Penyebab Pendarahan Lambung yang Perlu Anda Waspadai

(0)
22 Jul 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Salah satu gejala pendarahan lambung adalah sakit perut seperti terbakarSakit perut seperti terbakar adalah gejala umum dari pendarahan lambung
Pendarahan lambung termasuk ke dalam jenis gangguan pendarahan gastrointestinal (sistem pencernaan). Pendarahan pada lambung bukan termasuk jenis penyakit, melainkan gejala dari gangguan atau penyakit yang menyebabkan terjadinya pendarahan tersebut.Penyebab pendarahan bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari gangguan ringan, gangguan kesehatan yang memerlukan rawat inap di rumah sakit, atau bahkan risiko yang mengancam jiwa. Pendarahan pada pencernaan bisa saja tidak terlihat jelas dan hanya dapat diketahui setelah dilakukan tes di laboratorium.

Gejala pendarahan pada lambung

Lambung termasuk ke dalam sistem pencernaan atas. Terjadinya pendarahan pada lambung dapat ditandai dengan:
  • Sakit perut seperti terbakar
  • Muntah darah dengan darah berwarna merah terang.
  • Muntah yang terlihat seperti bubuk kopi
  • Tinja hitam atau lengket
  • Darah hitam yang bercampur dengan tinja.
Tinja berwarna hitam pada saat pendarahan lambung terjadi dikarenakan darah telah tercemar oleh asam lambung dan kuman yang terdapat di pencernaan.Untuk memastikan penyebab terjadinya pendarahan pada saluran pencernaan bagian atas, perlu dilakukan tes endoskopi. Tes ini dilakukan dengan memasukkan instrumen yang fleksibel di mana pada ujungnya dipasang kamera. Alat tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mulut untuk melihat struktur bagian dalam saluran pencernaan atas, termasuk lambung.

Penyebab pendarahan lambung

Pendarahan yang terjadi di lambung dapat disebabkan oleh kanker atau nonkanker. Selain itu, pendarahan juga bisa disebabkan oleh terjadinya infeksi pada lambung.Infeksi lambung dapat disebabkan oleh sebuah kuman bermana Helicobacter pylori. Selain itu, infeksi juga dapat terjadi dikarenakan penggunaan obat-obat yang dapat menyebabkan pendarahan, seperti aspirin, ibuprofen, asetosal, dan lain sebagainya.Kelainan pembuluh darah dan menelan zat yang mengiritasi lambung juga bisa menjadi penyebab terjadinya pendarahan lambung. Jika Anda sebelumnya sudah menderita gangguan lambung, seperti maag atau asam lambung tinggi, maka risiko pendarahan bisa meningkat, khususnya saat mengonsumsi obat-obatan golongan antiperadangan nonsteroid.

Pendarahan lambung karena tukak lambung

Tukak lambung atau radang dinding lambung merupakan salah satu jenis penyakit yang dapat menyebabkan pendarahan lambung. Rasa sakit perut yang menusuk dan seperti terbakar merupakan gejala umum dari tukak lambung.Biasanya, rasa sakit akan terasa antara jadwal makan dan pada malam hari. Gejala radang lapisan lambung dapat berhenti saat makan atau meminum obat antasida.Rasa sakit akibat tukak lambung dapat bertahan dalam hitungan menit, bahkan hingga jam. Selain itu, tukak lambung juga bisa kambuh dan sembuh dalam beberapa hari bahkan mingguan.Kondisi ini dapat terjadi saat asam lambung yang berfungsi mencerna makanan, mengikis dan merusak lapisan lambung atau duodenum. Stres dan makanan pedas juga bisa memperburuk kondisi tukak lambung.

Cara mengobati pendarahan lambung

Untuk mengobati pendarahan pada lambung, harus diketahui penyebabnya terlebih dahulu. Jika penyebabnya peradangan dinding lambung, maka dokter akan melakukan tindakan untuk mengatasi tukak lambung tersebut sesuai penyebabnya.Untuk memastikan adanya infeksi bakteri H. Pylori, dokter akan melakukan tes pada darah, napas, dan juga feses. Endoskopi dan rontgen juga mungkin akan dilakukan.Penanganan tukak lambung dilakukan dengan pemberian obat-obatan untuk mengatasi kelebihan asam lambung serta antibiotik untuk mematikan bakter H. pylori. Apabila tukak lambung tidak kunjung sembuh, Anda mungkin harus menjalani operasi.Saat pendarahan lambung terjadi, Anda mungkin akan diberikan infus berupa obat-obatan proton pump inhibitor (PPI) untuk menekan produksi asam lambung.Setelah penyebab pendarahan diketahui, dokter akan menentukan apakah pemberian obat PPI akan diteruskan atau tidak. Semua itu tergantung volume darah yang hilang serta apakah pendarahan masih terus berlanjut setelah perawatan dan pengobatan.Jika pendarahan masih terus berlanjut, maka Anda mungkin akan membutuhkan cairan infus hingga transfusi darah. Jika Anda sebelumnya sudah pernah divonis mengalami gangguan lambung, seperti tukak lambung atau GERD, jaga kondisi lambung dengan mengikuti saran dokter.Apabila Anda mendapati tanda-tanda terjadinya pendarahan di lambung, segera hubungi dokter. Komplikasi yang terjadi akibat pendarahan lambung dapat mengakibatkan syok, anemia, hingga kematian.
pendarahantukak lambung
Fakultas Farmasi Universitas Andalas
https://ffarmasi.unand.ac.id/index.php?option=com_k2&view=item&id=127:apa-sebenarnya-penyebab-pendarahan&Itemid=344
Diakses 8 Juli 2020
Medline Plus
https://medlineplus.gov/gastrointestinalbleeding.html
https://medlineplus.gov/pepticulcer.html
Diakses 8 Juli 2020
Mayo Clinic
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gastrointestinal-bleeding/diagnosis-treatment/drc-20372732
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gastrointestinal-bleeding/symptoms-causes/syc-20372729
Diakses 8 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait