bisa menjadi penyebab sperma tidak masuk ke indung telur. Berdasarkan hasil penelitian, pria yang merokok cenderung memiliki lebih sedikit jumlah sperma yang berkualitas.

Sementara itu, konsumsi minuman beralkohol berlebihan dapat menyebabkan penurunan produksi testosteron, impotensi, dan penurunan produksi sperma.

7. Mencegah penyakit menular seksual (IMS)

Penting sekali untuk menjaga kebersihan dan kesehatan organ reproduksi Anda. Hindari aktivitas atau kebiasaan yang dapat menyebabkan penyakit menular seksual, seperti berhubungan seks dengan pasangan yang berbeda-beda. Infeksi ini bisa menjadi penyebab kemandulan pria.

Catatan dari SehatQ

Jika cara-cara di atas tidak membuahkan hasil, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk mengunjungi dokter.

Dokter akan melakukan serangkaian tes untuk mengetahui lebih detail mengenai penyebab sperma tidak masuk ke indung telur. Dokter juga dapat memberikan perawatan yang terbaik sesuai kondisi Anda dan pasangan.

Setelah pengobatan berhasil dilakukan, dokter juga akan memberikan tips berhubungan intim yang benar agar mempercepat terjadinya kehamilan. 

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut seputar penyebab sperma tidak masuk ke indung telur, jangan ragu untuk tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store maupun Google Play.

Advertisement

masalah infertilitasspermamasalah reproduksireproduksi pria

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved