8 Penyebab Sperma Kuning pada Pria, Pernahkah Anda Mengalaminya?

(0)
23 Oct 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Sperma kuning dapat disebabkan oleh beberapa faktor gaya hidup.Sperma kuning? Bisa jadi ada kelebihan sel darah putih di dalam sperma Anda!
Kondisi sperma kuning dapat mengindikasikan adanya penyakit, misalnya penyakit kuning, infeksi menular seksual, hingga masalah prostat. Kondisi ini juga bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor yang berhubungan dengan gaya hidup.Meski demikian, Anda tidak perlu terlalu khawattir karena tidak semua penyebab sperma kuning dianggap berbahaya. Namun, bukan berarti Anda bisa meremehkannya juga. Kenalilah berbagai penyebab sperma kuning untuk mengetahui cara mengatasinya.

8 penyebab sperma kuning yang harus diatasi

Normalnya sperma berwarna putih atau abu-abu keputihan. Terkadang, perubahan warna sperma yang dirasakan pria hanya terjadi sesekali saja. Namun ada kalanya perubahan warna ini muncul secara konsisten.Masalahnya, perubahan warna pada sperma ini dapat berdampak buruk pada kehidupan seksual pria. Maka dari itu, cobalah pahami berbagai penyebab sperma kuning dan cara mengatasinya ini.

1. Urine di dalam sperma

Sperma kuning dapat disebabkan oleh kemunculan urine di dalam sperma. Lantas, mengapa urine bisa bocor sampai masuk ke dalam sperma?Hal ini terjadi karena urine dapat tertinggal di dalam uretra. Uretra sendiri merupakan tabung yang membawa urine dan sperma ke luar tubuh.Ketika ada urine yang tersisa di dalam uretra, maka sperma bisa tercampur dengannya. Hal ini paling sering terjadi saat Anda mengalami ejakulasi sesudah buang air kecil.Biasanya, kondisi yang menyebabkan tertahannya urine untuk keluar, seperti infeksi saluran kemih atau pembesaran prostat. Untuk mengatasi infeksi saluran kemih, dokter akan memberikan obat-obatan antibiotik, seperti trimethoprim atau sulfamethoxazole, fosfomycin, nitrofurantoin, cephaxelin, hingga ceftriaxone.Sedangkan untuk pembesaran prostat, dokter dapat merekomendasikan obat-obatan, seperti terazosin, tamsulosin, dutasteride, hingga finasteride.

2. Penyakit kuning

Penyakit kuning atau jaundice dapat menyebabkan sperma kuning. Biasanya, penyakit jaundice ini akan menyebabkan perubahan warna kuning pada kulit dan bagian putih dari mata. Namun jangan salah, penyakit ini pun bisa berdampak pada warna sperma.Penyakit kuning terjadi akibat tingginya kadar bilirubin di dalam tubuh. Tingginya kadar bilirubin itu dapat disebabkan oleh hepatitis, penyakit autoimun, penyalahgunaan alkohol, obat-obatan tertentu, hingga pankreatitis.Pada orang dewasa, dokter akan mengobati berbagai penyebab naiknya kadar bilirubin untuk bisa mengatasi penyakit kuning.

3. Leukositospermia

Sperma kuning dapat disebabkan oleh kelebihan sel darah putih di dalam sprema
Sperma kuning dapat disebabkan leukositospermia
Leukositospermia adalah kondisi medis yang ditandai dengan tingginya kadar sel darah putih di dalam sperma. Kondisi ini juga dapat menyebabkan munculnya sperma kuning.Leukositospermia dapat melemahkan dan merusak sperma Anda sehingga kesuburan pun menurun. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh infeksi, pembengkakan di bagian penis, penyakit menular seksual, gangguan autoimun, penyalahgunaan alkohol atau ganja, hingga kebiasaan merokok.Dalam sebuah penelitian dibuktikan, obat antibiotik dan antioksidan menjadi salah satu pengobatan terbaik untuk leukositospermia. Obat antibiotik dan antioksidan dipercaya dapat meningkatkan kualitas sperma para penderita leukositospermia.

4. Infeksi prostat

Sperma yang berwarna kuning dan juga hijau dapat terjadi akibat infeksi prostat (prostatitis). Kondisi ini terjadi saat bakteri yang ada di dalam urine bocor ke dalam prostat. Gejalanya bermacam-macam, di antaranya:
  • Sering buang air kecil
  • Rasa nyeri saat buang air kecil
  • Sulit buang air kecil
  • Urine yang warnanya berawan (buram)
  • Sakit saat ejakulasi
  • Rasa nyeri di punggung bagia bawah, perut, dan penis.
Ada dua jenis prostatitis, yakni prostatitis bakteri dan kronis. Untuk mengatasi prostatitis bakteri, dokter akan meminta Anda untuk lebih rutin mengonsumsi air putih agar bakterinya dapat dikeluarkan dari tubuh.Selain itu, cobalah hindari alkohol, kafein, makanan berasam tinggi, hingga makanan pedas. Dokter juga bisa merekomendasikan obat antibiotik. Namun jika prostatitis bakterinya sudah parah, Anda harus dirawat di rumah sakit.Sedangkan untuk prostatitis kronis, dokter bisa memberikan beberapa obat-obatan, seperti silodosin, ibuprofen, hingga aspirin, untuk mengatasi rasa nyerinya.

5. Faktor gaya hidup

Sperma kuning dapat disebabkan faktor gaya hidup
Faktor gaya hidup dapat sebabkan sperma kuning
Sperma kuning dapat disebabkan berbagai kebiasaan buruk, seperti konsumsi alkohol berlebihan dan merokok. Beberapa pria juga bisa mengalami perubahan warna sperma akibat mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan sulfurnya (bawang putih, bawang bombay, hingga lokio). Selain itu, beberapa obat juga bisa menyebabkan warna sperma menjadi kuning.

6. Penyakit menular seksual

Beberapa penyakit menular seksual, seperti klamidia, herpes, atau gonore, dapat menyebabkan sperma kuning. Dalam kasus ini, sperma kuning yang muncul itu bisa berbau tak sedap.Untuk mengatasi klamidia dan gonore, biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik. Dalam beberapa kasus, satu dosis obat antibiotik terbukti dapat menyembuhkan klamidia dan gonore.Untuk herpes, dokter akan memberikan obat antivirus resep. Hal ini dilakukan guna mengurangi frekuensi kemunculan gejala-gejalanya. Perlu diingat, tidak ada obat yang bisa menyembuhkan herpes, yang ada hanyalah obat untuk meredakan gejalanya saja.

7. Makanan yang mengandung pewarna buatan

Terdapat beberapa makanan yang mengandung perwarna buatan. Jika memang makanan yang Anda konsumsi mengandung pewarna kuning, jangan heran jika sperma Anda akan berubah menjadi kuning.

8. Terlalu lama tidak ejakulasi

Jika seorang pria sudah terlalu lama tidak ejakulasi, maka ada kemungkinan urine yang bercampur dengan sperma. Seperti yang diketahui, saat sperma bercampur dengan urine, warnanya bisa berubah menjadi kuning.

Segera ke dokter jika sperma kuning disertai gejala ini

Biasanya, perubahan warna sperma akan terjadi secara sementara dan sembuh dengan sendirinya. Namun, jika perubahan warna ini bertahan hingga satu minggu atau lebih, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter.Jika sperma kuning disertai dengan gejala-gejala, seperti nyeri, mengganggu fungsi seksual, demam, dan munculnya darah di sperma, segeralah datang ke dokter untuk meminta bantuan medis.Jika Anda ingin berkonsultasi mengenai sperma kuning, jangan malu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
penyakit priaspermakesehatan pria
Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/yellow-semen
Diakses pada 9 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/318893
Diakses pada 9 Oktober 2020
Net Doctor. https://www.netdoctor.co.uk/conditions/sexual-health/a25929689/yellow-semen/
Diakses pada 9 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/semen-color-chart#yellow-or-green
Diakses pada 9 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/urinary-tract-infection/diagnosis-treatment/drc-20353453
Diakses pada 9 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/enlarged-prostate/natural-remedies#treatment-options
Diakses pada 9 Oktober 2020
Web MD. https://www.webmd.com/hepatitis/jaundice-why-happens-adults#:~:text=In%20adults%2C%20jaundice%20itself%20usually,suggest%20surgery%20to%20open%20it.
Diakses pada 9 Oktober 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5209556/#:~:text=Based%20on%20current%20best%20evidence,concentration%2C%20motility%2C%20and%20morphology.
Diakses pada 9 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/prostate-infection#treatment
Diakses pada 9 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sexually-transmitted-diseases-stds/diagnosis-treatment/drc-20351246
Diakses pada 9 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/151739#:~:text=There%20is%20no%20cure%20for,have%20an%20HSV%2D2%20infection.
Diakses pada 9 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait