Sakit Perut pada Anak, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

(0)
23 Oct 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Sakit perut pada anak dapat menyebab diareDiare merupakan salah satu penyebab sakit perut pada anak
Saat anak mengeluhkan sakit perut, orangtua tentu harus memberikan perhatian khusus. Pada umumnya, sakit perut pada anak terjadi ketika jajan sembarangan atau terlalu banyak makan pedas.Meski merupakan kondisi yang sering terjadi terutama pada anak usia 11 tahun ke bawah, sakit perut dapat mengindikasikan adanya masalah yang terjadi pada tubuh mereka. Beberapa penyebab sakit perut pada anak bahkan merupakan kondisi serius yang perlu segera ditangani.

Penyebab sakit perut pada anak

Hampir setiap anak pernah mengalami sakit perut. Kondisi ini bisa terjadi di area mana saja antara dada dan selangkangan. Namun, sebagian besar rasa sakit yang tak membutuhkan perawatan khusus terletak di tengah perut.Sakit perut pada anak juga bisa terasa bermacam-macam, seperti halnya kram, kembung, sensasi dikoyak-koyak, ataupun diremas. Selain itu, ada kemungkinan gejala lan yang menyertai, seperti pucat, berkeringat, lesu, mual, muntah, demam, dan semacamnya.Ada beberapa penyebab anak sakit perut, mulai dari yang umum hingga kondisi yang harus segera ditangani. Berikut beberapa penyebabnya:
  • Sembelit

Sembelit menjadi penyebab utama anak merasa sakit perut. Jika anak tidak BAB selama beberapa hari, atau susah mengeluarkan BAB sehingga perutnya terasa sakit, maka kemungkinan si Kecil mengalami sembelit.
  • Diare

Diare seringkali disebabkan oleh infeksi. Ketika anak mengalami diare, mereka akan mengalami sakit perut dan mengeluarkan BAB yang berair secara berulang kali.
  • Stres

Banyak anak yang mengalami sakit perut karena stres. Kondisi ini dapat membuat otot-otot perut menjadi tegang hingga menyebabkan sakit. Sakit perut karena stres juga biasa terjadi pada orang dewasa.
  • Masalah di sekitar perut

Sakit perut pada anak juga dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih atau usus yang tersumbat. Selain itu, iritasi usus, radang usus, ataupun GERD juga dapat membuat anak sakit perut hingga mungkin memerlukan bantuan medis.
  • Makanan tertentu

Mengonsumsi makanan tertentu dapat menyebabkan anak sakit perut. Sebagian anak menderita sakit perut karena makan terlalu banyak, mengonsumsi makanan yang terlalu pedas atau berminyak, atau mengonsumsi makanan yang tidak higienis.
  • Intoleransi atau alergi makanan

Sebagian anak memiliki mencerna makanan tertentu atau intoleransi. Misalnya, anak dengan intoleransi laktosa akan kesulitan mencerna laktosa pada susu sehingga timbul gejala berupa sakit perut.Selain intoleransi, anak dengan alergi makanan tertentu juga dapat mengalami sakit perut. Ini disebabkan karena salah satu reaksi alergi tubuh adalah sakit perut.
  • Usus buntu

Jika sakit perut pada anak terasa mulai dari pusar dan bergerak ke sisi kanan bawah perut, kondisi ini bisa menandakan usus buntu. Bukan hanya sakit perut, usus buntu juga disertai oleh gejala lain, seperti demam, muntah, sakit yang semakin memburuk, dan hilang nafsu makan. Penting bagi orangtua untuk mengenali gejala tersebut.
  • Keracunan

Keracunan bahan kimia, tanaman beracun, obat-obatan, ataupun makanan basi bisa menyebabkan sakit perut pada anak. Keracunan bisa terjadi secara ringan hingga serius yang dapat membahayakan jiwa.
  • Infeksi di bagian tubuh lain

Infeksi di bagian tubuh lain juga bisa menyebabkan anak sakit perut. Sakit tenggorokan, radang paru-paru, infeksi telinga, atau batuk, kadang dapat menyebabkan masalah di perut.

Cara mengatasi sakit perut pada anak

Sakit perut pada anak seringkali diobati dengan perawatan di rumah. Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi sakit perut pada anak, di antaranya:
  • Pastikan anak beristirahat dengan cukup. Berbaring dapat membantu meringankan sakit perut pada anak. Ketika anak beristirahat dengan cukup, maka sistem kekebalan tubuhnya juga dapat meningkat.
  • Letakkan kompres hangat pada perut anak. Guna menenangkan perutanya yang sakit, Anda juga bisa meletakkan kompres hangat pada perut si Kecil.
  • Jaga anak tetap terhidrasi. Saat anak sakit perut apalagi terkena diare, orangtua tentu harus menjaganya tetap terhidrasi. Berikan anak air putih, air jahe, atau sup yang dapat meringankan sakit perutnya. Hindari kopi dan minuman bersoda yang dapat memperparah sakit perut pada anak.
  • Memberi obat sakit perut anak. Anda dapat memberi obat sakit perut anak di apotik atau yang diresepkan oleh dokter. Namun, jangan lupa untuk selalu mengikuti petunjuk kemasan atau sesuaikan dengan resep dokter.
Biasanya sakit perut pada anak akan membaik dengan cepat, namun juga bisa berlangsung lebih dari 24 jam.Sebaiknya segera periksakan anak ke dokter jika sakit perutnya parah, demam tinggi, dan mengalami diare atau muntah lebih dari 24 jam. Dokter akan melakukan penanganan untuk anak Anda. Sakit perut parah yang tak segera diobati dapat mengancam jiwa.
sembelitdiarekeracunansakit perutusus buntu
Kids Health. https://kidshealth.org/en/kids/abdominal-pain.html
Diakses pada 23 Oktober 2019
Emedicine Health. https://www.emedicinehealth.com/abdominal_pain_in_children/article_em.htm#what_natural_home_remedies_treat_stomach_pain_in_children
Diakses pada 23 Oktober 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait