4 Penyebab Sakit di Bawah Telinga dan Cara Mengobatinya

(0)
Sakit di bawah telinga bisa jadi karena adanya infeksi telinga hingga gangguan sendiSakit di bawah telinga adalah rasa sakit luar biasa yang berasal dari area tertentu di kepala Anda
Setiap orang tentu pernah mengalami sakit kepala. Namun, memang tidak semua sakit kepala itu sama karena ada lebih dari 300 jenis sakit kepala di dunia. Salah satunya adalah sakit kepala di bawah telinga. Nah, jika Anda salah satu orang yang mungkin pernah mengalami sakit di bawah telinga, pastikan Anda mengetahui apa penyebab di baliknya. 

Apa penyebab sakit di bawah telinga? 

Sakit di bawah telinga adalah salah satu jenis rasa sakit yang berasal dari area tertentu di kepala Anda. Meski sangat umum terjadi, sakit kepala di bawah telinga dapat menimbulkan rasa nyeri yang cukup luar biasa. Tak hanya terasa sakit di bawah telinga, gejala sakit kepala di bawah telinga lainnya yang muncul, yakni: 
  • Rasa nyeri di salah satu atau kedua sisi kepala
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Rasa kaku, sensasi seperti terbakar, dan berdenyut
  • Nyeri di belakang mata
  • Terasa nyeri saat menggerakkan leher
Beberapa penyebab sakit di bawah telinga Anda, antara lain: 

1. Neuralgia oksipital

Salah satu penyebab sakit di bawah telinga yang paling umum terjadi adalah neuralgia oksipital. Neuralgia oksipital adalah peradangan atau cedera pada saraf oksipital, yakni saraf yang berjalan dari bagian atas sumsum tulang belakang hingga menembus kulit kepala. Neuralgia oksipital bisa disebabkan oleh tekanan atau iritasi pada saraf oksipital yang hanya terjadi di satu sisi kepala sehingga menyebabkan peradangan, otot terlalu kencang, atau cedera. Neuralgia oksipital sering menimbulkan sakit kepala kronis yang menusuk dan berdenyut. Beberapa orang yang mengalami neuralgia oksipital juga menggambarkan kondisi ini seperti tekanan sengatan listrik di leher atas, belakang kepala, dan di belakang telinga. Mengingat neuralgia oksipital merupakan kondisi medis yang menandakan adanya masalah pada leher, sebaiknya hindari melakukan kebiasaan menahan leher di satu posisi dalam waktu lama. Sesekali, coba ubahlah posisi Anda saat bekerja di depan layar laptop atau komputer. Neuralgia oksipital dapat diobati dengan obat penghilang rasa sakit dan antiradang. Pada kasus yang parah, suntik kortikosteroid pada area yang terasa nyeri mungkin diperlukan. 

2. Masalah kesehatan gigi dan mulut

Masalah kesehatan gigi dan mulut juga menjadi penyebab sakit kepala di bawah telinga. Ya, sangat mungkin terjadi bahwa sakit kepala di bawah telinga berasal dari impaksi gigi, abses gigi, atau masalah gigi dan mulut lainnya. Selain rasa sakit yang bisa menjalar hingga ke bagian kepala dan telinga, gejala lain yang turut menyertai rasa sakit di bawah telinga ini adalah bau mulut, gusi terasa lembut, atau sulit menelan. Jika Anda mencurigai penyebab sakit di bawah telinga karena kondisi kesehatan gigi dan mulut, segera konsultasikan dengan dokter gigi untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya. 

3. Gangguan sendi temporomandibular/TMJ atau nyeri rahang

Penyebab sakit di bawah telinga berikutnya adalah gangguan sendi temporomandibular (TMJ). Sendi temporomandibular adalah jenis sendi yang dapat membantu rahang Anda terbuka dan menutup saat berbicara, makan, hingga menelan. Sendi temporomandibular dapat menimbulkan peradangan dan rasa sakit. Selain mengalami sakit kepala di bawah telinga, gangguan pada sendi ini dapat menyebabkan rasa sakit di bawah telinga luar biasa yang menjalar hingga ke rahang.Kondisi ini dapat menimbulkan suara klik atau sensasi kesat saat menggerakkan rahang untuk membuka mulut ataupun mengunyah. Jika Anda mengalami nyeri rahang, kebiasaan menggertakkan gigi dapat memperburuk gejalanya. Pada beberapa kasus, sendi juga bisa terkunci sehingga Anda tidak dapat membuka atau menutup mulut. Biasanya nyeri rahang dapat hilang dengan sendirinya atau membutuhkan pengobatan medis. Beberapa jenis pengobatan mulai dari yang ringan hingga berat untuk mengobati gangguan sendi temporomandibular, antara lain:
  • Konsumsi obat pereda nyeri, obat antiradang, atau obat relaksan otot
  • Penggunaan mouth guard atau oral splint
  • Terapi fisik
  • Arthrocentesis atau menghilangkan cairan dalam sendi
  • Suntik kortikosteroid
  • Operasi arthroskopi
  • Operasi sendi terbuka

4. Mastoiditis

Penyebab sakit kepala di belakang telinga berikutnya adalah mastoiditis. Mastoiditis adalah infeksi pada tulang mastoid, yakni tulang yang menonjol di belakang telinga, akibat bakteri yang menyebabkan peradangan atau infeksi telinga. Selain itu, mastoiditis juga bisa disebabkan oleh infeksi telinga bagian tengah yang tidak diobati dengan benar. Mastoiditis dapat menimbulkan sakit kepala di bawah telinga, demam, telinga bengkak dan memerah, telinga terasa nyeri, hingga kehilangan pendengaran. Beberapa orang mungkin dapat mengalami mastoiditis. Namun, infeksi telinga ini paling sering terjadi pada anak-anak, daripada orang dewasa.Mastoiditis biasanya dapat diobati dengan obat antibiotik. Kalau infeksi telinga cukup parah, Anda mungkin mendapat antibiotik melalui infus. Jika antibiotik tidak berhasil mengobatinya, cairan di dalam telinga Anda mungkin perlu dikeluarkan melalui prosedur miringotomi. Apabila mastoiditis yang dialami sangat parah, maka dokter mungkin mengangkat sebagian tulang mastoid atau dikenal dengan prosedur mastoidektomi. 

Cara meringankan nyeri akibat sakit kepala di bawah telinga

Ada beberapa cara meringankan nyeri akibat sakit kepala di bawah telinga yang bisa Anda lakukan di rumah, yaitu: 
  • Istirahat di tempat yang sepi
  • Minum obat pereda nyeri, seperti ibuprofen
  • Pijat leher dengan lembut
  • Hindari stres
  • Letakkan bantal pemanas atau kompres hangat pada bagian belakang leher
  • Hentikan kebiasaan menggemeretakkan gigi
Jika kondisi Anda tak kunjung membaik, bahkan cenderung semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Hal ini dilakukan agar Anda bisa mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat sesuai sakit kepala di belakang telinga yang dialami. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik terhadap pasien. Pada kasus yang lebih serius dan sebagai upaya diagnosis lebih lanjut, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan MRI hingga cek darah. 

Catatan dari SehatQ

Penyebab sakit kepala di bawah telinga memang bermacam-macam. Maka dari itu, sangat penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat sesuai gejala sakit kepala di belakang telinga yang dialami. 
sakit kepalatelinga
Healthline. https://www.healthline.com/health/headache-behind-ear#outlook
Diakses pada 16 Juli 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317448#Treatment-of-headaches-behind-the-ear
Diakses pada 16 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait