Kenali Penyebab Sering Kentut dan Cara Mengatasinya


Kentut merupakan reaksi tubuh manusia yang normal terjadi. Akan tetapi, makanan dan kondisi kesehatan tertentu dapat menjadi penyebab Anda sering kentut, bahkan disertai sendawa.

(0)
makanan bergas bisa menjadi penyebab seseorang sering kentutPenyebab sering kentut bisa disebabkan oleh penyakit tertentu atau pola makan yang tidak sehat
Kentut, alias buang angin, merupakan kondisi normal sebagai pertanda sistem pencernaan yang baik. Namun, terlalu sering buang angin justru dapat mengganggu kenyamanan dan bisa jadi menandakan ada yang tidak beres pada tubuh Anda. Makanan hingga penyakit tertentu dapat menjadi penyebab sering kentut. Apa saja? 

Penyebab sering kentut

Penyebab sering kentut bisa jadi karena masalah pencernaan
Penyebab sering kentut bisa jadi karena masalah pencernaan
Penumpukan udara pada sistem pencernaan membuat tubuh bekerja untuk membuang gas tersebut melalui kentut atau sendawa. Kelebihan udara atau gas dalam sistem pencernaan ini bisa menjadi penyebab sering sendawa dan kentut.Normalnya, seseorang mengeluarkan gas, lewat sendawa dan kentut, sekitar 5-15 kali dalam sehari. Jumlah ini dapat berbeda pada tiap orang. Jika berlebihan, sering buang angin mungkin menjadi suatu tanda adanya masalah kesehatan.Berikut ini beberapa hal yang dapat menjadi penyebab sering kentut: 

1. Menelan udara terlalu banyak 

Udara dapat masuk ke saluran pencernaan melalui berbagai cara, termasuk saat Anda makan dan minum. Jika Anda menelan udara terlalu banyak, kemungkinan Anda akan mengalami perut kembung dan berakhir dengan kentut terus.Beberapa kegiatan lain yang juga dapat menyebabkan Anda menelan udara terlalu banyak, antara lain:
  • Merokok
  • Kebiasaan mengisap benda, seperti ujung pulpen 
  • Mengunyah permen karet
  • Minum minuman bersoda
  • Makan terlalu cepat

2. Makanan bergas dan sulit dicerna

Brokoli merupakan salah satu makanan penyebab sering kentut karena menghasilkan gas saat dicerna
Brokoli merupakan salah satu makanan penyebab sering kentut karena menghasilkan gas saat dicerna
Jenis makanan tertentu dapat menciptakan gas ketika dicerna dan menyebabkan perut kembung berlebihan. Makanan-makanan tersebut biasanya cenderung sulit dicerna. Beberapa makanan penyebab sering kentut, antara lain:
  • Kacang-kacangan: kacang polong
  • Sayur-sayuran: kubis, brokoli, kol
  • Buah-buahan: plum dan apel
  • Kismis
  • Makanan tinggi fruktosa dan sorbitol, seperti jus buah, permen, dan pemanis buatan
  • Makanan tinggi lemak
  • Makanan tinggi serat
  • Minuman bersoda
  • Gandum utuh
  • Produk susu yang mengandung laktosa, seperti susu dan keju
Saat berada di usus besar, sejumlah bakteri berusaha memecah makanan dan melepaskan lebih banyak gas. Penumpukan gas inilah yang menyebabkan perut kembung dan sering kentut. 

3. Kontaminasi bakteri pada makanan

Kontaminasi bakteri pada makanan yang Anda konsumsi dapat merusak saluran pencernaan. Hal ini juga dapat menyebabkan Anda sering kentutSalah satu bakteri yang paling sering menjadi penyebab kontaminasi pada makanan adalah Escherichia coli atau E.coli. Bakteri ini nantinya akan melakukan fermentasi gula yang akan menghasilkan gas.Selain itu, E.coli. juga memiliki berbagai strain yang berbeda, salah satunya enterohemorrhagic E.coli (EHEC). Strain bakteri ini dapat menempel pada sel dinding usus halus dan menghasilkan racun, sehingga sering kali menyebabkan keracunan pada manusia dan menginfeksi saluran pencernaan.  

4. GERD

GERD juga bisa menyebabkan perut kembung, sendawa, dan sering buang angin
GERD juga bisa menyebabkan perut kembung, sendawa, dan sering buang angin
Penyakit asam lambung, atau yang lebih dikenal dengan gastroesophageal reflux disease (GERD) mungkin dapat menjadi faktor yang saling berhubungan dengan kondisi kelebihan gas dalam perut. Sebuah penelitian menyatakan bahwa menelan terlalu banyak udara dapat meningkatkan peregangan lambung. Kondisi inilah yang membuat refluks asam lambung lebih mungkin terjadi. Meskipun lebih sering dikaitkan dengan sendawa, hubungan asam lambung dengan kentut juga bisa saja terjadi karena sama-sama disebabkan oleh penumpukan gas dalam pencernaan. 

5. Sembelit

Sembelit merupakan kondisi susah buang air besar. Normalnya, orang akan buang air besar minimal 3 kali dalam seminggu. Kurang dari itu, Anda mungkin mengalami sembelit atau konstipasi.Saat sembelit, sisa makanan yang seharusnya dikeluarkan akan semakin lama berada di usus besar. Semakin lama, akan semakin banyak pula waktu bagi bakteri di usus besar untuk melakukan fermentasi. Fermentasi bakteri di pencernaan inilah yang membuat kentut Anda lebih bau dan lebih sering.

6. Gangguan pencernaan lain

Gangguan pencernaan dapat memberi tekanan pada sistem cerna dan menyebabkan kentut berlebih. Beberapa gangguan pencernaan yang menyebabkan sering kentut, antara lain:
  • Penyakit celiac
  • Penyakit Crohn
  • Pankreatitis
  • Autoimun
  • Diabetes
  • Gangguan makan
  • Penyakit asam lambung 
  • Penyakit radang usus
  • Intoleransi laktosa
  • Bisul di perut
  • Kolitis ulseratif

7. Stres

Stres dapat menjadi penyebab tidak langsung seseorang jadi sering kentut. Ketika stres, beberapa orang cenderung mengalami peningkatan asam lambung, merokok, mengunyah permen karet, hingga minum alkohol.Berbagai hal tersebut adalah faktor yang dapat memicu perut bergas dan sering kentut. 

Bagaimana cara mengatasi sering kentut?

Berhenti merokok bisa membantu mencegah penyebab sering buang angin
Berhenti merokok bisa membantu mencegah penyebab sering buang angin
Mengetahui penyebab sering kentut merupakan cara efektif untuk mengatasi kondisi tersebut. Beberapa cara berikut ini dapat Anda coba untuk mengurangi frekuensi kentut. 

1. Hindari makanan pemicu

Beberapa makanan dapat memicu perut kembung dan kentut berlebihan, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Untuk itu, sebaiknya Anda menghindari makanan bergas dan sulit dicerna untuk mencegah sering buang angin. Hindari makanan berlemak, terlalu banyak karbohidrat, dan tinggi serat secara berlebihan.Perhatikan juga makanan apakah yang kira-kira menyebabkan Anda jadi lebih sering kentut dan sendawa.

2. Hindari minuman berkarbonasi 

Minuman karbonasi, soda, dan alkohol juga dapat meningkatkan risiko perut kembung dan bergas.Jika tidak ingin terus-terusan buang angin, mengurangi atau bahkan menghindarinya adalah cara terbaik. 

3. Kurangi merokok dan mengunyah permen karet 

Seperti yang juga telah disebutkan di atas, kedua kegiatan ini dapat menyebabkan Anda menelan udara terlalu banyak sehingga membuat perut kembung dan sering kentut. Akan lebih baik jika Anda sama sekali berhenti merokok. Selain mencegah penyebab sendawa dan sering kentut, stop merokok juga dapat menjaga kesehatan Anda secara menyeluruh.

4. Makan dengan porsi sedikit tapi sering

Makanlah dengan porsi yang lebih kecil, tapi sering untuk mengurangi jumlah gas yang tercipta dan meringankan kerja sistem pencernaan Anda. Makan 5-6 porsi sehari dalam jumlah kecil lebih disarankan dibandingkan makan 3 porsi sehari dalam jumlah banyak sekaligus. 

5. Kunyah makanan dengan perlahan

Hindari aktivitas yang memungkinkan udara atau gas lebih banyak masuk ke saluran pencernaan Anda, termasuk saat mengunyah makananDalam hal ini, Anda disarankan mengunyah makanan dengan benar dan perlahan. Mengunyah hingga makanan benar-benar halus juga dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih ringan.

6. Olahraga secara rutin 

Olahraga merupakan kegiatan yang memiliki segudang manfaat bagi kesehatan, termasuk meningkatkan fungsi saluran pencernaan dan mencegah perut kembung. Bagi orang dewasa sehat, lakukanlah olahraga minimal 30 menit setiap hari.  Jika setelah melakukan cara tersebut Anda masih sering kentut, segera hubungi dokter untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut dan mengetahui pasti penyebab sering kentut yang Anda alami. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter secara online menggunakan fitur chat dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
pencernaanmasalah pencernaangangguan pencernaansaluran pencernaanhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/gas-flatulence#when-to-seek-help
Diakses pada 18 Juni 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/when-should-i-worry-about-passing-too-much-gas-796838
Diakses pada 18 Juni 2021
Betterhealth Channel. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/flatulence
Diakses pada 18 Juni 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/gerd/gas#theconnection
Diakses pada 18 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait