Memahami Penyebab Radang Tenggorokan Sekaligus Gejala dan Cara Mengatasinya

Penyebab radang tenggorokan adalah infeksi virus streptococcus
Radang tenggorokan dapat berlangsung sampai 10 hari

Anak-anak kadang dapat tiba-tiba terkena sakit tenggorokan atau tenggorokan gatal. Pilek atau virus biasanya menjadi penyebab dibalik penyakit tersebut. Debu atau polusi di udara juga dapat membuat tenggorokan Anda tidak enak.

Akan tetapi, radang tenggorokan berbeda karena penyebabnya adalah bakteri. Anda perlu mengetahui apakah Anda atau anak Anda mengalami radang tenggorokan atau penyakit lainnya agar bisa langsung mendapatkan penanganan yang tepat.

Penyebab Radang Tenggorokan

Radang tenggorokan disebabkan infeksi bakteri streptococcus. Bakteri tersebut hidup di dalam hidung dan tenggorokan manusia. Seperti infeksi lainnya, radang tenggorokan menular melalui kontak langsung. Ketika seseorang batuk atau bersin karena radang tenggorokan, mereka melepaskan tetesan-tetesan mengandung bakteri ke udara yang dapat menyebar ke orang lain.

Anda juga dapat tertular jika menyentuh sesuatu yang terkena batuk atau bersin orang yang terkena radang tenggorokan, kemudian menyentuh mata, mulut, atau hidung Anda dengan tangan. Anda juga dapat sakit jika berbagi gelas atau barang pribadi lainnya dengan seseorang yang sedang sakit radang tenggorokan. Radang tenggorokan biasanya menyerang anak usia 5-15 tahun, namun juga dapat terjadi pada orang dewasa.

Gejala Radang Tenggorokan

Sakit tenggorokan merupakan gejala radang tenggorokan utama. Jika terjangkit radang tenggorokan, sakit tenggorokan dapat muncul dengan cepat. Tenggorokan Anda terasa terganggu dan sulit untuk menelan.

Gejala radang tenggorokan lainnya dapat berupa:

  • Demam
  • Amandel berwarna merah dan bengkak
  • Bercak putih di tenggorokan
  • Bintik-bintik kecil berwarna merah di langit-langit mulut
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sakit perut
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Ruam

Hubungi dokter jika Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala radang tenggorokan ini.

Cara Mengobati Radang Tenggorokan

Doktor akan meresepkan antibiotik untuk membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi radang tenggorokan. Pengobatan radang tenggorokan biasanya berlangsung sampai sekitar 10 hari. Obat-obatan dapat membuat gejala radang tenggorokan sembuh lebih cepat dan membantu mencegah komplikasi penyakit lainnya.

Pastikan untuk menghabiskan antibiotik yang diberikan dokter. Mengentikan pengobatan terlalu dini dapat menyebabkan beberapa bakteri tertinggal. Ini dapat menyebabkan Anda dapat sakit lagi. Pastikan Anda atau anak Anda tidak memiliki alergi terhadap antibiotik.

Waspadalah jika terasa mual/muntah, sakit pada telinga, kepala, leher, kulit, dan persendian. Apalagi jika Anda mengalami pembengkakan kelenjar, sesak napas, urine gelap, dan sakit dada. Segera hubungi dokter jika kondisi-kondisi ini terjadi

Radang tenggorokan bisa menyebabkan penyakit yang lebih berbahaya seperti demam reumatik, yaitu penyakit yang bisa membahayakan katup jantung. Oleh karena itu, penderita harus mendapatkan perawatan medis yang baik.

Perbedaan Sakit Tenggorokan, Radang Tenggorokan, dan Radang Amandel

Orang kadang sulit membedakan antara sakit tenggorokan, radang tenggorokan, dan radang amandel (tonsilitis). Sakit tenggorokan biasanya berkurang atau hilang dalam sehari atau dua hari, kemudian dapat disusul gejala pilek, seperti hidung berair dan hidung mampet.

Sementara itu, radang tenggorokan disebabkan infeksi bakteri streptococcus. Sakitnya lebih parah dan lebih lama ketimbang sakit tenggorokan. Untuk memastikan radang tenggorokan, Anda dapat melakuka uji strep.

Radang amandel (tonsillitis) adalah radang atau infeksi pada tonsil (amandel). Rasanya lebih sakit dan menimbulkan massa jaringan di belakang tenggorokan. Meski bertugas melawan infeksi, tonsil atau amandel juga bisa terinfeksi.

Radang amandel bisa disebabkan oleh virus ataupun bakteri. Anda bisa mengalami sakit tenggorokan yang cukup parah. Selain itu, tonsil membengkak dan bisa jadi terdapat titik-titik putih atau kuning. Gejala lainnya adalah napas berbau, demam, suara berubah, susah menelan serta pembengkakan kelenjar getah bening di leher.

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/understanding-strep-throat-basics#1
Diakses pada Februari 2019

WebMD. https://www.webmd.com/cold-and-flu/sore-throat-cold-strep-throat-tonsillitis#1
Diakses pada Februari 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed