Sakit Dada Sebelah Kiri, Kondisi Dibawah Ini Tak Boleh Disepelekan


Sakit dada sebelah kiri bisa jadi tanda adanya gangguan kesehatan. Mendapatkan penanganan dengan segera akan mempercepat pemulihan bahkan menyelamatkan nyawa.

(0)
10 Nov 2019|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Sakit dada sebelah kiri adalah gangguan jantungSakit dada sebelah kiri dapat disebabkan oleh masalah pada jantung, sistem pernapasan, hingga sistem pencernaan
Sakit dada sebelah kiri mungkin sering diidentikkan dengan masalah jantung. Tak salah, berbagai gangguan pada organ pemompa darah ini memang menimbulkan sakit di bagian dada.Namun, tak hanya masalah jantung yang memicu sakit dada di sebelah kiri. Rasa sakit tersebut juga dapat disebabkan oleh gangguan pada sistem pernapasan dan pencernaan.Beberapa penyebab sakit dada sebelah kiri ada yang memerlukan bantuan gawat darurat. Sakit dada tersebut juga sering diiringi dengan gejala lain. Dengan demikian, penting bagi Anda untuk mempelajari tanda yang ditunjukkan tubuh saat sakit dada sebelah kiri menyerang.

Penyebab sakit dada sebelah kiri

Ada banyak penyebab sakit dada sebelah kiri. Berikut ini hanya beberapa dari kemungkinan yang memicu sakit di dada bagian kiri Anda.

1. Angina

Angina adalah rasa sakit, tidak nyaman, atau tertekan pada dada saat otot jantung kekurangan oksigen. Angina sendiri sebenarnya bukanlah penyakit. Kondisi ini lebih tepat disebut sebagai gejala dari masalah jantung. Angina juga kerap diiringi dengan perasaan tidak nyaman pada lengan, bahu, leher, punggung, atau rahang.Karena menjadi sebuah gejala, angina diatasi berdasarkan penyebabnya. Penanganan angina dapat berupa pemberian obat-obatan, gaya hidup sehat, dan penanganan lain untuk masalah jantung.

2. Serangan jantung

Serangan jantung terjadi tatkala otot jantung rusak karena kekurangan oksigen. Sebagian kasus serangan jantung dapat terjadi dengan tiba-tiba. Gejalanya adalah sakit dada sebelah kiri atau tengah. Selain sakit di dada, orang yang mengalami serangan jantung juga akan menunjukkan ciri lain berikut ini:
  • Tekanan di dada, seolah-olah diremas
  • Nyeri di lengan kiri maupun lengan kanan
  • Rasa sakit di leher, rahang, punggung, atau perut
  • Sesak napas
  • Keringat dingin
  • Mulas, mual, atau muntah
  • Sakit perut
  • Pusing
Apabila mengalami gejala di atas, bantuan gawat darurat sangat diperlukan.

3. Miokarditis

Miokarditis adalah peradangan pada otot jantung. Selain menimbulkan sakit di dada, penderitanya juga menunjukkan gejala lain seperti napas pendek, irama jantung tidak beraturan (aritmia), dan rasa lelah.Miokarditis yang ringan biasanya tidak membutuhkan penanganan. Apabila menjadi parah, penanganan miokarditis pun akan didasarkan pada penyebabnya.

4. Perikarditis

Perikarditis adalah peradangan pada perikardium, kantung yang membungkus jantung. Peradangan ini menyebabkan sakit dada sebelah kiri atau bagian tengah. Selain itu, penderitanya juga akan merasakan sakit di bahu.Senada dengan angina atau miokarditis, perikarditis juga ditangani berdasarkan penyebabnya.

5. Kardiomiopati

Kardiomiopati merupakan penyakit pada otot jantung yang membuat jantung lebih sulit memompa darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini kadang menimbulkan sakit di dada. Di beberapa kasus, gangguan ini tidak menyebabkan gejala apapun. Gejala lain dari kardiomiopati adalah napas pendek, pusing, berdebar-debar (palpitasi jantung), serta pembengkakan di area tubuh lain.Penanganan kardiomiopati dapat berupa konsumsi obat-obatan, prosedur tertentu, dan tindakan bedah. Anda juga perlu melakukan gaya hidup sehat, seperti mengurangi asupan garam, menurunkan bobot, menghindari alkohol, dan berolahraga.

6. Hernia hiatus

Tak hanya masalah jantung, sakit dada sebelah kiri juga disebabkan oleh masalah pencernaan. Hernia hiatus terjadi ketika bagian atas lambung masuk ke rongga dada melalui diafragma. Gejala yang dialami dapat berupa sakit di dada, sakit di perut, nyeri ulu hati, serta naiknya makanan ke mulut.Biasanya hernia hiatus tidak membutuhkan penanganan. Anda dapat meringankan gejalanya dengan makan dalam porsi kecil, tidak berbaring setelah makan, dan menaikkan posisi atas tempat tidur. Penderitanya juga tidak boleh mengonsumsi makanan pemicu nyeri ulu hati, seperti bawang putih dan merah, makanan pedas, hingga makanan yang digoreng.

7. Pneumonia

Apabila merasakan sakit di dada dengan sensasi tajam atau seolah tertusuk saat Anda batuk atau menghela napas, ada kemungkinan terjadinya peradangan pada paru-paru (pneumonia). Risiko pneumonia dapat meningkat apabila sebelumnya Anda menderita bronkitis, peradangan pada saluran pernapasan, maupun flu.Selain sakit di dada, gejala lain dapat berupa batuk yang disertai dahak, demam, kedinginan, hingga napas pendek. Penderita pneumonia juga akan mengalami sakit kepala, nafsu makan yang menurun, dan rasa lelah.Penanganan dari dokter dapat berupa pemberian antibiotik atau antivirus. Pada kasus yang parah, dokter akan mengharuskan Anda untuk menjalani rawat inap.

8. Kanker paru-paru

Nyeri dada sebelah kiri juga bisa disebabkan oleh kanker paru-paru. Selain nyeri dada, berikut adalah gejala kanker paru-paru yang harus diwaspadai:
  • Batuk mengeluarkan darah dan lendir\Rasa nyeri di bagian bahu dan punggung
  • Sesak napas
  • Turunnya nafsu makan
  • Turunnya berat badan tanpa sebab
  • Serangan pneumonia dan bronkitis yang berulang kali.

9. Gangguan pencernaan

Beberapa masalah yang menyerang sistem pencernaan Anda juga bisa menyebabkan sakit dada sebelah kiri. Hal ini dikarenakan tulang dada berada tepat di depan beberapa organ pencernaan utama. Itulah mengapa kondisi yang berhubungan dengan kerongkongan, perut, dan usus Anda bisa menyebabkan nyeri di bagian dada. Salah satu masalah pencernaan yang paling umum menyebabkan nyeri dada adalah heartburn, yang terjadi ketika asam lambung naik sampai ke kerongkongan. Keadaan ini umumnya terjadi setelah Anda mengonsumsi makanan yang memicu asam lambung naik.Berbagai gejala di atas biasanya tidak muncul jika stadiumnya masih awal.

Kapan harus ke UGD saat sakit dada sebelah kiri?

Segera cari bantuan gawat darurat, apabila Anda mengalami sakit di dada sebelah kiri yang disertai gejala berikut ini:
  • Perasaan tertekan atau mengencang pada dada
  • Sulit bernapas
  • Mual atau muntah
  • Sakit yang juga menghunjam di lengan, leher, punggung, rahang, atau perut
  • Rasa lemah atau pusing
Sakit dada sebelah kiri dapat menjadi kondisi yang mengancam jiwa, seperti serangan jantung. Mendapatkan penanganan dengan segera akan mempercepat pemulihan bahkan menyelamatkan nyawa. Sakit dada sebelah kiri mungkin sering diidentikkan dengan masalah jantung. Tak salah, berbagai gangguan pada organ pemompa darah ini memang menimbulkan sakit di bagian dada.Namun, tak hanya masalah jantung yang memicu sakit dada di sebelah kiri. Rasa sakit tersebut juga dapat disebabkan oleh gangguan pada sistem pernapasan dan pencernaan.Beberapa penyebab sakit dada sebelah kiri ada yang memerlukan bantuan gawat darurat. Sakit dada tersebut juga sering diiringi dengan gejala lain. Dengan demikian, penting bagi Anda untuk mempelajari tanda yang ditunjukkan tubuh saat sakit dada sebelah kiri menyerang.
penyakit jantungsakit jantungnyeri dada
Healthline. https://www.healthline.com/health/hiatal-hernia-diet
Diakses pada 8 November 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/left-chest-pain
Diakses pada 8 November 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hiatal-hernia
Diakses pada 8 November 2019
American Heart Association. https://www.ahajournals.org/doi/full/10.1161/circulationaha.113.006126
Diakses pada 18 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait