5 Penyebab Pusing Setelah Makan yang Bisa Terjadi

(0)
22 Sep 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pusing setelah makan dapat terjadi akibat mengonsumsi makanan tertentuPusing setelah makan dapat terjadi akibat gula darah yang rendah
Pernahkah Anda mengalami pusing setelah makan? Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan istilah vertigo postprandial. Meski pusing setelah makan umumnya jarang terjadi, kondisi ini bisa sangat mengganggu bila sewaktu-waktu Anda mengalaminya. Ada beberapa penyebab yang bisa memicu terjadinya pusing setelah makan. Apa saja penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab pusing setelah makan

Berikut adalah beberapa kondisi yang dapat menyebabkan Anda merasa pusing setelah makan.

1. Tiba-tiba berdiri setelah duduk

Kebanyakan orang umumnya duduk saat makan. Setelah selesai, tidak sedikit dari mereka yang langsung berdiri untuk melakukan aktivitas lainnya.Sayangnya, sebagian orang bisa mengalami penurunan tekanan darah secara tiba-tiba saat berdiri setelah duduk sehingga membuat mereka merasa pusing. Kondisi ini disebut dengan hipotensi ortostatikPenyebab pusing setelah makan ini dapat dipicu oleh gangguan sistem saraf, dehidrasi, masalah jantung, obat hipertensi, paparan panas yang berlebihan, pembuluh darah tersumbat, anemia, dan masalah kesehatan lainnya. 

2. Sensitivitas makanan

Sensitivitas terhadap makanan tertentu, seperti cokelat, produk susu, makanan dengan monosodium glutamat, dan kacang, dapat menyebabkan sebagian orang merasa pusing atau mual setelah mengonsumsinya. Tak hanya itu, asupan kafein dan alkohol juga bisa memicu terjadinya kondisi ini dengan meningkatkan detak jantung. Oleh sebab itu, Anda harus memerhatikan makanan yang akan dikonsumsi.

3. Hipoglikemia reaktif

Hipoglikemia reaktif terjadi ketika gula darah turun setelah makan dan menyebabkan pusing. Penderita diabetes dan pradiabetes mungkin mengalami penurunan glukosa darah sesudah makan karena tubuh terlalu banyak memproduksi insulinAkan tetapi, orang yang tidak terkena diabetes juga bisa mengalami kondisi ini. Misalnya, seseorang yang pernah menjalani operasi perut mungkin mencerna makanan terlalu cepat sehingga tubuh lebih sulit menyerap glukosa. Di samping itu, kekurangan enzim pencernaan tertentu juga bisa menurunkan glukosa darah. 

4. Hipotensi postprandial

Hipotensi postprandial terjadi ketika tekanan darah turun secara tiba-tiba setelah makan. Hal ini disebabkan oleh peningkatan aliran darah ke perut dan usus sehingga membuat aliran darah menjauh dari bagian tubuh lainnya.Akibatnya, detak jantung pun bertambah cepat untuk memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh. Bahkan pembuluh darah juga ikut mengencang sehingga menyebabkan Anda merasa pusing setelah makan. Gejala-gejala lain, seperti nyeri dada, lemas, mual, dan perubahan pandangan, dapat menyertai kondisi ini. Lansia, penderita hipertensi, penyakit Parkinson, dan orang dengan gangguan sistem saraf merupakan golongan yang lebih rentan mengalami hipotensi postprandial.

5. Penggunaan obat-obatan diabetes

Beberapa obat diabetes, misalnya insulin, dapat menyebabkan pusing jika terlalu banyak menurunkan gula darah. Ketika Anda menggunakan obat tersebut tepat sebelum makan, Anda bisa merasa pusing saat obat mulai bekerja setelah makan.Penderita diabetes yang sering merasa pusing setelah makan juga harus berkonsultasi dengan dokter untuk mengubah obat atau menyesuaikan dosisnya. Penyesuaian jadwal makan juga mungkin diperlukan.

Cara mengatasi pusing setelah makan

Mengatasi pusing setelah makan bergantung pada penyebabnya. Berikut beberapa pilihan yang bisa Anda coba:
  • Pilih makanan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, seperti biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.
  • Minum air putih, terutama sebelum makan, dapat meningkatkan jumlah volume darah dalam tubuh sehingga tekanan darah cenderung tidak turun. 
  • Konsumsi lebih banyak makanan kecil dengan sering agar tubuh tidak menggunakan banyak energi dan aliran darah untuk mencernanya.
  • Berdiri secara perlahan pada satu jam pertama setelah makan karena pada waktu inilah pusing lebih mungkin terjadi.
  • Hindari mengonsumsi makanan yang dapat memicu pusing, seperti alkohol, kafein, dan makanan tinggi natrium.
  • Jangan makan terburu-buru karena dapat memicu naiknya asam lambung yang menyebabkan pusing
Jika kondisi ini tak kunjung membaik atau sering terjadi, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter guna mendapat penanganan yang tepat.
diabeteshipotensihipoglikemiapusingkafeina
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326174#prevention
Diakses pada 04 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/dizziness-after-eating#qa
Diakses pada 04 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait