Penyebab Radang Kelopak Mata dan Cara Mengobatinya


Radang kelopak mata adalah infeksi yang disebabkan oleh virus atau bakteri yang masuk ke dalam mata. Kondisi ini dapat dikurangi dengan mengompreskan air dingin.

(0)
18 Jun 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Radang kelopak mata disebabkan karena adanya infeksi seperti konjungtivitis, alergi, bintitan, kalazion, blefaritis, atau penyakit GravesKadang kala, sakit mata juga bisa terjadi di kelopak mata dengan kulit yang terasa gatal maupun bengkak.
Tidak semua sakit mata melibatkan gangguan pada bola mata. Kadang kala, sakit mata juga bisa terjadi di kelopak mata dengan kulit yang terasa gatal maupun bengkak. Kondisi ini disebut juga sebagai radang kelopak mata.Biasanya, radang kelopak mata tidak membahayakan dan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, jika radang kelopak mata mulai memengaruhi kualitas penglihatan Anda, segera periksakan diri ke dokter mata agar penyebab dan pengobatan bisa dilakukan dengan tepat.

Apa penyebab radang kelopak mata?

Bakteri, virus, maupun jamur dapat menjadi penyebab di balik radang kelopak mata yang Anda alami. Lebih spesifik lagi, radang kelopak mata dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:

1. Konjungtivitis

Salah satu penyebab radang kelopak mata adalah konjungtivitis. Konjungtivitis yang dikenal dengan nama penyakit mata merah. Konjungtivitis sangat menular dan umumnya terjadi akibat infeksi virus maupun bakteri.

2. Alergi

Ketika terjadi kontak dengan pemicu alergi (alergen), beberapa bagian tubuh akan bengkak, termasuk kelopak mata Anda. Inilah penyebab radang kelopak mata lainnya.

3. Bintitan

Penyebab radang kelopak mata ini biasanya disebabkan oleh infeksi dari bakteri Staphylococcus. Bakteri tersebut menyebabkan tumbuhnya bintil mirip jerawat bernanah yang tampak kemerahan dan terasa sakit di kelopak mata. Namun kondisi ini biasanya tidak membahayakan bola mata.

4. Kalazion

Bentuk bintilnya mirip dengan bintitan, hanya saja penyebab kalazion adalah penyumbatan kelenjar minyak yang berada di kelopak mata.

5. Blefaritis

Penyebab radang kelopak mata berikutnya adalah blefaritis. Pada kondisi ini, kelopak mata akan terlihat merah, bengkak, dan terasa gatal atau panas seperti terbakar. Penyebabnya adalah bakteri dan minyak yang menumpuk dalam dasar bulu mata.

6. Penyakit Graves

Dalam kondisi yang lebih serius, rasa gatal dan bengkak pada kelopak mata bisa menandakan masalah kesehatan yang lebih serius, misalnya penyakit Graves.Penyakit autoimun ini dapat terjadi akibat sistem imunitas yang menyerang kelenjar tiroid sehingga mengakibatkan radang kelopak mata.

Ciri-ciri dan gejala radang kelopak mata

Ciri-ciri dan gejala radang kelopak mata (blepharitis) biasanya lebih parah di pagi hari. Umumnya, radang kelopak mata menimbulkan gejala sebagai berikut:
  • Mata berair
  • Mata merah
  • Sensasi berpasir, terbakar atau menyengat di mata
  • Kelopak mata yang tampak berminyak
  • Kelopak mata gatal
  • Kelopak mata berwarna merah dan bengkak
  • Pengelupasan kulit di sekitar mata
  • Bulu mata berkerak
  • Kelopak mata menempel
  • Lebih sering berkedip
  • Sensitivitas terhadap cahaya
  • Penglihatan kabur yang biasanya membaik dengan berkedip

Cara mengobati radang kelopak mata

Radang kelopak mata biasanya bisa sembuh sendiri seiring berjalannya waktu. Namun, Anda bisa melakukan beberapa langkah untuk mengurangi rasa sakit, bengkak, dan gatal yang menyertainya.Anda bisa membasuh atau kompres mata Anda dengan handuk yang telah dibasahi air dingin. Air dingin di sini bukan berarti air yang diberi es, melainkan air dalam suhu ruangan.Jika Anda menggunakan lensa kontak, hindari penggunaannya untuk sementara waktu. Beralihlah ke kacamata sampai kondisi radang kelopak mata Anda sembuh.

Kapan harus ke dokter?

Jika dalam 48 jam sakit akibat radang kelopak mata Anda belum menunjukkan tanda-tanda membaik, mata. Anda juga sebaiknya tidak menunggu selama itu bila rasa sakit akibat radang kelopak mata tidak tertahankan, penglihatan menjadi terganggu, atau terasa seperti ada yang mengganjal di mata.Untuk radang kelopak mata yang disebabkan oleh bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik dalam bentuk obat tetes dan salep. Kompres mata juga bisa diberikan. Sementara untuk kondisi radang yang lebih parah, dokter bisa meresepkan penggunaan antibiotik yang diminum.Sedangkan, untuk sakit mata yang disebabkan oleh virus, umumnya dapat sembuh dengan sendirinya. Namun biasanya, Anda akan dibekali dengan obat antivirus dalam bentuk tetes atau minum. Dokter juga bisa memberikan obat tetes mata yang mengandung steroid untuk mengurangi bengkak dan radang akibat radang kelopak mata yang parah hingga mengurangi kualitas penglihatan.Jangan ragu untuk kembali ke dokter apabila sakit akibat radang kelopak mata Anda tidak kunjung sembuh atau malah bertambah parah.
penyakit gravespenyakit matabintitankalazionmata merah
WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/eyelid-problems-injuries#1
Diakses pada 31 Mei 2019
All About Vision. https://www.allaboutvision.com/conditions/eye-infections.htm
Diakses pada 31 Mei 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/blepharitis/symptoms-causes/syc-20370141
Diakses 21 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
0

Artikel Terkait