Selaput Dara Robek, Benarkah Tanda Hilang Keperawanan?


Selaput dara (hymen) yang robek kerap dianggap sebagai tanda hilangnya keperawanan. Padahal, selaput dara merupakan membran yang tipis, yang rentan robek bahkan akibat aktivitas bersepeda. Berhubungan seks bukan satu-satunya alasan selaput dara seorang wanita robek.

0,0
selaput dara robek akibat berbagai halPenyebab selaput dara robek tidak hanya karena hubungan seksual
Selaput dara yang berada di lubang vagina sering kali menjadi indikator keperawanan seorang wanita. Padahal kenyataannya, terdapat berbagai hal yang dapat menyebabkan selaput dara robek. Adakah cara mengetahui selaput dara sudah robek atau belum? Simak penjelasan lengkapnya di sini.  

Apa itu selaput dara (hymen)?

Selaput dara, disebut juga hymen, adalah membran jaringan tipis yang menutupi lubang vagina. Sebagian besar selaput dara berbentuk bulan sabit atau seperti berlubang di bagian tengah untuk mengeluarkan darah menstruasi. Ukurannya pun dapat berbeda dan memiliki bentuk yang beragam pada setiap wanita. Selaput dara bersifat elastis dan kuat, sehingga dapat meregang dan kembali ke bentuk semula.

Penyebab selaput dara robek

selaput dara robek akibat banyak hal
Olahraga tertentu juga berisiko menyebabkan selaput dara robek
Orang kerap kali mengaitkan robeknya selaput dara dengan keperawanan. Hal ini disebabkan oleh miskonsepsi yang beredar soal hymen hanya dapat robek akibat hubungan seks.Padahal, kenyataannya tidak demikian. Terdapat beberapa penyebab selaput dara robek, antara lain:
  • Berhubungan seksual, termasuk masturbasi
  • Prosedur pemeriksaan panggul, untuk itu dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan pada wanita yang aktif berhubungan seksual
  • Cedera atau aktivitas fisik berlebihan
  • Olahraga tertentu, seperti berkuda atau bersepeda
Melihat penyebab di atas, tentu kini jelas bahwa hymen yang robek bukan berarti Anda tidak perawan. Perawan atau tidak sebenarnya bergantung dari cara Anda mendefinisikan arti keperawanan itu sendiri.Namun yang pasti, selaput dara robek bukan semata-mata sebagai tanda keperawanan seorang wanita.

Adakah cara mengetahui selaput dara sudah robek atau belum? 

Banyak orang percaya bahwa cara mengetahui selaput dara sudah robek atau belum adalah dengan melihat bekas luka, seperti goresan di sekitar lubang vagina. Perdarahan yang terjadi pada vagina saat berhubungan seksual pertama kali juga diyakini sebagai tanda selaput dara telah terobek.Meski demikian, hal tersebut tidak bisa mentah-mentah dijadikan acuan. Ada beberapa wanita yang hanya memiliki sedikit jaringan di selaput dara, bahkan tidak memilikinya. Wanita yang tidak atau hanya memiliki sedikit jaringan hymen mungkin tidak akan mengalami perdarahan saat pertama kali berhubungan seks. Ini adalah hal yang normal.Sebaliknya, beberapa wanita yang hymen-nya lebih rapuh, mungkin telah mengalami robek dan perdarahan sebelum berhubungan seks pertama kali. Beberapa wanita lainnya juga mungkin tidak mengetahui selaput daranya telah robek karena kondisi ini tidak selalu menimbulkan rasa sakit ataupun perdarahan.Secara ilmiah selaput dara tidak memiliki tujuan medis atau fungsi fisiologis tertentu dalam sistem reproduksi wanita. Itu sebabnya, dunia medis tidak menjadikan robek tidaknya hymen sebagai indikator keperawanan seorang wanita.Lagi pula, sebagaimana dilansir dari situs kesehatan Britania Raya, NHS, vagina berdarah setelah berhubungan seks bukan semata-mata karena robeknya selaput dara. Hal ini bisa saja terjadi karena kondisi kesehatan lain seperti infeksi atau gangguan pada vagina.

Bisakah hymen kembali rapat (menutup)?

mengembalikan selaput dara yang robek
Selaput dara yang ribek dapat dikembalikan dengan prosedur medis
Secara alami, robeknya selaput dara tidak dapat dikembalikan seperti semula. Namun, ada beberapa cara mengembalikan selaput dara yang sudah robek, di antaranya dengan melakukan hymenoplasty dan alloplant.Hymenoplasty adalah tindakan medis untuk merekonstruksi selaput dara agar kembali utuh. Berbeda dengan hymenoplasty, alloplant atau implan selaput dara biasanya dilakukan jika lapisan hymen sudah tidak dapat direkonstruksi, sehingga perlu pemasangan selaput dara buatanBanyak mitos tentang kesehatan wanita yang beredar di masyarakat. Mitos-mitos ini  bisa menyudutkan perempuan bahkan membahayakan kesehatan. Itu sebabnya, penting untuk memahami soal fungsi selaput dara dan hal-hal yang dapat merusaknya. Dengan begitu, Anda bisa lebih mengerti dan peduli mengenai kesehatan reproduksi.Jika masih ada pertanyaan terkait selaput dara atau masalah kesehatan kewanitaan lainnya, Anda bisa bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
kesehatan wanitapendarahan saat seksrobekan himen vaginaorgan intim wanitakesehatan vagina
Health Navigator. https://www.healthnavigator.org.nz/health-a-z/h/hymens-and-virginity/
Diakses pada 4 Mei 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/does-it-hurt-when-the-hymen-breaks#summary
Diakses pada 4 Mei 2021
NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/womens-health/what-causes-a-woman-to-bleed-after-sex/
Diakses pada 4 Mei 2021
Wexner Medical Center. https://wexnermedical.osu.edu/blog/myths-and-facts-about-hymen
Diakses pada 4 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait