Berkonsultasi dengan dokter dapat membantu mengetahui penyebab pendengaran berkurang
Penyebab pendengaran berkurang dapat diketahui melalui pemeriksaan oleh dokter

Mengobrol dengan orang yang sudah lanjut usia memang membutuhkan kesabaran ekstra. Seringkali kita harus mengulang pembicaraan atau menambah volume suara karena mereka mengalami presbikusis atau pendengaran berkurang.

Pendengaran berkurang/tuli merupakan salah satu keluhan yang sering dialami lansia. Biasanya keluhan ini lebih dirasakan oleh orang lain yang sering berinteraksi dengan penderita.

Lebih dari 5% penduduk dunia (466 juta jiwa) mengalami pendengaran berkurang. Diprediksi pada tahun 2050 akan ada lebih dari 900 juta jiwa atau satu dari sepuluh orang yang memiliki gangguan ini.

Sepertiga dari penduduk dunia yang berusia di atas 65 tahun didapati memiliki keluhan ini dan paling banyak ditemukan di daerah selatan Asia, Asia Pasifik, dan Afrika.

Di Amerika sendiri, sepertiga penduduk berusia 65 sampai 75 tahun memiliki keluhan ini. Bahkan dikatakan satu dari dua orang di atas 75 tahun mengalami pendengaran berkurang.

Tahun 2017, Kementrian Kesehatan RI mengatakan Indonesia berada dalam posisi empat di Asia Tenggara untuk angka ketulian tertinggi.

Penyebab pendengaran berkurang

Pendengaran berkurang sendiri terbagi menjadi dua jenis berdasarkan penyebabnya.

  • Gangguan konduksi

Gangguan ini terjadi ketika ada kelainan struktur pada telinga bagian tengah atau luar. Beberapa penyebabnya yaitu:

  • Terlalu banyak kotoran telinga

Kotoran ini akan menyebabkan sumbatan pada liang telinga. Penggunaan cottonbud dapat membuat kotoran semakin masuk ke dalam liang telinga. Ketika bertumpuk, maka akan mengganggu pendengaran.

  • Adanya benda asing yang tersangkut

Benda kecil seperti kancing kecil, atau potongan kapas dari cottonbud dapat dengan mudah tersangkut di liang telinga. Kebanyakan hal ini terjadi pada anak-anak. Akan tetapi bukan tidak mungkin lansia pun mengalaminya. Serangga yang masuk dalam telinga juga dapat menyebabkan pendengaran berkurang.

  • Cairan pada telinga tengah

Kondisi ini terjadi ketika Anda mengalami infeksi telinga, flu, alergi, atau penyakit saluran napas atas lainnya. Salah satu organ yang menghubungkan telinga dan hidung yang berfungsi untuk membuang cairan akan terganggu.

  • Lubang pada gendang telinga

Ketika ada lubang pada gendang telinga, maka suara tidak dapat ditangkap dengan baik oleh gendang telinga.

  • Gangguan sensorineural

Gangguan tipe ini dapat menyebabkan penurunan pendengaran hingga tuli permanen. Penyebabnya sebagai berikut:

  • Usia

Bertambahnya usia paling sering menjadi penyebab gangguan ini dan disebut presbikusis. Presbikusis terjadi karena rusaknya sel-sel dalam telinga seiring bertambahnya usia. Gangguan ini sering diawali dengan kesulitan mendengar nada tinggi.

  • Paparan suara keras

Mendengar suara keras terus-menerus dalam waktu lama atau suara keras yang ekstrem dapat merusak sel rambut telinga telinga Anda secara permanen. Pada umumnya kondisi ini terjadi pada orang dengan lingkungan pekerjaan yang berisik.

  • Cedera Kepala

Benturan pada kepala dapat menyebabkan kerusakan pada saraf pendengaran yang mengakibatkan gangguan pendengaran.

Jika Anda atau orang terdekat Anda memiliki keluhan pendengaran berkurang, ada baiknya periksakan telinga pada dokter sebelum semakin memburuk.

Artikel Terkait

Banner Telemed