Penyebab Penglihatan Kabur yang Disertai Sakit Kepala

Ada beberapa kondisi medis penyebab penglihatan kabur yang diiringi sakit kepala, termasuk stroke dan kadar gula rendah
Penglihatan kabur yang disertai sakit kepala, bisa jadi bukanlah hal yang biasa

Anda mungkin sudah sering merasa sakit kepala. Namun, pernahkah Anda sakit kepala yang diiringi dengan gangguan visual, seperti penglihatan kabur atau buram?

Anda harus berhati-hati. Sebab, penglihatan kabur yang disertai dengan sakit kepala, dapat menjadi penanda suatu gangguan medis yang lebih serius, daripada yang Anda kira. Misalnya, kondisi medis yang terjadi beriringan tersebut, dapat menjadi gejala stroke, yang tidak bisa Anda hiraukan.

Penyebab penglihatan kabur yang disertai sakit kepala

Ada beberapa penyebab penglihatan kabur yang diiringi sakit kepala. Misalnya migrain, kadar gula rendah, keracunan karbon monoksida, bahkan stroke. Gangguan medis tersebut biasanya juga diiringi dengan gejala lain, yang harus Anda pahami.

  • Sakit kepala di satu sisi atau migrain

Sebagian besar dari Anda mungkin tak asing lagi dengan migrain. Kondisi migrain membuat Anda merasakan sakit kepala yang berdenyut, pada satu sisi. Saat mengalami migrain, beberapa penderitanya juga mengeluhkan penglihatan kabur.

Selain pandangan buram, orang yang mengalami migrain juga mungkin mengalami gangguan visual lain, seperti sensitif terhadap cahaya, gangguan penglihatan seolah melihat sebuah terowongan (tunnel vision), mengalami bintik buta (beberapa titik pada retina, tidak bisa menerima rangsangan cahaya), serta kehilangan pandangan selama beberapa saat.

Kondisi migrain biasanya dapat diatasi dengan obat pereda nyeri, seperti ibuprofen dan aspirin. Selain itu, obat resep dokter pun bisa menjadi pilihan, misalnya obat-obatan ergotamin dan sumatripan.

  • Stroke

Penyakit stroke tentunya menjadi momok bagi semua orang, karena dapat mengancam nyawa jika tidak mendapat penanganan yang tepat. Stroke terjadi saat adanya penyumbatan di pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otak, yang disebut stroke iskemik. Selain penyumbatan, kondisi ini juga bisa terjadi jika adanya pembuluh darah yang pecah, yang disebut stroke hemoragik.

Penglihatan kabur yang disertai dengan sakit kepala tiba-tiba, merupakan salah satu gejala dari stroke. Selain itu, penderitanya juga akan mengalami gangguan lain, seperti kelemahan pada satu sisi tubuh, kebingungan, merasa pusing, kesulitan berbicara maupun memahami ucapan orang lain, serta sulit berjalan dan mengalami gangguan keseimbangan.

Penanganan stroke akibat penyumbatan aliran darah, akan difokuskan untuk melancarkan alirah darah ke bagian otak penderita. Misalnya, melalui pemberian aspirin atau dengan injeksi tissue plasminogen activator (TPA). Tindakan pembedahan mungkin juga akan diperlukan, untuk mengangkat plak yang menyumbat pembuluh darah.

Sementara itu, penanganan stroke perdarahan akan dilakukan untuk mengendalikan perdarahan, dan melakukan usaha untuk mengurangi tekanan pada otak. Pemberian obat-obatan atau tindakan pembedahan mungkin akan dilakukan, untuk mengatasi hal tersebut.

  • Kadar gula rendah (hipoglikemia)

Selain kadar gula darah yang tinggi, kadar gula darah rendah atau hipoglikemia juga berbahaya untuk kesehatan. Kadar gula darah rendah dapat berujung pada koma, , kesulitan makan dan minum, dan kejang. Pada tingkat yang parah, hipoglikemia bisamenyebabkan kematian.

Umumnya, Anda dapat mengalami hipoglikemia apabila memiliki kadar gula darah di bawah 70 miligram per desiliter (mg/dL). Penderita kadar gula rendah dapat merasakan sakit kepala dan pusing yang disertai penglihatan kabur, karena otak kekurangan glukosa.

Selain gejala di atas, orang yang mengalami hipoglikemia juga dapat merasakan kondisi-kondisi berikut ini.

Merasa cemas, gugup, terguncang, dan kebingungan
Berkeringat atau malah merasa kedinginan
Detak jantung menjadi cepat
Kulit menjadi pucat
Linglung dan mengalami masalah koordinasi tubuh
Lemas dan kekurangan energi
Merasa lapar
Mual

Apabila merasakan gejala di atas, Anda dapat segera mengonsumsi makanan yang didominasi oleh kandungan gula atau karbohidrat. Misalnya, jus buah dan permen, yang dilanjutkan dengan nasi, sereal, roti, atau buah-buahan.

Selanjutnya, kunjungi dokter untuk mengecek kadar gula darah, khususnya bagi penderita penyakit diabetes.

  • Keracunan karbon monoksida

Karbon monoksida merupakan gas tak berwarna hasil pembakaran bahan bakar, yang sifatnya tak berbau, dan tak berasa. Karbon monoksida yang masuk ke tubuh dapat mengikat hemoglobin, dan dapat mengganggu sirkulasi oksigen ke organ serta jaringan tubuh.

Beberapa tanda-tanda umum Anda keracunan karbon monoksida yakni penglihatan kabur dan sakit kepala. Selain itu, Anda juga akan merasa pusing, tidak nyaman pada perut, muntah, nyeri dada, lemas, serta mengalami gejala seperti kondisi flu.

Penanganan darurat keracunan karbon monoksida dapat berupa pemberian oksigen 100% melalui jalan napas.

Walau sakit kepala dan penglihatan kabur terlihat sepele, namun Anda disarankan untuk waspada dengan kondisi yang beriringan tersebut. Anda dianjurkan mencari pertolongan dokter maupun tenaga kesehatan lainnya, apabila merasa sakit kepala dan penglihatan kabur, yang disertai gejala-gejala medis lain.

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/7624.php

Diakses pada 6 Agustus 2019

 

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/166815.php

Diakses pada 6 Agustus 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed