logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

8 Penyebab Sendawa Terus-menerus dan Cara Mengatasinya

open-summary

Sendawa terus-menerus dapat disebabkan aerophagia, GERD, dispepsia, hingga gastritis. Supaya bisa diatasi, Anda bisa mencoba perubahan gaya hidup, mengonsumsi bahan alami, atau meminum obat-obatan.


close-summary

19 Agt 2022

| Fadli Adzani

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Penyebab sendawa terus-menerus

Penyebab sendawa terus-menerus dapat datang dari penyakit atau gaya hidup yang buruk.

Table of Content

  • Penyebab sendawa terus-menerus
  • Cara menghilangkan sendawa yang mengganggu
  • Tips mencegah sendawa
  • Kapan harus ke dokter?

Sendawa adalah cara tubuh untuk mengeluarkan udara atau gas berlebih dari saluran pencernaan. Jika sendawa terus-menerus terjadi tanpa alasan yang jelas, Anda patut mewaspadainya. Bisa jadi, kondisi tersebut disebabkan penyakit atau kondisi tertentu. 

Advertisement

Untuk membantu Anda memahami masalah ini, simak beragam penyebab sering sendawa dan cara mengatasinya.

Penyebab sendawa terus-menerus

penyebab sendawa terus-menerus dapat disebabkan penyakit atau gaya hidup buruk
Sering sendawa tanpa alasan yang jelas bisa mengindikasikan kondisi medis.

Dalam beberapa kasus, bersendawa terus dapat mengindikasikan suatu kondisi medis. Akan tetapi, masalah ini juga dapat disebabkan gaya hidup yang kurang baik.

Berikut adalah sejumlah penyebab sering sendawa yang perlu Anda ketahui.

1. Aerofagia

Aerofagia adalah kondisi ketika seseorang sering menelan udara, baik secara sadar maupun tidak sadar.

Penyebab pastinya belum diketahui sampai saat ini, tetapi biasanya dipicu oleh makan dan minum terlalu cepat atau mengunyah permen karet.

Tidak ada obat atau prosedur yang bisa menyembuhkan aerofagia. Akan tetapi, kondisi ini bisa diredakan dengan meninggalkan kebiasaan yang membuat Anda menelan lebih banyak udara.

2. Gastroesophageal reflux disease(GERD)

GERD atau penyakit asam lambung naik terjadi ketika asam lambung kembali naik ke kerongkongan (esofagus). Akibatnya, Anda bisa sering mengalami sendawa.

Sebagai cara mengatasi sendawa terus-menerus akibat GERD, dokter dapat memberikan obat antasida untuk menetralisir asam lambung, obat penurun produksi asam, atau obat yang menghambat produksi asam dan menyembuhkan kerongkongan.

3. Dispepsia

Dispepsia atau maag adalah gangguan pencernaan yang mengakibatkan perut bagian atas terasa sakit dan tidak nyaman karena produksi asam lambung berlebih.

Selain membuat Anda sendawa terus, Anda juga dapat mengalami kembung, mual, dan muntah.

Gejala dyspepsia dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup, seperti menghindari makanan pemicunya (gorengan, cokelat, dan bawang-bawangan), mengganti soda dengan air putih, hingga mengurangi konsumsi kafein dan alkohol.

Jika gejalanya sudah parah dan sering muncul, obat-obatan yang dapat direkomendasikan dokter adalah antasida, antagonis H2, penghambat pompa proton, sampai prokinetik.

4. Gastritis

Gastritis adalah peradangan pada dinding lambung. Gejalanya bervariasi pada setiap orang, sebagian besar penderitanya bahkan tidak mengalami gejala sama sekali.

Peradangan ini dapat dipicu oleh kebiasaan mengonsumsi alkohol, makanan pedas, dan asam yang terlalu sering.

Secara umum, berikut adalah sejumlah obat sendawa terus-menerus akibat gastritis.

  • Mengonsumsi obat-obatan antasida, penghambat pompa proton, atau H2 blocker untuk mengurangi asam lambung.
  • Menghindari makanan pedas dan panas.
  • Jika gastritis disebabkan infeksi bakteri Helicobacter pylori ( pylori), dokter akan meresepkan beberapa antibiotik dan obat penghambat asam (untuk meringankan nyeri ulu hati).
  • Apabila gastritis disebabkan anemia pernisiosa, suntikan vitamin B12 akan diberikan.
  • Menghindari makanan yang mengiritasi, contohnya laktosa dari produk susu atau gluten dari olahan gandum.

5. Infeksi H. pylori

H. pylori dapat menyebabkan infeksi di perut dan membuat Anda sering sendawa.

Jenis bakteri ini dapat berkembang di saluran pencernaan, terutama di lambung.

Orang yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi buruk, rumah padat penduduk, dan sering mengonsumsi obat antiradang nonsteroid (OAINS) dalam jangka panjang, rentan terhadap infeksi H. pylori.

Infeksi ini biasanya diatasi dengan minum dua jenis obat antibiotik dalam waktu bersamaan. Tujuannya untuk mencegah H. pylori mengembangkan resistensi terhadap obat antibiotik tertentu.

Selain itu, penanganan infeksi H. pylori dapat meliputi obat-obatan untuk membantu lambung Anda pulih, contohnya penghambat pompa proton. 

6. Irritable bowel syndrome (IBS)

Irritable bowel syndrome atau IBS adalah gangguan pada usus besar yang dapat menyebabkan terlalu sering sendawa, kram, kembung, dan diare.  

Agar gejala IBS bisa diredakan, biasanya dokter menganjurkan Anda untuk mengonsumsi suplemen serat, obat pencahar untuk mengontrol sembelit, obat-obatan diare, hingga antikolinergik untuk meredakan kram usus yang menyakitkan.

7. Intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa terjadi ketika tubuh tidak mampu mencerna laktosa dengan baik. Gejalanya meliputi diare, mual, kembung, dan sering bersendawa.

Sayangnya, tidak ada obat yang bisa menyembuhkan intoleransi laktosa. Akan tetapi, gejalanya dapat dikontrol dengan mengubah pola makan.

8. Gangguan penyerapan fruktosa atau sorbitol

Gangguan ini timbul jika tubuh tidak dapat menyerap fruktosa atau sorbitol dengan baik. Mual, kembung, dan sakit perut adalah gejala-gejala yang mungkin terjadi.

Dokter dapat meminta Anda untuk menghindari fruktosa dalam pola makan sehari-hari.

Gangguan penyerapan fruktosa atau sorbitol juga bisa disebabkan pertumbuhan bakteri berlebihan di dalam usus halus.

Kalau ini kasusnya, kemungkinan dokter akan meresepkan obat antibiotik, probiotik, enzim pencernaan seperti xylose isomerase, dan menganjurkan perubahan pola makan.

Cara menghilangkan sendawa yang mengganggu

Cara mengatasi sendawa terus-menerus dapat dilakukan dengan mengubah gaya hidup dan mengonsumsi bahan alami
Apabila kondisi sendawa terus-menerus telah mengganggu aktivitas, sebaiknya datang ke dokter.

Sendawa yang normal tidak memerlukan penanganan khusus. Namun, ada kalanya Anda bersendawa terus-menerus, contohnya setelah makan atau minum soda.

Tenang, Anda bisa melakukan cara-cara menghilangkan sendawa berikut ini sebagai solusinya.

  • Perhatikan posisi tubuh

Berbaring miring dapat membantu dalam menghilangkan sendawa.

Anda juga bisa mencoba posisi telentang, lalu mengangkat dan menekan lutut ke dada. Tahan posisi ini hingga gas keluar dari dalam perut.

  • Berjalan-jalan sebentar

Setelah makan, cobalah berjalan-jalan sebentar untuk membantu kinerja saluran pencernaan. Pasalnya, aktivitas fisik dapat membantu pergerakan usus.   

  • Minum teh jahe

Anda bisa minum teh jahe sebagai cara menghilangkan sendawa.

Kandungan dalam obat sendawa alami ini dapat membantu dalam mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

  • Batasi aktivitas yang bisa sebabkan sendawa

Cobalah untuk tidak makan secara terburu-buru atau makan sambil berbicara.

Sebab, kedua hal ini bisa membuat Anda lebih sering sendawa karena memancing udara ikut tertelan ke saluran cerna.

  • Konsumsi obat

Obat antasida dapat menetralkan jumlah asam lambung dan mencegah heartburn, yang bisa menyebabkan sendawa.

Selain itu, obat antigas seperti simethicone bisa membantu mengurangi sendawa.

Meski begitu, sebaiknya Anda berkonsultasi dulu ke dokter sebelum menggunakan obat apa pun agar pemakaiannya sesuai dan aman.

  • Minum teh chamomile

Cara menghilangkan sendawa terus-menerus yang bisa dilakukan di rumah adalah minum teh chamomile.

Jika sendawa berlebihan disebabkan naiknya asam lambung, cobalah membuat secangkir teh chamomile.

Cara mengatasi sendawa berlebihan secara alami ini dipercaya dapat mencegah serangan asam lambung sehingga sendawa dapat diatasi.

Baca Juga

  • Kenali Penyebab Badan Menggigil yang Tak Boleh Anda Sepelekan
  • Alergi Ayam Dapat Dicegah dan Diobati dengan Hal Ini!
  • Kenali Cara Menghilangkan Gagap pada Orang Dewasa untuk Kembalikan Rasa Percaya Diri

Tips mencegah sendawa

Meski termasuk proses yang alami, Anda tentunya bisa malu kalau terus-menerus bersendawa. Misalnya, di tengah rapat atau saat berkumpul dengan teman-teman.

Untuk mencegah sendawa yang mengganggu, Anda bisa menerapkan langkah-langkah berikut ini.

  • Duduk saat makan.
  • Kunyah makanan secara perlahan-lahan.
  • Hindari makan sambil bicara.
  • Hindari mengunyah permen karet atau mengisap permen terlalu sering.
  • Singkirkan minuman bersoda dan alkohol.
  • Jauhi makanan yang dapat memicu Anda sendawa. Contohnya, jangan minum susu dan produk susu jika Anda memiliki intoleransi laktosa, serta hindari makanan-makanan penghasil gas dalam perut (kacang-kacangan, kol, bawang, brokoli, kembang kol, dan jamur).
  • Konsumsi suplemen probiotik untuk membantu kinerja saluran pencernaan.
  • Kendalikan stres dan gangguan kecemasan, misalnya dengan mempraktikkan teknik relaksasi yoga dan meditasi.

Kapan harus ke dokter?

Jika Anda sering sendawa tapi tidak mengalami gejala lainnya, cobalah buat catatan kecil mengenai apa saja makanan atau minuman yang Anda konsumsi setiap hari.

Pasalnya, sendawa bisa disebabkan konsumsi bahan pangan yang mengandung gas.

Perhatikan juga kondisi psikologis Anda, misalnya apakah Anda sedang mengalami stres atau gangguan kecemasan.

Bila Anda tidak yakin dengan penyebabnya, periksakan diri ke dokter. Siapa tahu Anda memiliki gangguan medis yang menjadi dalang di balik keseringan bersendawa.

Jika sendawa Anda disertai dengan gejala nyeri perut, mual, atau sakit saat menelan, Anda juga perlu berkunjung ke dokter untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan medis yang tepat.

Punya pertanyaan lain seputar kondisi sendawa terus-menerus? Jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.

Advertisement

penyakitgangguan pencernaan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved