logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kulit & Kecantikan

Penyebab Psoriasis dan 10 Faktor Risiko yang Perlu Dihindari

open-summary

Psoriasis adalah penyakit peradangan kulit kronis. Penyebab psoriasis dicurigai berasal dari faktor genetik dan gangguan sistem imun tubuh serta kombinasi berbagai faktor risiko, seperti stres, perubahan hormon, cuaca, kebiasaan merokok, hingga konsumsi obat-obatan tertentu.


close-summary

1 Feb 2019

| Maria Yuniar

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Faktor genetik dan imunitas bisa menjadi penyebab psoriasis

Psoriasis menimbulkan sisik kering yang gatal, menebal, disertai ruam kulit memerah

Table of Content

  • Apa penyebab psoriasis?
  • Apa saja faktor risiko yang membuat psoriasis kambuh?

Psoriasis adalah penyakit kulit kronis yang kerap kambuh apabila terpapar oleh penyebab dan berbagai faktor risikonya. Kondisi ini dapat muncul pada area kulit tubuh mana pun. Untuk menghindari kekambuhan penyakit, mari ketahui penyebab psoriasis dan berbagai faktor risikonya.

Advertisement

Apa penyebab psoriasis?

Psoriasis adalah penyakit peradangan kulit kronis yang terjadi akibat sel kulit baru tumbuh lebih cepat dari biasanya.

Penyakit psoriasis dapat mengubah sel kulit tumbuh lebih agresif sekitar 5-10 kali lebih cepat dibandingkan kondisi normal.

Namun, kulit yang tumbuh lebih cepat ini tidak mengelupas, melainkan justru menumpuk di kulit sehingga menimbulkan sisik kering yang gatal, menebal, disertai ruam kulit memerah.

Pada dasarnya, penyebab psoriasis belum dapat dipastikan, bahkan masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli.

Mereka mencurigai faktor genetik dan gangguan sistem imun tubuh serta berbagai faktor risiko menjadi penyebab psoriasis terjadi. Berikut penjelasannya.

1. Faktor genetik

Gen, bagian terkecil dalam DNA, merupakan salah satu struktur pembangun sel.

Jika Anda menderita psoriasis, gen yang seharusnya berperan dalam mengendalikan sistem imun tubuh akan memberi sinyal sehingga seluruh kerja sistem dan sel-sel yang berkaitan dengan gen tersebut dapat terpengaruh. 

Alih-alih melindungi tubuh dari paparan zat asing, gen yang mengalami kelainan atau abnormal akan menciptakan peradangan sehingga membuat sel-sel kulit tumbuh lebih cepat dari biasanya.

Para ahli menemukan bahwa setidaknya ada 25 gen yang berbeda pada penderita psoriasis. Namun, menurut data dari National Psoriasis Foundation, hanya 2-3% dari populasi tersebut yang pada akhirnya berkembang menjadi psoriasis.

2. Gangguan sistem imun tubuh

Psoriasis adalah salah satu jenis penyakit autoimun. Penyakit autoimun merupakan gangguan pada fungsi sistem imun tubuh sehingga membuat sel-sel tubuh berbalik menyerang dan menghancurkan sel-sel tubuh yang sehat.

Pada kondisi yang normal, sistem kekebalan tubuh hanya melawan serangan paparan zat asing penyebab infeksi, seperti bakteri, virus, dan jamur.

Dalam kasus penyakit psoriasis, sel darah putih yang dikenal sebagai sel T justru menyerang sel-sel tubuh, termasuk sel kulit. Akibatnya, sel-sel kulit tumbuh secara cepat dalam jumlah berlebih tiap 3-5 hari.

Akan tetapi, pertumbuhan sel-sel kulit tersebut tidak dibarengi dengan pengelupasan kulit yang normal sehingga terjadi penumpukan kulit.

Tumpukan kulit tersebut menjadi kering, menebal, terdapat bercak merah, bersisik warna keperakan, yang menjadi gejala atau ciri-ciri penyakit psoriasis.

Apa saja faktor risiko yang membuat psoriasis kambuh?

Selain penyebab psoriasis, para ahli percaya bahwa kombinasi berbagai faktor risiko dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami kekambuhan gejala penyakit psoriasis.

Namun, perlu diketahui bahwa pemicu kemunculan gejala psoriasis bisa berbeda-beda pada setiap orang.

Seseorang bisa saja sangat mudah terpapar faktor risiko tertentu sehingga penyakit psoriasis yang dialami lebih cepat kambuh. Sementara, orang lain belum tentu dapat terpengaruh oleh faktor risiko tersebut.

Adapun berbagai faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko psoriasis kambuh adalah sebagai berikut.

1. Stres

Salah satu pemicu penyakit psoriasis muncul adalah stres. Pada pasien yang memiliki psoriasis, stres yang melanda dapat memperburuk kondisi mereka.

Pasalnya, stres dapat membuat tubuh bereaksi sehingga memproduksi senyawa kimia dalam tubuh secara berlebihan yang dapat memicu peradangan.

Para ahli percaya, kondisi mental ini merupakan bentuk mekanisme yang membuat gejala psoriasis kambuh. Alhasil, penderita psoriasis dapat mengalami gatal-gatal pada kulit.

Selain itu, rasa sakit yang tak tertahankan serta pengobatan yang merogoh kocek cukup banyak dapat meningkatkan stres yang kemudian berujung menjadi penyebab psoriasis kambuh.

Untuk mencegahnya, coba lakukan hal-hal yang disukai agar tidak memicu stres.

2. Infeksi

Adanya infeksi juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gejala psoriasis kambuh. Sebab, sistem kekebalan tubuh akan bekerja keras melawan infeksi.

Namun, proses tersebut mungkin kerap disalahartikan oleh sistem imun tubuh sehingga memicu peradangan yang membuat kondisi psoriasis semakin memburuk. Bahkan, peradangan tetap dapat berlanjut walaupun infeksi sudah sembuh.

Infeksi tertentu, seperti radang tenggorokan, infeksi telinga, amandel, dan infeksi pernapasan (pilek, flu, radang paru-paru), hingga infeksi kulit, bisa menjadi faktor risiko dari penyebab psoriasis. Gejala psoriasis juga dapat memburuk pada pasien yang juga mengalami HIV.

Umumnya, seseorang yang mengalami psoriasis akan mengalami kekambuhan gejala 2-6 minggu setelah terserang infeksi.

3. Cedera pada kulit

Cedera pada kulit, termasuk luka gores, luka bakar, memar, gigitan serangga, bekas suntikan, sengatan sinar matahari, atau kondisi kulit lainnya dapat meningkatkan risiko gejala psoriasis pada area kondisi luka.

Begitu pula penderita psoriasis yang baru melakukan pemasangan tato atau tindik pada area kulit tertentu. Penyakit psoriasis lebih rentan kambuh akibat adanya trauma pada kulit.

4. Cuaca

Tahukah Anda kalau cuaca dapat menjadi penyebab gejala psoriasis kambuh? Ya, jika cuaca sedang cerah dan hangat, paparan sinar matahari dapat membantu meringankan gejala psoriasis.

Akan tetapi, ciri-ciri psoriasis dapat semakin memburuk apabila cuaca dingin. Pasalnya, penurunan suhu akan membuat kelembapan udara akan menurun.

Akibatnya, kulit menjadi lebih kering sehingga memunculkan gejala, seperti gatal pada kulit. 

Untuk mencegahnya, gunakan pelembap pada kulit dan menggunakan humidifier agar kelembapan udara terjaga.

5. Perubahan hormon

Walaupun penyakit psoriasis dapat dialami oleh siapa saja dalam usia berapa pun, sebuah hasil studi yang dimuat dalam BioMed Research International membuktikan bahwa risiko psoriasis paling rentan dialami wanita saat kadar hormon dalam kondisi rendah. Misalnya, pada masa pubertas dan menopause.

Pada saat wanita sedang hamil, kondisi psoriasis biasanya cenderung membaik. Namun, akan kembali memburuk setelah melahirkan.

6. Konsumsi alkohol

Sejumlah hasil penelitian membuktikan bahwa konsumsi alkohol dapat memicu riwayat penyakit psoriasis yang dimiliki, semakin memburuk, bahkan dapat menyebar ke area tubuh lainnya.

Minum alkohol juga dapat berisiko menyebabkan dehidrasi dan kekurangan vitamin, seperti vitamin A dan E. Ketika tubuh pasien psoriasis mengalami dehidrasi dan kekurangan vitamin, gejala penyakit bisa semakin memburuk.

Selain itu, alkohol juga membuat pengobatan psoriasis menjadi kurang efektif. Alkohol dapat berinteraksi dengan sejumlah obat-obatan psoriasis, seperti methotrexate, yakni obat psoriasis arthritis.

7. Kebiasaan merokok

Bahaya merokok juga dapat mengancam kondisi kesehatan seseorang yang mengalami psoriasis.

Pasalnya, kebiasaan merokok yang tak disudahi dapat membuat pengobatan psoriasis menjadi tidak efektif.

Tak hanya itu, gejala penyakit psoriasis bisa meluas ke area tubuh lainnya, seperti tangan dan kaki dan mengandung nanah, atau dikenal pula dengan psoriasis pustular.

8. Berat badan berlebih

Penelitian yang dimuat dalam JAMA Dermatology membuktikan bahwa orang yang mengalami psoriasis dan memiliki berat badan berlebih, cenderung lebih berisiko mengalami gejala psoriasis yang parah.

Kondisi ini bisa terjadi akibat sel-sel lemak berlebih yang memproduksi zat kimia penyebab peradangan, yakni sitokin, sehingga memunculkan gejala psoriasis.

9. Obat-obatan

Beberapa jenis obat-obatan tertentu dapat meningkatkan risiko penyebab psoriasis memburuk. Obat-obatan yang dimaksud, yakni:

  • Lithium, seperti biasa digunakan untuk mengobati masalah yang berhubungan dengan keadaan mental. Beberapa jenis psoriasis yang lebih rentan terhadap efek obat ini adalah psoriasis plak, psoriasis pustular, psoriasis arthritis, dan psoriasis kulit kepala atau kuku.
  • Obat antimalarial, seperti chloroquine, hydroxychloroquine, dan quinacrine.
  • Indomethacin, yakni obat resep untuk mengatasi peradangan pada kondisi arthritis.
  • Beta blockers, salah satu obat penurun tekanan darah, dapat memperparah kondisi psoriasis, terutama psoriasis vulgaris dan psoriasis pustulosa.
  • ACE inhibitors, seperti benazepril dan enalapril, untuk mengendalikan tekanan darah tinggi.
  • Terbinafine, yakni obat antijamur, dapat memperparah kondisi psoriasis, terutama psoriasis plak dan psoriasis pustular.

10. Riwayat kesehatan keluarga

Riwayat kesehatan keluarga juga berperan penting terhadap risiko penyebab psoriasis. Memiliki anggota keluarga yang mengalami psoriasis dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit yang sama.

Baca Juga

  • Bagaimana Infeksi Virus Herpes Simplex Bisa Terjadi?
  • 11 Pengobatan Mengatasi Memar yang Dapat Anda Coba Di Rumah
  • Ini Dia Cara Menghilangkan Panu yang Tepat dan Efektif

Psoriasis adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan. Kendati demikian, gejalanya dapat dikontrol sehingga keluhan tidak terlalu parah.

Pencegahan psoriasis memang sulit dilakukan. Jika gejala sudah muncul, tak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis kulit.

Dokter dapat memberikan penanganan, termasuk pengobatan, sesuai dengan kondisi psoriasis yang dialami.

Coba tanyakan dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Caranya, unduh aplikasi melalui App Store dan Google Play.

Advertisement

penyakit kulitmasalah kulitinfeksi kulitpsoriasisartritis psoriatika

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved