Penyebab Plasenta Lengket yang Wajib Diketahui Ibu Hamil

(0)
29 Jan 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Penyebab plasenta lengket umumnya dipicu oleh luka setelah operasi caesarPlasenta lengket melekat terlalu dalam pada dinding rahim
Dalam kondisi kehamilan yang normal, plasenta menempel pada dinding rahim dan biasanya lepas setelah melahirkan. Akan tetapi, plasenta juga bisa tumbuh terlalu dalam sehingga terkesan melekat dan tak kunjung lepas. Komplikasi kehamilan ini disebut dengan plasenta akreta. Dilansir dari NCBI, diperkirakan 1 dari 533 kehamilan mengalami plasenta akreta. Jika tidak ditangani, perlengketan plasenta ini dapat menimbulkan sejumlah risiko berbahaya pada ibu hamil. Sebenarnya apa yang menjadi penyebab plasenta lengket?

Penyebab plasenta lengket

Penyebab plasenta lengket umumnya dikaitkan dengan kelainan pada lapisan rahim akibat terbentuknya jaringan parut setelah operasi caesar atau operasi rahim. Bekas luka ini menyebabkan plasenta tumbuh terlalu dalam.ke dinding rahimMeski begitu, kondisi ini juga bisa terjadi tanpa riwayat menjalani operasi tersebut. Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda mengalami plasenta akreta, di antaranya:
  • Usia ibu

Hamil di usia yang tidak lagi muda lebih rentan mengalami berbagai komplikasi kehamilan, tak terkecuali plasenta akreta. Kondisi ini umumnya terjadi pada ibu yang berusia lebih dari 35 tahun. 
  • Riwayat operasi rahim

Caesar lebih dari satu kali meningkatkan risiko plasenta lengket
Semakin banyak operasi rahim yang Anda lakukan, semakin tinggi pula risiko Anda terkena plasenta akreta. Bahkan, diperkirakan 60 persen kasus plasenta lengket berasal dari wanita yang melahirkan melalui caesar lebih dari satu kali.
  • Plasenta menutupi serviks

Plasenta akreta juga lebih rentan terjadi jika plasenta Anda berada di bagian bawah rahim sehingga menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir (serviks). 
  • Kelainan rahim

Kelainan rahim bisa meningkatkan risiko plasenta akreta
Kelainan pada rahim, seperti adanya luka atau fibroid (pertumbuhan benjolan di dalam atau di luar rahim), juga bisa meningkatkan risiko plasenta akreta.
  • Banyaknya kehamilan sebelumnya

Semakin banyak kehamilan yang pernah Anda lalui, semakin tinggi risiko Anda mengalami ari-ari lengket. Anda harus berhati-hati jika memiliki salah satu faktor risiko di atas. Jika didiagnosis mengalami plasenta lengket, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Selain itu, pastikan untuk selalu menjaga kehamilan dengan baik.

Bahaya plasenta lengket

Bagaimana gejalanya? Plasenta akreta biasanya tidak menimbulkan gejala namun biasanya akan tampak pada pemeriksaan USG, selain itu plasenta akreta dapat menyebabkan adanya pendarahan vagina di trimester kedua hingga trimester 3 kehamilan. Tak jarang, mengharuskan penderitanya melakukan proses persalinan yang menyebabkan bayi lahir prematur. 
Pendarahan hebat setelah melahirkan akibat plasenta lengket
Selain itu, ibu hamil dapat mengalami perdarahan hebat setelah melahirkan akibat sebagian atau seluruh plasenta yang masih menempel. Tidak hanya perdarahan, Anda pun bisa terkena infeksi, masalah pembekuan darah, gagal paru-paru, dan gagal ginjal, jika masalah ini tidak segera ditangani. Oleh sebab itu, penting untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin. Pemeriksaan tersebut bisa membantu Anda mendeteksi berbagai masalah yang mungkin terjadi dan mempersiapkan perawatannya sesegera mungkin.

Pengobatan plasenta lengket

Plasenta akreta biasanya diidentifikasi saat Anda melakukan USG rutin. Setelah kondisi ini diketahui, dokter akan membuat rencana untuk memastikan bayi Anda dapat dilahirkan dengan aman.Kondisi ini memerlukan pembedahan berupa operasi caesar dan mungkin histerektomi. Operasi caesar dilakukan untuk mengeluarkan bayi. Sedangkan, histerektomi (pengangkatan rahim) dilakukan untuk mencegah Anda kehilangan banyak darah jika plasenta tertinggal di rahim setelah bayi dilahirkan. Semua operasi memiliki risiko yang harus diwaspadai, mulai dari penggumpalan darah, infeksi luka, meningkatnya perdarahan, cedera, hingga kerusakan organ. Kosultasikan pada dokter mengenai langkah terbaik yang bisa Anda ambil untuk mengatasi masalah tersebut.Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut mengenai plasenta lengket, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
masalah kehamilanplasenta akretaplasenta
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK563288/
Diakses pada 15 Januari 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/placenta-accreta/symptoms-causes/syc-20376431
Diakses pada 15 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/preterm-labor-delivery-placenta-accreta#complications
Diakses pada 15 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait