Mengenal Penyebab Kurap (Kadas) dan Langkah Pencegahan Penularannya

(0)
08 Apr 2019|Anita Djie
Penyebab kurap adalah jamur yang sangat mudah menularAwalnya, kadas muncul berupa benjolan atau kulit yang bersisik berwarna merah.
Kurap atau kadas adalah penyakit kulit yang sering dijumpai di Indonesia. Kadas tidak berbahaya, walau dapat menyebabkan gatal yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Parahnya lagi, kadas dapat menular ke orang-orang di sekitar penderita. Lantas, apa penyebab kadas atau yang juga sering disebut kurap ini?

Apa penyebab kurap alias kadas?

Kadas adalah infeksi pada permukaan kulit yang disebabkan oleh jamur. Melansir CDC, ada sekitar 40 spesies jamur berbeda yang dapat menyebabkan kurap. Beberapa jamur penyebab kurap adalah keluarga Trichophyton, Microsporum, dan Epidermophyton.Kadas sangat mudah menular. Menurut WHO, proses proses penularannya dapat melalui kontak erat dengan penderita, hewan yang menderita kadas, benda-benda yang dipakai penderita kadas, bahkan menginjak tanah yang memiliki jamur penyebab kadas.

Ciri-ciri dan bentuk kurap (kadas)

Pada awalnya, kadas atau kurap hanya berupa benjolan atau kulit yang bersisik dan berwarna merah. Lama kelamaan, benjolan atau kulit yang bersisik tersebut berubah menjadi lingkaran yang menonjol.Kondisi pada bagian yang menonjol biasanya berbeda-beda: ada yang kulitnya tetap mulus, ada yang bersisik, dan ada yang memiliki bintik-bintik merah. Kadas dapat muncul di berbagai bagian kulit, termasuk kulit kepala.Tak hanya gatal yang sulit ditahan. Penampakan kadas yang berupa lingkaran di kulit dengan bintik-bintik merah di tengahnya juga mengganggu penampilan.

Tips mencegah tertular jamur penyebab kurap

Kadas atau kurap adalah infeksi jamur yang mudah menular. Akan tetapi, bukan berarti kadas tidak dapat dicegah. Beberapa cara mencegah kadas yang dapat dilakukan adalah:

1. Selalu menjaga kebersihan

Anda dapat melakukannya dengan mencuci tangan secara benar menggunakan sabun serta memakai sandal di kamar mandi umum, ruang ganti baju, atau ruang loker.Kebersihan diri sendiri juga sama pentingnya. Oleh karena itu, gantilah kaos kaki dan celana dalam sehabis dipakai. Jika Anda berolahraga, bersihkan peralatan olahraga Anda dengan benar.

2. Jaga kulit tetap kering dan sejuk

Hindari keringat berlebih dengan tidak menggunakan pakaian yang tebal dalam jangka waktu yang lama, khususnya jika Anda tinggal di daerah yang panas dan lembap. Jika berkeringat banyak, segera ganti pakaian.

3. Jangan meminjamkan barang-barang pribadi

Jangan meminjamkan barang-barang pribadi, seperti handuk, sepatu, baju, dan sebagainya kepada orang lain, terutama kepada penderita kadas. Hindari meminjam barang-barang pribadi orang lain, khususnya yang dimiliki oleh penderita kadas.

4. Menghindari hewan yang terinfeksi kadas

Sebelum menyentuh hewan ataupun peliharaan, Anda harus memastikan hewan atau peliharaan terbebas dari infeksi kadas.Biasanya infeksi kadas pada hewan terlihat dari adanya bagian kulit yang tidak memiliki bulu, tetapi terkadang tanda-tanda infeksi kadas tidak terlihat. Oleh karenanya selalu konsultasikan binatang peliharaan ke dokter hewan.

5. Mengedukasi mengenai penyakit kadas

Penularan kadas yang cepat dapat diatasi dengan memberikan informasi yang benar mengenai penyakit kadas kepada orang-orang terdekat Anda, khususnya anak-anak. Anda dapat memberitahukan bagaimana karakteristik dari infeksi kadas dan penularannya.Kadas bukanlah infeksi yang mematikan, tetapi gangguan yang ditimbulkan kadas patut untuk ditanggapi secara serius. Segeralah berkonsultasi ke dokter jika kadas yang dirasakan sangat menganggu, tidak kunjung sembuh, atau bahkan makin parah.

Catatan dari SehatQ

Penyakit kurap disebabkan oleh infeksi jamur. Walau mudah menular, beberapa tips di atas bisa Anda terapkan untuk mencegah terinfeksi jamur penyebab kurap atau kadas. Selalu jaga kebersihan dan kurangi frekuensi penggunaan barang bersama dengan orang lain.Kadas yang ringan dapat diobati dengan salep anti-jamur. Namun, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala kadas yang tidak sembuh dalam dua minggu. Anda mungkin juga masih perlu memakai menggunakan salep anti-jamur selama dua sampai empat minggu untuk memastikan bahwa jamur kadas benar-benar sudah tidak ada. Hal ini menurunkan tingkat kembalinya jamur kadas.Namun untuk kasus kadas yang parah, Anda mungkin perlu mengonsumsi pil antijamur selama beberapa minggu.
penyakit kulitkudisinfeksi jamur
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ringworm-body/symptoms-causes/syc-20353780
Diakses pada 02 April 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/scabies/symptoms-causes/syc-20377378
Diakses pada 02 April 2019
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/what-you-should-know-about-ringworm
Diakses pada 02 April 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait