Penyebab Perut Gatal Saat Hamil dan Cara Mudah Mengatasinya

(0)
Perut gatal saat hamil sebaiknya jangan digarukPerubahan hormon merupakan salah satu penyebab perut gatal saat hamil
Pada masa kehamilan, wanita akan mengalami sejumlah masalah yang dapat mengurangi rasa nyaman dan mengganggu aktivitas mereka. Salah satu masalah yang sering dialami adalah perut gatal saat hamil.Berbagai macam faktor menjadi penyebab perut gatal saat hamil. Sementara itu, cara untuk menanganinya sendiri bergantung pada apa yang menjadi penyebab gatalnya perut.

Apa saja yang menjadi penyebab perut gatal saat hamil?

Perut gatal saat hamil merupakan hal yang biasa terjadi pada masa kehamilan. Beberapa faktor yang menjadi penyebab munculnya rasa gatal di perut ketika hamil meliputi:

1. Kulit teregang 

Pada masa kehamilan, kulit Anda akan meregang lebih dari biasanya seiring ukuran tubuh yang bertambah. Melarnya kulit itu pun membuat perut gatal saat hamil. Bila ini adalah kehamilan pertama Anda, sedang mengandung anak kembar, atau berat bayi yang besar, kemungkinan kulit akan meregang lebih dari biasanya.

2. Perubahan hormon

Perubahan hormon yang terjadi pada saat hamil mengakibatkan kulit jadi kering dan bersisik. Kulit yang kering saat hamil dapat memicu munculnya rasa gatal di perut. Tak hanya menyebabkan kulit kering dan rasa gatal, perubahan hormon juga berpengaruh terhadap suasana hati ibu hamil.

3. Kolestasis 

Kolestasis merupakan gangguan aliran asam empedu yang menyebabkan penumpukan zat tersebut dalam darah. Kondisi ini memicu perasaan gatal yang muncul pada beberapa bagian tubuh, termasuk perut.

4. Pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy (PUPPP)

Perut gatal saat hamil bisa disebabkan karena stretch mark yang muncul selama masa kehamilan
Memasuki trimester tiga, wajar jika perut gatal terutama di area stretch mark
PUPPP merupakan timbulnya ruam gatal pada bagian tempat stretch mark berada. Kondisi ini biasa terjadi pada trimester akhir kehamilan.

5. Prurigo

Prurigo merupakan benjolan yang muncul pada lengan, kaki, atau perut ketika Anda hamil. Kondisi ini bisa terjadi pada trimester pertama hingga ketiga. Benjolan ini memicu rasa gatal pada kulit.

6. Parfum atau pakaian

Penggunaan parfum atau pemilihan pakaian dengan bahan yang kurang tepat dapat membuat perut gatal saat hamil. Rasa gatal tersebut muncul karena adanya iritasi pada kulit.

Cara mudah mengatasi perut gatal saat hamil

Apabila perut gatal saat hamil, jangan pernah menggaruknya karena dapat menimbulkan luka. Sejumlah cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi rasa gatal pada perut selama masa kehamilan, di antaranya:

1. Menjaga kulit tetap lembap

Mengoleskan losion dapat mencegah perut gatal saat hamil
Oleskan losion untuk membantu mengurangi rasa tak nyaman akibat perut gatal
Kulit kering membuat rasa gatal semakin parah. Gunakan losion pelembap untuk membantu mengatasi rasa gatal. Tidak perlu membeli losion yang mahal, cukup gunakan yang cocok dengan kulit dan beraroma kesukaan Anda.

2. Memastikan tubuh selalu terhidrasi

Menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat membuat Anda terhindar dari rasa gatal. Minumlah sedikitnya 8 gelas per hari, namun sesuaikan juga dengan kebutuhan tubuh. Selain mengonsumsi air putih, ibu hamil juga bisa memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air kelapa maupun air berelektrolit.

3. Menggunakan humidifier

Menyalakan AC memang dapat membuat udara menjadi lebih sejuk dan nyaman. Sayangnya, AC atau pendingin ruangan juga membuat kulit cenderung lebih kering dan mengakibatkan rasa gatal. Untuk mencegah kulit perut gatal saat hamil, Anda bisa menggunakan humidifier atau pelembap udara saat menyalakan AC di kamar.

4. Menggunakan pakaian longgar

Dengan menggunakan pakaian longgar, risiko iritasi kulit akibat bergesekan dengan kain akan berkurang. Selain itu, menggunakan pakaian longgar juga dapat membantu Anda terhindar dari rasa gatal yang muncul akibat panas.

5. Mengganti parfum atau deterjen pakaian

Bahan kimia pada deterjen pakaian dapat memicu iritasi pada kulit dan menimbulkan rasa gatal. Apabila Anda merasakan hal itu, segera ganti ke produk lain yang tidak menyebabkan iritasi pada kulit.

6. Berendam dalam air dan oatmeal

Cara ini dipercaya membantu mengurangi rasa gatal yang timbul akibat iritasi. Untuk menerapkannya, siapkan kaos kaki setinggi lutut yang didalamnya telah diisi oatmeal. Setelah terisi, ikat kaos kaki itu pada keran lalu aliri dengan air. Bila Anda tidak memiliki bathtub, Anda bisa menyiapkan campuran air dan oatmeal di dalam ember, kemudian mandilah seperti biasa. 

7. Mengoleskan gel lidah buaya pada perut yang gatal

Setelah mandi, oleskan gel lidah buaya ke area kulit yang gatal dan teriritasi. Selain mengurangi gatal dan peradangan, gel lidah buaya dapat melindungi dan mencegah kerusakan kulit.Perlu diingat, Anda disarankan untuk berkonsultasi ke dokter apabila rasa gatal tidak berkurang atau semakin parah. Nantinya, dokter akan memberikan rekomendasi yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan rasa gatal di perut.

Selain kehamilan, apa yang jadi penyebab perut gatal?

Tidak hanya kehamilan, terdapat sejumlah faktor lain yang menjadi penyebab gatal pada perut. Beberapa penyebab timbulnya gatal pada perut selain kehamilan antara lain:
  • Dermatitis kontak

Dermatitis kontak terjadi pada saat kulit bersentuhan dengan sesuatu yang membuat iritasi, seperti logam (tindik di pusar), produk kecantikan, maupun deterjen. Akibatnya kulit perut menjadi kering dan menimbulkan rasa gatal.
  • Eksim

Eksim mengakibatkan kulit menjadi kering, bersisik, dan terasa gatal. Terkadang, akan terjadi pembengkakan atau muncul bercak gelap pada kulit saat Anda mengidap kondisi ini.
  • Kutu

Benjolan kecil gatal di perut atau bagian tubuh lainnya yang berwarna merah dapat menjadi indikasi adanya kutu dalam rumah. Apabila gigitan muncul pada malam hari dengan pola zig zag, kemungkinan besar penyebab dari rasa gatal di perut yaitu scabies.
  • Efek pengobatan

Ketika meminum obat baru, Anda mungkin mengalami alergi obat yang ditandai dengan gatal pada perut disertai dengan munculnya ruam merah. Ruam tersebut biasanya muncul di punggung atau perut. Jika rasa gatal muncul setelah minum obat, hubungi dokter supaya mendapat obat lain yang tidak menimbulkan reaksi alergi.
  • Psoriasis

Psoriasis biasanya terjadi ketika lipatan kulit bersentuhan satu sama lain. Psoriasis seringkali muncul di lutut, siku, dan kulit kepala. Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi bersisik, kemerahan, serta gatal.  Meski begitu, psoriasis juga bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, termasuk perut.

Catatan dari SehatQ

Perut gatal saat hamil memang merupakan hal yang biasa terjadi. Untuk mengatasinya, Anda dapat menerapkan cara yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Namun, apabila rasa gatal tak kunjung hilang dan makin parah, segera konsultasikan hal itu dengan dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
kehamilankulit keringmasalah kehamilanhormonperut
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/itching-during-pregnancy
Diakses pada 7 September 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/itchy-belly-in-pregnancy-2759747
Diakses pada 7 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321052
Diakses pada 7 September 2020
Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/safety-measures-to-relieve-itching-on-your-stomach-during-pregnancy_0089700/
Diakses pada 7 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait