logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Ini Penyebab Pembengkakan Payudara, Tidak Selalu Berbahaya

open-summary

Penyebab payudara bengkak antara lain perubahan hormon pada masa pubertas dan menstruasi, mastitis, tumor, limfadema, efek obat-obatan, hingga kanker payudara terinflamasi. Untuk mengatasinya perlu dilakukan perawatan sesuai penyebab.


close-summary

0

27 Mei 2022

| Nenti Resna

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Pembengkakan payudara bisa disebabkan oleh fluktuasi hormon dan penyakit seperti mastitis

Pembengkakan payudara bisa disebabkan oleh fluktuasi hormon

Table of Content

  • Penyebab payudara bengkak
  • Apa yang harus dilakukan jika payudara bengkak?

Ada banyak penyebab payudara bengkak. Penyebab paling umum merupakan akibat fluktuasi hormon, tapi tidak menutup kemungkinan payudara bengkak juga disebabkan oleh kondisi medis yang lebih serius.

Advertisement

Penyebab payudara bengkak

Payudara bengkak bisa disebabkan oleh pms, mastitis, hingga tumor
Pembengkakan payudara bisa disebabkan oleh hormon hingga mastitis

Ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebab pembengkakan payudara, termasuk:

1. Pubertas

Anak perempuan yang beranjak remaja mungkin mengalami pembengkakan payudara saat pubertas dimulai. Ini adalah tanda pertama dari perubahan fisik pada proses pertumbuhan payudara. Di masa pubertas, tubuh seorang gadis akan mulai memproduksi lebih banyak hormon wanita.

Biasanya, payudara anak perempuan akan mulai tumbuh antara usia 7 dan 13 tahun. Namun sebagian anak perempuan mungkin saja mengalami pertumbuhan lebih awal atau lebih lambat dari usia tersebut.

Di masa pembentukan payudara, jaringan akan terbentuk di belakang payudara dan menyebabkan area datar di sekitar puting membesar sehingga memberikan kesan payudara membengkak atau membesar.

2. Menjelang menstruasi

Payudara juga bisa bengkak saat menjelang periode menstruasi atau PMS. Pembengkakan yang terjadi juga dapat disertai rasa nyeri tekan dan terasa berat. Biasanya, kondisi ini akan muncul selama 1-2 minggu sebelum menstruasi.

Pembengkakan payudara menjelang menstruasi dipengaruhi oleh kondisi peningkatan hormon estrogen dan sepenuhnya hal yang normal sehingga tidak perlu dikhawatirkan. Saluran payudara dan kelenjar susu dapat membesar dan menyebabkan payudara terasa membengkak, tetapi akan berangsur membaik setelah memasuki masa menstruasi.

3. Mastitis

Pembengkakan payudara juga dapat terjadi pada wanita menyusui yang mengalami infeksi akibat penyumbatan pada saluran susu atau mastitis. Kondisi ini biasanya disebabkan karena ASI yang terjebak atau menumpuk di dalam payudara.

Mastitis ditandai dengan payudara yang membengkak dan membesar, kemerahan, hangat saat disentuh dan nyeri tekan. Gejala lain yang mungkin dirasakan adalah demam, menggigil dan mungkin nyeri otot.

Mastitis yang tidak tertangani akan dapat menyebabkan komplikasi seperti munculnya kumpulan nanah pada saluran susu yang tersumbat.

Untuk mengatasi pembengkakan payudara akibat mastitis, maka sebaiknya ibu menyusui berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan antibiotik dan pengarahan medis untuk meringankan gejala yang dirasakan.

4. Limfedema

Pembengkakan payudara juga bisa disebabkan oleh limfedema. Ini adalah kondisi penumpukan cairan limfatik di jaringan yang dapat terjadi ketika ada penyumbatan pada sistem drainase limfatik, seperti misalnya kelenjar getah bening ketiak atau aksila.

5. Obat-obatan

Konsumsi kontrasepsi oral yang mengandung estrogen saat menjalani perawatan kesuburan atau dengan terapi penggantian hormon juga dapat menjadi penyebab pembengkakan payudara. Di samping itu, beberapa jenis obat lainnya seperti obat tiroid, kortikosteroid dan beberapa obat psikiatri juga dapat menyebabkan perubahan hormon secara tidak langsung, yang pada akhirnya menyebabkan pembengkakan payudara.

6. Massa payudara non-kanker

Pertumbuhan massa juga dapat menyebabkan payudara terasa atau tampak membengkak. Segera periksakan ke dokter jika Anda menemukan benjolan pada payudara yang tidak ada sebelumnya.

Lebih dari 80% massa atau bejolan yang dirasakan di payudara bukan karena kanker. Massa payudara yang paling umum dirasakan adalah kista atau tumor payudara jinak seperti fibroadenoma.

7. Kanker payudara terinflamasi

Meskipun tergolong jarang, pembengkakan payudara juga dapat menjadi gejala dari kanker payudara terinflamasi. Ini adalah jenis kanker payudara yang sangat agresif dan terjadi ketika sel-sel kanker memblokir pembuluh getah bening di kulit payudara. Hal ini dapat menyebabkan payudara menjadi bengkak, merah dan meradang.

Baca Juga: Cara Mengatasi Payudara Bengkak Ketika Menyapih

Apa yang harus dilakukan jika payudara bengkak?

Gambar wanita minum obat untuk mengobati payudara bengkak karena mastitis
Minum obat antibiotik bisa redakan pembengkakan payudara akibat infeksi

Cara mengatasi payudara bengkak akan tergantung pada penyebab pembengkakan. Berikut ini beberapa perawatan yang mungkin dilakukan pada kondisi payudara bengkak:

  • Jika kondisi ini disebabkan oleh infeksi, seperti mastitis dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk mengobatinya.
  • Jika pembengkakan disebabkan oleh perubahan hormonal berkaitan dengan siklus menstruasi, maka dokter mungkin akan meresepkan pil KB yang akan dapat meredakan pembengkakan payudara dan gejala PMS lainnya pada beberapa wanita.
  • Jika pembengkakan payudara disebabkan oleh kanker, maka dokter mungkin akan menyarankan untuk menjalani kemoterapi, terapi radiasi, pembedahan atau kombinasi perawatan tersebut. Rencana perawatan ini tergantung pada jenis, lokasi, dan stadium kanker.

Selain dengan pengobatan dokter, Anda juga bisa mengikuti beberapa tips berikut untuk mengurangi ketidaknyamanan terkait kondisi pembengkakan payudara:

  • Kenakan bra yang mendukung atau pastikan ukuran bra yang Anda kenakan pas dan terasa nyaman untuk menahan payudara agar tidak banyak bergerak.
  • Gunakan kompres panas atau kompres es yang dilapisi kain ke area payudara yang membengkak hingga 10 menit setiap kali.
  • Gunakan pereda nyeri yang dijual bebas, seperti ibuprofen serta ikuti anjuran pemakaiannya.

Baca Juga

  • Payudara Keras Bikin Khawatir, Kenali Berbagai Penyebabnya
  • Bahaya Bra Ketat yang Perlu Diwaspadai Wanita
  • Muncul Urat Biru di Payudara, Apakah Tanda Kanker?

Itulah informasi terkait penyebab pembengkakan pada wanita. Segera konsultasikan dengan dokter jika pembengkakan tidak mereda, gejala memburuk, disertai demam, atau membuat Anda merasa khawatir.

Anda juga bisa melakukan konsultasi secara online lewat fitur Chat Dokter yang ada di aplikasi kesehatan SehatQ. Unduh gratis di App Store dan Google Play.

Advertisement

kanker payudarapubertasmastitistumor jinak payudarapayudara

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved