Cara Mengatasi Rambut Rontok Setelah Melahirkan dan Mengenal Penyebabnya


Rambut rontok setelah melahirkan dapat dirasakan setiap ibu baru. Faktanya, rambut rontok setelah melahirkan adalah kondisi yang wajar dan tak perlu dikhawatirkan. Kenali penyebab dan langkah perawatan alaminya ini.

(0)
02 Jul 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Rambut rontok setelah melahirkan bisa diakibatkan oleh fluktuasi hormon estrogen.Rambut rontok setelah melahirkan diakibatkan oleh turunnya hormon estrogen.
Rambut rontok setelah melahirkan? Jangan khawatir, hampir setiap ibu baru mengalaminya. Nyatanya, ini adalah kondisi yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.Namun, rontoknya rambut dalam jumlah besar setelah melahirkan ini mungkin membuat para ibu baru bertanya-tanya, "Apa yang menyebabkan rambut rontok pascamelahirkan?".Untuk menjawab rasa penasaran itu, mari mengenal penyebab dan cara mengatasinya seperti berikut.

Penyebab rambut rontok setelah melahirkan

Pada saat masa kehamilan, perubahan hormon estrogen di dalam tubuh wanita hamil meningkat pesat dan mencegah kerontokan rambut. Karena hal inilah pertumbuhan rambut ibu hamil akan terlihat tebal dan lebih cantik.Sayangnya, Anda mungkin akan kehilangan rambut sehat tersebut karena bisa mengalami rambut rontok parah setelah melahirkan. Sebab, kadar estrogen di dalam tubuh wanita akan menurun dan kembali ke jumlah normalnya setelah Si Kecil lahir.Sebenarnya, rambut rontok tidak hanya dirasakan oleh wanita pada saat baru melahirkan. Setiap orang pada umumnya juga mengalami kerontokan rambut sebanyak 100 helai per harinya. Namun, kerontokan rambut setelah melahirkan mungkin jumlahnya akan lebih banyak. Berapa lama rambut rontok setelah melahirkan? Dikutip dari Cleveland Clinic, kondisi kerontokan ini bisa berlangsung selama 1-5 bulan setelah melahirkan.Namun, kondisi ini juga bisa berlangsung lebih cepat, yakni rambut rontok pascamelahirkan bisa terjadi beberapa hari setelah persalinan. Terkadang juga bisa lebih panjang, yakni berlangsung selama satu tahun lamanya.Baca juga: Mana Fakta atau Mitos: Anjuran Perawatan Tradisional Setelah Melahirkan

Cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan

rambut rontok
Rambut rontok setelah melahirkan
Sangatlah normal ketika rambut ibu baru menjadi lebih tipis dibandingkan biasanya. Jika memang rambut rontok pascamelahirkan tidak mengkhawatirkan Anda, sebenarnya tidak melakukan perawatan pun dianggap sah-sah saja.Namun, tidak semua ibu sama. Beberapa ibu tetap ingin menjaga penampilannya setelah melahirkan. Selain bentuk tubuh, tentu rambut juga menjadi perhatian setelah melahirkan.Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan yang bisa Anda coba.

1. Mengurangi penggunaan pengering rambut dan sisir

Rasa insecure mungkin akan menghantui ibu baru yang mengalami rambut rontok selama melahirkan. Alhasil, segala cara pun dicoba, seperti menggunakan sisir hingga pengering rambut untuk membuatnya terlihat tebal lagi.Nyatanya, aktivitas inilah yang membuat rambut ibu terlihat lebih tipis lagi. Bahkan, jumlah rambut yang rontok bisa semakin banyak.Pastikan Anda menggunakan sisir yang bergigi renggang, tidak membuat gaya rambut yang terlalu berat dan tidak menyisir rambut lebih dari sekali dalam satu hari. Sebab, semakin sering disisir, semakin banyak juga rambut yang rontok.

2. Mengonsumsi makanan sehat

Selain untuk menjaga kualitas dan kuantitas air susu ibu (ASI), mengonsumsi makanan sehat juga bisa membantu Anda salah satunya dalam mengatasi rambut rontok.Makanan bergizi seperti sayuran hijau dengan kandungan zat besi dan vitamin C-nya, kemudian wortel dengan kandungan beta karotennya, hingga telur dengan vitamin D-nya sebaiknya ada dalam menu makanan. Inilah daftar makanan yang harus Anda konsumsi selama mengalami kondisi rambut rontok pascamelahirkan.Baca juga: Jangan Asal Pilih Makanan untuk Rambut Rontok, Ini Nutrisi yang Harus Terpenuhi

3. Mengonsumsi vitamin

Sebenarnya, tidak ada suplemen vitamin yang bisa menggantikan peran nutrisi pada makanan sehat. Namun, jika pola makan Anda tidak stabil, maka mengonsumsi suplemen vitamin bisa dicoba.Meski begitu, belum ada penelitian yang membuktikan bahwa suplemen vitamin bisa mencegah rambut rontok  pascamelahirkan. Namun, mengonsumsinya cukup penting untuk kesehatan secara umum.Ingat, jangan pernah mengonsumsi suplemen apapun sebelum berkonsultasi pada dokter kandungan Anda.

4. Menggunakan shampo untuk rambut rontok pascamelahirkan

Meskipun tidak ada bukti kuat yang mendukung klaim shampo penambah ketebalan rambut, tidak ada salahnya jika Anda ingin mencobanya. Terkadang, menggunakan shampo penambah ketebalan rambut juga bisa membuat rambut Anda terlihat lebih berkilau. Selain shampo, gunakan juga kondisioner untuk perawatan rambut rontok agar tetap halus dan lebat berkilau. Dikutip dari American Academy of Dermatology Association, sejumlah hal yang perlu diperhatikan dalam memilih shampo dan kondisioner sebagai cara mengatasi rambut rontok setelah melahirkan adalah:
  • Hindari shampo dengan label "conditioning shampoo"
  • Hindari kondisioner dengan label "intensive conditioners"
  • Pilih kondisioner yang membuat rambut halus

Kapan harus ke dokter?

Rambut rontok
Rambut rontok pascamelahirkan
Rambut rontok setelah melahirkan memang tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika kondisi ini tetap “membandel” saat anak Anda menginjak usia satu tahun, jangan ragu untuk datang ke dokter dan meminta perawatan. Bisa saja ada penyebab kondisi medis lain yang mengakibatkan rambut rontok.Waspadalah, jika rambut rontok pascamelahirkan disertai gejala lain, bisa jadi itu pertanda tiroiditis (peradangan kelenjar tiroid). Segeralah datang ke dokter untuk meminta bantuan medis.Jika Anda ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
rambut rontokkesehatan wanitaestrogenrambut rontok saat hamil
Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/postpartum-hair-loss#How-hormones-affect-your-hair
Diakses pada 18 Juni 2020
What To Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/postpartum-health-and-care/postpartum-hair-loss/
Diakses pada 18 Juni 2020
AAD. https://www.aad.org/public/diseases/hair-loss/insider/new-moms Diakses pada 25 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait