Penyebab Sembelit atau Konstipasi Berbeda-beda pada Anak dan Orang Tua


Penyebab sembelit atau konstipasi berbeda pada anak dan orang tua. Sembelit pada anak-anak disebabkan oleh konsumsi susu atau takut menggunakan toilet, sementara orang tua disebabkan oleh kurang serat dan terlalu lama duduk.

0,0
12 Apr 2019|Aby Rachman
Penyebab sembelit atau konstipasi berbeda pada anak dan orang tuaKonstipasi dapat menyerang siapa saja
Sembelit alias konstipasi adalah kondisi saat Anda kesulitan untuk buang air besar. Seseorang dikatakan mengalami sembelit apabila frekuensi buang air besarnya kurang dari tiga kali seminggu.Sesekali mengalami konstipasi adalah hal yang umum. Namun pada beberapa orang, kondisi ini bisa bertahan hingga beberapa minggu atau bahkan lebih, hingga mengganggu aktivitas hariannya.Selain frekuensi yang kurang, sembelit juga biasanya ditandai dengan tinja yang keras dan kering, muncul rasa nyeri saat mengejan dan perut masih terasa penuh sehabis buang air besar.

Penyebab sembelit atau konstipasi yang perlu diwaspadai

Sistem pencernaan manusia sebenarnya dapat bekerja dengan sangat efisien. Dalam waktu beberapa jam, ia dapat menyerap nutrisi dari asupan yang Anda makan dan minum, mengolahnya menjadi aliran darah, dan menyiapkan bahan sisanya untuk dibuang.Bahan tersebut melewati sekitar 6 meter usus sebelum akhirnya disimpan sementara di usus besar, di mana kandungan air akan dikeluarkan. Residunya akan diekskresikan melalui usus dalam satu atau dua hari.Proses pengeluaran sisa makanan berupa kotoran ini akan bergantung pada pola makan, usia, dan aktivitas harian Anda. Biasanya, pola buang air besar tiap orang berbeda, hal ini dapat berarti tiga kali sehari hingga tiga per minggu.Akan tetapi, perlu diingat bahwa jika residu makanan yang menjadi feses tersimpan lama di usus besar, maka akan semakin sulit tinja untuk keluar karena sudah terlalu keras akibat air yang terlalu banyak terserap, sehingga menyebabkan sembelit atau konstipasi.Kotoran yang normal seharusnya tidak terlalu keras dan tidak terlalu lunak. Normalnya, Anda tidak seharusnya kesulitan saat mengeluarkannya.Ada beberapa hal yang bisa memicu terjadinya konstipasi, antara lain:
  • Kurang mengonsumsi serat
  • Kurang minum air putih
  • Jarang atau bahkan tidak pernah berolahraga
  • Kebiasaan menahan saat ada keinginan untuk buang air
  • Kebiasaan duduk terlalu lama
Pada konstipasi yang terjadi secara kronis atau terus menerus, penyebabnya mungkin bisa lebih serius. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkannya antara lain:
  • Sindrom iritasi usus
  • Kanker kolorektal
  • Dibetes
  • Penyakit Parkinson
  • Multiple sclerosis
  • Depresi
  • Kelenjar tiroid yang kurang aktif
  • Konsumsi obat-obatan tertentu seperti narkotika, diuretik, suplemen zat besi, antasida, dan obat-obatan untuk tekanan darah, kejang, dan depresi.

Penyebab sembelit pada anak berbeda dengan orang dewasa

Penyebab sembelit atau konstipasi pada anak terutama bayi, berbeda dengan orang dewasa. Sehingga, Anda juga perlu memerhatikannya lebih rinci agar lebih waspada Ketika kondisi ini menimpa si Kecil.Rutinitas buang air besar seseorang cenderung bervariasi bergantung pada usia, pola makan, dan aktivitas. Bayi yang diberi susu botol, misalnya, cenderung memiliki kotoran yang lebih keras dan sering mengalami sembelit dibandingkan bayi yang diberi ASI.Selain itu, sebagian anak juga mengalami sembelit karena terlalu sering menahan buang air di sekolah. Begitu pula dengan balita yang sering sembelit selama toilet training karena dia tidak mau atau takut untuk menggunakan toilet.Anak-anak juga dapat mengalami sembelit karena mengonsumsi makanan tertentu, seperti produk susu.
sembelitkonstipasi
WebMD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/understanding-constipation-basics
Diakses pada Oktober 2018
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/constipation/symptoms-causes/syc-20354253
Diakses pada Oktober 2018
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait