logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kehamilan

Perut Gatal Saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mudah Mengatasinya

open-summary

Perut gatal saat hamil merupakan masalah yang paling sering dialami oleh ibu. Selain pergi ke dokter, cara mengatasi rasa gatal di perut adalah dengan menjaga tubuh selalu terhidrasi hingga berendam dalam air dan oatmeal.


close-summary

21 Sep 2020

| Bayu Galih Permana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Perut gatal saat hamil sebaiknya jangan digaruk

Perubahan hormon merupakan salah satu penyebab perut gatal saat hamil

Table of Content

  • Apa saja yang menjadi penyebab perut gatal saat hamil?
  • Cara mengatasi gatal di perut saat hamil
  • Selain kehamilan, apa yang jadi penyebab perut gatal?
  • Catatan dari SehatQ

Perut gatal saat hamil merupakan salah satu keluhan ibu hamil yang kerap dijumpai. Tidak hanya pada perut, ibu juga sering merasa gatal di bagian paha, payudara, hingga kaki.

Advertisement

Tidak heran, gatal-gatal saat hamil ini dapat mengurangi rasa nyaman dan mengganggu aktivitas mereka.

Berbagai macam faktor menjadi penyebab perut gatal saat hamil. Sementara itu, cara untuk menanganinya sendiri bergantung pada apa yang menjadi penyebab gatalnya perut.

Apa saja yang menjadi penyebab perut gatal saat hamil?

Tidak perlu khawatir, perut gatal saat hamil merupakan hal yang biasa terjadi pada masa kehamilan. Beberapa faktor yang menjadi penyebab perut gatal saat hamil meliputi:

1. Kulit meregang 

Pada masa kehamilan, kulit Anda akan meregang lebih dari biasanya seiring ukuran tubuh yang bertambah. 

Melarnya kulit itu pun membuat perut gatal saat hamil. Bila ini adalah kehamilan pertama Anda, sedang hamil kembar atau berat bayi yang besar, kemungkinan kulit akan meregang lebih dari biasanya. Perut terasa gatal saat hamil pun tak terhindari.

2. Perubahan hormon

Penyebab perut gatal saat hamil adalah peningkatan hormon estrogen. Ini mengakibatkan kulit jadi kering dan bersisik. Kulit yang kering saat hamil dapat menyebabkan rasa gatal di perut. 

Tak hanya menyebabkan perut ibu hamil gatal serta kering, perubahan hormon juga berpengaruh terhadap suasana hati ibu hamil.

3. Kolestasis 

Kolestasis merupakan gangguan aliran asam empedu yang menyebabkan penumpukan zat tersebut dalam darah.

Penyebab perut gatal saat hamil ini memicu perasaan gatal yang muncul pada beberapa bagian tubuh, termasuk perut.

4. Pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy (PUPPP)

Memasuki trimester tiga, wajar jika perut gatal terutama di area stretch mark
Memasuki trimester tiga, wajar jika perut gatal terutama di area stretch mark

PUPPP merupakan timbulnya ruam gatal pada bagian tempat stretch mark saat hamil berada. Kondisi ini biasa terjadi pada trimester akhir kehamilan.

5. Prurigo

Prurigo merupakan benjolan yang muncul pada lengan, kaki, atau perut ketika Anda hamil. Kondisi ini bisa terjadi pada trimester pertama hingga ketiga. 

Benjolan sebagai penyebab perut gatal saat hamil ini memicu rasa gatal pada kulit.

6. Parfum atau pakaian

Penggunaan parfum atau pemilihan pakaian dengan bahan yang kurang tepat dapat membuat perut gatal saat hamil. Rasa gatal tersebut muncul karena adanya iritasi pada kulit.

Cara mengatasi gatal di perut saat hamil

Apabila perut gatal saat hamil, jangan pernah menggaruknya karena dapat menimbulkan luka.

Sejumlah cara yang dapat Anda lakukan sebagai cara mengatasi rasa gatal pada perut selama masa kehamilan, di antaranya:

1. Menjaga kulit tetap lembap

Oleskan losion untuk membantu mengurangi rasa tak nyaman akibat perut gatal
Oleskan losion untuk membantu mengurangi rasa tak nyaman akibat perut gatal

Kulit kering membuat rasa gatal semakin parah. Gunakan losion pelembap untuk membantu mengatasi rasa gatal. 

Tidak perlu membeli losion yang mahal, cukup gunakan yang cocok dengan kulit dan beraroma kesukaan Anda.

2. Memastikan tubuh selalu terhidrasi

Menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat membuat Anda terhindar dari rasa gatal. Minumlah sedikitnya 8 gelas per hari, tetapi sesuaikan juga dengan kebutuhan tubuh. 

Selain mengonsumsi air putih, ibu hamil juga bisa memenuhi kebutuhan cairan dengan minum air kelapa maupun air berelektrolit.

3. Menggunakan humidifier

Menyalakan AC memang dapat membuat udara menjadi lebih sejuk dan nyaman. Sayangnya, AC atau pendingin ruangan juga membuat kulit cenderung lebih kering dan mengakibatkan rasa gatal. 

Untuk mencegah kulit perut gatal saat hamil, Anda bisa menggunakan humidifier atau pelembap udara saat menyalakan AC di kamar.

4. Menggunakan pakaian longgar

Gunakan pakaian longgar agar risiko iritasi kulit akibat bergesekan dengan kain akan berkurang. 

Selain itu, menggunakan pakaian longgar juga dapat membantu Anda terhindar dari rasa gatal yang muncul akibat panas.

5. Mengganti parfum atau deterjen pakaian

Bahan kimia pada deterjen pakaian dapat memicu iritasi pada kulit dan menimbulkan rasa gatal.

Apabila Anda merasakan hal itu, segera ganti ke produk lain yang tidak menyebabkan iritasi pada kulit.

6. Berendam dalam air dan oatmeal

Cara ini dipercaya membantu mengurangi rasa gatal yang timbul akibat iritasi. Untuk menerapkannya, siapkan kaus kaki setinggi lutut yang didalamnya telah diisi oatmeal. 

Setelah terisi, ikat kaos kaki itu pada keran lalu aliri dengan air. Bila Anda tidak memiliki bathtub, Anda bisa menyiapkan campuran air dan oatmeal di dalam ember, kemudian mandilah seperti biasa. 

7. Mengoleskan gel lidah buaya pada perut yang gatal

Setelah mandi, oleskan gel lidah buaya ke area kulit yang gatal dan teriritasi. Selain mengurangi gatal dan peradangan, gel lidah buaya dapat melindungi dan mencegah kerusakan kulit.

Perlu diingat, Anda disarankan untuk berkonsultasi ke dokter apabila rasa gatal tidak berkurang atau semakin parah. 

Nantinya, dokter akan memberikan rekomendasi yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan rasa gatal di perut.

8. Mandi air dingin

Menggunakan air panas justru menyebabkan kulit bertambah kering. Tentu, hal ini akan memperparah rasa gatal. 

Air dingin dapat meringankan rasa gatal. Setelah mandi, Anda dianjurkan menggunakan pelembap.

9. Gunakan krim untuk mengobati gatal

Pilih krim untuk perut gatal saat hamil yang mengandung spent grain wax, shea butter, argan oil, serta antihistamin.

Riset dari Clinical, Cosmetic and Investigational Dermatology memaparkan, kandungan antihistamin mampu mengurangi rasa gatal akibat alergi.

Selain itu, ketiga bahan lainnya mampu memperbaiki kualitas lapisan pelindung kulit serta struktur kulit secara keseluruhan. 

Baca Juga

  • Kembar Parasit: Apa Penyebabnya?
  • Tanda-Tanda Kehamilan di Usia 47 Tahun, Wajarkah Merasa Lebih Lelah?
  • Manfaat Buah Naga untuk Ibu Hamil Apa Saja?

Selain kehamilan, apa yang jadi penyebab perut gatal?

Tidak hanya kehamilan, terdapat sejumlah faktor lain yang menjadi penyebab gatal pada perut. Beberapa penyebab timbulnya gatal pada perut selain kehamilan antara lain:

1. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak terjadi pada saat kulit bersentuhan dengan sesuatu yang membuat iritasi, seperti logam (tindik di pusar), produk kecantikan, maupun deterjen. Akibatnya kulit perut menjadi kering dan menimbulkan rasa gatal.

2. Eksim

Eksim mengakibatkan kulit menjadi kering, bersisik, dan terasa gatal. Terkadang, akan terjadi pembengkakan atau muncul bercak gelap pada kulit saat Anda mengidap kondisi ini.

3. Kutu

Kutu juga mampu menimbulkan perut gatal saat hamil
Kutu juga mampu menimbulkan perut gatal saat hamil

Benjolan kecil gatal di perut atau bagian tubuh lainnya yang berwarna merah dapat menjadi indikasi adanya kutu dalam rumah. 

Apabila gigitan muncul pada malam hari dengan pola zig zag, kemungkinan besar penyebab dari rasa gatal di perut yaitu scabies.

4. Efek pengobatan

Ketika meminum obat baru, Anda mungkin mengalami alergi obat yang ditandai dengan gatal pada perut disertai dengan munculnya ruam merah. 

Ruam tersebut biasanya muncul di punggung atau perut. Jika rasa gatal muncul setelah minum obat, hubungi dokter supaya mendapat obat lain yang tidak menimbulkan reaksi alergi.

5. Psoriasis

Psoriasis biasanya terjadi ketika lipatan kulit bersentuhan satu sama lain. Psoriasis seringkali muncul di lutut, siku, dan kulit kepala. 

Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi bersisik, kemerahan, serta gatal.  Meski begitu, psoriasis juga bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, termasuk perut.

Catatan dari SehatQ

Apakah menggaruk perut saat hamil berbahaya untuk janin dalam kandungan? Tidak ada efek negatif ketika menggaruk perut saat hamil pada janin. Perut gatal saat hamil adalah hal yang biasa terjadi.

Namun, sebaiknya hal ini tetap dihindari karena bisa menimbulkan jaringan parut yang bekasnya sulit dihilangkan. Untuk mengatasinya, Anda dapat menerapkan cara yang bisa dilakukan sendiri di rumah. 

Namun, apabila rasa gatal tak kunjung hilang dan makin parah, segera konsultasikan hal itu dengan dokter kulit terdekat maupun melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Jika Anda dianjurkan menggunakan produk-produk untuk mengurangi perut gatal saat hamil, kunjungi Toko SehatQ untuk mendapatkan penawaran menarik.

Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store. untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Advertisement

kehamilankulit keringmasalah kehamilanhormonperut

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved