logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri Bawah yang Perlu Diketahui

open-summary

Sakit perut sebelah kiri bawah bisa menjadi tanda penyakit kronis yang perlu diwaspadai. Umumnya, ini karena masalah pencernaan atau organ reproduksi pada perempuan.


close-summary

10 Apr 2019

| Ade Irawan

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Penyebab sakit perut kiri bawah

Jangan disepelekan gejala ini

Table of Content

  • Penyebab umum sakit perut sebelah kiri bawah
  • Apa penyebab sakit perut sebelah kiri bawah pada wanita?
  • Sakit perut sebelah kiri bawah pada pria
  • Kapan harus ke dokter?

Perut sebelah kiri bawah adalah area tempat organ pencernaan berada. Nyeri ringan pada bagian ini umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Biasanya, nyeri akan reda dalam 1 atau 2 hari. Namun, jika sakit perut sebelah kiri bawah terasa mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini tidak boleh disepelekan. Bisa jadi ini tanda ada penyakit serius.

Advertisement

Sakit perut sebelah kiri bawah bisa berhubungan dengan saluran pencernaan, batu ginjal, atau hernia. Sementara, pada wanita, sakit yang intens di bagian ini ada hubungannya dengan organ reproduksi. Untuk lebih jelasnya, berikut ini penjelasan tentang penyebab sakit perut sebelah kiri bawah.

Penyebab umum sakit perut sebelah kiri bawah

Agar lebih waspada terhadap rasa sakit di sisi perut kiri bawah, ada baiknya mengetahui penyebabnya. Berikut ini beberapa penyebab umum sakit perut sebelah kiri bawah.

1. Divertikulitis

Umumnya, penyebab sakit perut sebelah kiri bawah adalah divertikulitis. Divertikulitis merupakan infeksi dan peradangan pada divertikula atau kantung kecil yang terbentuk di saluran pencernaan, terutama di usus besar. Kondisi ini umum terjadi dan biasanya dialami oleh orang yang berusia 50 tahun ke atas.

Biasanya, gejala yang muncul selain sakit perut adalah demam, mual, dan muntah. Gejala tersebut kadang-kadang juga disertai dengan sembelit atau diare. 

Divertikulitis ringan biasanya bisa sembuh dengan istirahat yang cukup, perubahan pola makan, dan minum antibiotik. Namun, ada juga kasus berat yang mengharuskan pembedahan.

2. Penyakit celiac

Penyakit celiac adalah kondisi kronis yang terjadi di saluran pencernaan ketika seseorang tidak dapat mencerna gluten. Gluten adalah protein yang ditemukan dalam gandum dan produk kesehatan tertentu.

Ketika seseorang memiliki penyakit celiac, mengonsumsi gluten dapat memicu sistem kekebalan tubuh yang menyerang bagian usus. Hal ini dapat memicu berbagai masalah pencernaan. 

Tanpa pengobatan, penyakit celiac dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada usus kecil. Selain sakit perut sebelah kiri bawah, gejalanya adalah kembung, kelelahan, penurunan berat badan, dan diare.

3. Kelebihan gas

Buang angin dan bersendawa adalah hal yang normal. Ini karena gas dapat ditemukan di seluruh saluran pencernaan, dari perut hingga rektum. Gas ada di dalam tubuh karena aktivitas menelan dan mencerna makanan.

Namun, kelebihan gas bisa menyebabkan sakit perut sebelah kiri bawah. Kelebihan gas biasanya disebabkan oleh: 

  • Menelan lebih banyak udara dari biasanya
  • Makan berlebihan
  • Merokok
  • Mengunyah permen karet
  • Tidak bisa mencerna makanan tertentu
  • Makan makanan yang mengandung gas
  • Mengalami gangguan bakteri di usus besar

Kelebihan gas biasanya bukan merupakan kondisi serius. Namun, segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami muntah, diare, sembelit, penurunan berat badan tanpa disengaja, heartburn, dan ada darah dalam feses.

4. Gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan biasanya terjadi setelah makan. Perut memproduksi asam saat Anda makan. Asam tersebut dapat mengiritasi kerongkongan, lambung, atau usus. Biasanya, kondisi ini dapat menyebabkan sakit perut di bagian atas. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, kondisi ini dapat membuat sakit perut bagian bawah.

Gangguan pencernaan biasanya kondisi yang ringan. Kebanyakan orang akan mengalami ketidaknyamanan, nyeri, atau sensasi terbakar. Gejala lainnya adalah heartburn, kembung, bersendawa atau buang angin, dan mual.

5. Hernia

Hernia atau turun berok adalah suatu kondisi ketika organ internal atau bagian tubuh lain mendorong atau menekan keluar melalui otot atau jaringan di sekitarnya. Benjolan atau tonjolan dapat muncul di perut atau selangkangan yang menyebabkan sakit perut sebelah kiri bawah. 

Gejala yang dialami orang hernia adalah: 

  • Membesarnya ukuran benjolan
  • Meningkatnya rasa sakit di area benjolan
  • Sakit atau nyeri saat mengangkat barang
  • Perasaan kenyang

Gejala yang muncul dan penyebab spesifiknya bergantung pada jenis hernia. Hernia dapat menyebabkan masalah kesehatan serius. Segera temui dokter jika curiga mengalami hernia.

6. Hernia inguinalis

Hernia inguinalis terjadi ketika lemak atau sebagian dari usus kecil mendorong atau menekan keluar melalui area yang lemah di perut bagian bawah. Jenis hernia ini jauh lebih sering terjadi pada pria, tetapi wanita juga bisa mengalaminya.

Gejala lain yang muncul dari hernia inguinalis adalah:

  • Ada benjolan kecil di selangkangan yang mungkin membesar seiring waktu dan biasanya hilang ketika berbaring
  • Rasa sakit di selangkangan yang memburuk saat mengejan, mengangkat barang, batuk, atau selama melakukan aktivitas fisik
  • Selangkangan terasa lemah, berat, panas, atau sakit 
  • Skrotum atau kantung buah zakar yang membengkak atau membesar.

Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami rasa sakit yang ekstrem saat disentuh atau kemerahan di area benjolan, rasa sakit yang tiba-tiba dan semakin parah, masalah buang angin dan buang air besar (BAB), mual, muntah, dan demam.

7. Batu ginjal

Batu ginjal biasanya mulai menimbulkan masalah ketika batu tersebut bergerak di dalam ginjal atau ke dalam ureter. Ureter adalah saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih. 

Batu ginjal dapat menimbulkan rasa sakit di perut, punggung, dan di bawah tulang rusuk. Rasa sakit juga bisa datang bergelombang dan menjadi lebih baik atau lebih buruk.

Gejala yang muncul dari batu ginjal adalah:

  • Urine berwarna merah muda, merah, cokelat, keruh, atau berbau
  • Sakit saat buang air kecil dan pipis lebih sering
  • Mual dan muntah
  • Demam atau meriang

8. Herpes Zoster

Herpes zoster (cacar ular atau cacar api) disebabkan oleh virus Varicella Zoster, yang juga menyebabkan cacar air. Jika pernah mengalami cacar air, virus tersebut masih ada dalam tubuh (tidak aktif) dan dapat muncul kembali sebagai herpes zoster. Risikonya meningkat seiring bertambahnya usia, biasanya orang di atas 50 tahun.

Infeksi herpes zoster menyebabkan ruam yang menyakitkan yang terlihat seperti bintil atau garis melepuh di satu sisi tubuh saja. Kadang-kadang, ruam muncul di leher atau wajah. Beberapa penderita herpes zoster bisa mengalami rasa sakit meskipun tidak ada ruam.

Gejala lainnya yang timbul adalah:

  • Rasa terbakar, mati rasa, atau kesemutan
  • Sensitif terhadap sentuhan
  • Lepuhan yang pecah dan membentuk koreng
  • Gatal

Baca juga: Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan dan Cara Mengatasinya

Apa penyebab sakit perut sebelah kiri bawah pada wanita?

Beberapa penyebab lain dari sakit perut sebelah kiri bawah hanya dialami oleh wanita. Hal iniberhubungan dengan organ reproduksinya.

1. Kram menstruasi

Kram menstruasi (dismenore) biasanya terjadi sebelum dan selama periode menstruasi. Meskipun rasa sakitnya bisa berupa gangguan kecil hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini biasanya tidak serius. 

Temui dokter jika kram menstruasi mengganggu aktivitas sehari-hari, gejala makin memburuk, serta Anda telah berusia lebih dari 25 tahun dan kram mulai bertambah parah.

2. Endometriosis

Endometriosis terjadi ketika jaringan yang biasanya melapisi bagian dalam rahim juga tumbuh di luar rahim. Kondisi ini dapat menyebabkan sakit perut sebelah kiri bawah saja atau di seluruh bagian bawah perut. 

Beberapa gejala lainnya adalah kram menstruasi yang menyakitkan yang bisa bertambah buruk, sakit saat melakukan hubungan seksual, sakit saat buang air kecil atau buang air besar, periode menstruasi yang berat, dan ada bercak di antara periode menstruasi. Namun, penyebab endometriosis tidak diketahui.

3. Kista ovarium

Kista ovarium adalah kantong berisi cairan di dalam atau di permukaan ovarium. Kebanyakan kista tidak menimbulkan gejala dan hilang tanpa pengobatan dalam beberapa bulan. Namun, kista yang besar dapat menyebabkan ketidaknyamanan. 

Kista dapat menekan kandung kemih dan menyebabkan buang air kecil lebih sering. Kista yang pecah dapat menyebabkan masalah serius, seperti nyeri hebat atau pendarahan internal. 

Segera temui dokter jika mengalami sakit perut yang tiba-tiba dan sangat nyeri, nyeri yang disertai demam atau muntah, serta mengalami tanda-tanda syok, seperti kulit dingin dan lembap, pernapasan yang cepat, pusing, atau lemas.

4. Torsi ovarium

Kista ovarium yang besar dapat menyebabkan posisi ovarium berubah. Hal ini meningkatkan risiko torsi ovarium, yaitu terpelintirnya ovarium yang menyakitkan dan dapat memotong suplai darah ke ovarium. Tuba falopi (saluran yang menghubungkan ovarium dan rahim) juga dapat terpengaruh karena hal ini.

Torsi ovarium lebih mungkin terjadi pada kehamilan atau penggunaan hormon untuk meningkatkan  ovulasi. Torsi ovarium tidak umum terjadi dan biasanya terjadi pada masa reproduktif. Pembedahan biasanya dilakukan untuk mengoreksi posisi ovarium atau mengangkatnya. 

5. Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik terjadi terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menanamkan dirinya sebelum mencapai rahim. Ini biasanya terjadi di dalam tuba falopi yang menghubungkan ovarium dan rahim. 

Kehamilan ektopik mungkin ada atau tidak ada gejala sama sekali. Biasanya, gejalanya bisa berupa sakit perut, periode menstruasi yang terlewat, ada tanda-tanda kehamilan, pendarahan vagina (bisa ringan atau berat), tidak nyaman saat buang air kecil atau besar, serta nyeri di ujung bahu karena ada darah yang bocor ke perut dan mengiritasi otot diafragma.

6. Penyakit radang panggul

Penyakit radang panggul adalah infeksi pada sistem reproduksi wanita. Biasanya, penyakit ini disebabkan infeksi menular seksual, seperti klamidia dan gonore. Namun, jenis infeksi lain juga dapat menyebabkan radang panggul. 

Selain sakit perut, gejala lainnya adalah demam, keputihan dengan bau yang tidak sedap, sakit atau berdarah saat berhubungan seksual, sensasi terbakar saat buang air kecil, dan pendarahan di antara periode menstruasi.

Baca juga: Cara Mengatasi Sakit Perut Bagian Bawah saat Hamil Tua

Sakit perut sebelah kiri bawah pada pria

Penyebab sakit perut sebelah kiri bawah ada juga yang hanya dialami pria, yaitu torsio testis dan epididymo-orchitis. 

1. Torsio testis

Torsio testis terjadi ketika testis terpelintir yang dapat menurunkan aliran darah ke testis, serta menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan yang parah. Penyebab kondisi ini tidak diketahui pasti. Torsio testis dapat terjadi pada semua usia, tetapi paling sering dialami anak laki-laki di bawah 18 tahun.

Gejalanya bisa berupa nyeri skrotum yang tiba-tiba, parah, dan bengkak, serta sakit perut, mual, muntah, sakit saat buang air kecil, dan demam. Torsio testis adalah kondisi yang serius. Segera temui dokter jika mengalami nyeri hebat di testis.

2. Epididymo-orchitis

Epididymo-orchitis adalah peradangan pada testis dan atau saluran yang mengelilinginya (epididimis). Kondisi ini disebabkan oleh infeksi. Sisi skrotum yang terkena infeksi mengalami pembengkakan dan menjadi sangat merah dan lunak.

Baca juga: Ragam Pemicu Sakit Perut Bagian Tengah yang Tak Tertahankan

Kapan harus ke dokter?

Seseorang bisa mengalami sakit perut sebelah kiri bawah karena berbagai alasan. Sakit perut dapat bersifat sementara atau bisa juga merupakan tanda kondisi kronis.

 Sakit perut sebelah kiri bawah memang tidak boleh disepelekan. Jika sakit perut berlangsung berhari-berhari dan khawatir akan gejala apa pun, segera periksakan diri ke dokter. Selain itu, jangan tunda ke rumah sakit jika mengalami:

  • Darah dalam feses
  • Konstipasi atau sembelit
  • Penurunan berat badan tanpa sebab
  • Muntah terus-menerus
  • Merasa pusing, pingsan, atau sesak napas

Pengobatan akan bergantung pada penyebab dari sakit perut sebelah kiri bawah. Pengobatan bisa berupa minum obat-obatan yang diresepkan dokter, pembedahan, termasuk juga perubahan gaya hidup.

Jadi, jangan abaikan rasa sakit tersebut. Segera konsultasikan dengan dokter untuk dapatkan diagnosis yang tepat.

Advertisement

sakit perutperutspesialis penyakit dalam

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved