logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Penyakit

Berbagai Faktor Penyebab Palpitasi Jantung, Apakah Bahaya?

open-summary

Faktor penyebab palpitasi jantung meliputi gaya hidup tidak sehat, jenis obat yang dikonsumsi, faktor psikologis, hingga kondisi kesehatan tertentu. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya.


close-summary

Ditinjau secara medis oleh dr. Reni Utari

27 Mar 2023

penyebab palpitasi jantung

Ketahui apa saja penyebab dan faktor pemicu palpitasi jantung

Table of Content

  • Berbagai faktor penyebab palpitasi jantung
  • Cara mengatasi palpitasi jantung

Palpitasi jantung atau akrab dikenal dengan jantung berdebar kencang sebenarnya tidak selalu disebabkan oleh penyakit jantung. Nyatanya, banyak penyebab palpitasi jantung bisa sembuh dengan sendirinya, tanpa pengobatan khusus.

Advertisement

Agar tidak keburu panik, kamu perlu tahu beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyebab palpitasi jantung, sehingga tahu cara mengatasinya dengan benar.

Sebab, masalah psikologi juga bisa menyebabkan hal ini. Simak berbagai penyebab dan cara mengatasi palpitasi jantung dalam artikel ini.

Berbagai faktor penyebab palpitasi jantung

Palpitasi jantung menyebabkan seseorang mengalami jantung seperti mengentak, berpacu, atau berdegup kencang. Penyebab jantung berdebar sangat beragam, mulai dari kelelahan hingga penyakit jantung.

Dalam satu studi, memperkirakan bahwa sekitar 16% orang pergi ke dokter karena kondisi palpitasi jantung. Padahal, jantung berdebar adalah kondisi yang umum terjadi dan biasanya tak perlu terlalu dikhawatirkan.

Ini dia beberapa hal yang dapat menyebabkan kamu mengalami palpitasi jantung:

1. Gaya hidup

Gaya hidup tidak sehat dapat memicu palpitasi jantung. Sejumlah kemungkinan faktor penyebab yang meningkatkan risiko palpitasi meliputi:

  • Olahraga berat
  • Kurang tidur
  • Minum minuman berkafein atau alkohol berlebihan
  • Merokok
  • Pola makan tidak sehat
  • Konsumsi obat-obatan terlarang

Palpitasi jantung yang disebabkan oleh pola hidup tidak sehat biasanya hilang dengan sendirinya.

2. Kondisi emosional atau psikologis

Kondisi emosional tertentu juga bisa menjadi faktor penyebab palpitasi jantung.

Misalnya, saat merasakan perasaan gembira berlebihan, terkejut, gugup, atau stres membuat detak jantung akan meningkat sehingga kamu merasa jantung berdebar kencang.

Tak hanya itu palpitasi jantung juga sering disebabkan oleh masalah psikologis, seperti rasa takut berlebihan, gangguan kecemasan, atau serangan panik.

3. Perubahan hormon

Selanjutnya, faktor penyebab palpitasi adalah perubahan hormon. Kondisi ini biasanya terjadi ketika masa menstruasi, kehamilan, atau menopause. Palpitasi yang terjadi karena perubahan hormon biasanya hanya berlangsung sementara dan tidak perlu dikhawatirkan.

4. Pengobatan tertentu

Palpitasi jantung juga dapat disebabkan oleh beberapa jenis obat-obatan tertentu, seperti inhaler, antihistamin, antibiotik, atau obat antidepresan.

Biasanya, palpitasi jantung akibat konsumsi obat muncul tidak lama setelah mengonsumsinya.

Sebaiknya, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter apabila jantung berdebar sangat mengganggu.

Jangan berhenti mengonsumsi obat yang diresepkan sebelum mendapatkan persetujuan dari dokter. Dokter mungkin akan mengganti obat atau menurunkan dosis.

5. Masalah jantung

Palpitasi jantung bisa disebabkan oleh penyakit jantung. Biasanya, palpitasi menjadi gejala meliputi:

Cara mengatasi palpitasi akibat gangguan jantung lainnya akan menyesuaikan dengan penyebabnya.

Beberapa kondisi gangguan jantung tersebut bisa menjadi serius dan memerlukan perawatan medis khusus. Baik dengan pengobatan, perubahan gaya hidup, atau pembedahan.

6. Kondisi medis lainnya

Beberapa kondisi medis lainnya yang menjadi faktor penyebab palpitasi jantung, seperti:

Untuk mengatasinya, dokter akan menyesuaikan pengobatan yang diberikan dengan penyebab yang mendasarinya.

Apabila kondisi tersebut dapat ditangani, maka palpitasi seharusnya juga bisa diatasi.

Baca Juga

  • Virologi, Cabang Ilmu Biologi yang meneliti Virus
  • Ini Cara Menjaga Kesehatan Mental Setelah Didiagnosis Serangan Jantung
  • Penyakit Kolera: Apa Penyebabnya?

Cara mengatasi palpitasi jantung

Mungkin kamu bertanya-tanya apakah palpitasi jantung berbahaya? Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jantung berdebar biasanya tidak berbahaya.

Namun, kamu memang perlu berkonsultasi ke dokter kalau berkali-kali muncul disertai ciri-ciri penyakit jantung lainnya.

Perawatan palpitasi berbeda-beda tergantung penyebabnya. Bahkan, kamu mungkin tidak perlu mendapatkan pengobatan apa pun, karena bisa hilang dengan sendirinya.

Namun, kamu bisa melakukan cara mengatasi jantung berdebar kencang atau gejala palpitasi jantung yang tidak disebabkan oleh kondisi medis:

1. Mengelola stres dan kecemasan

Untuk mengatasi palpitasi jantung akibat masalah emosional atau psikologis, kamu bisa mencoba melakukan teknik latihan yang dapat membantu menenangkan pikiran dan perasaan.

Contohnya, melakukan latihan pernapasan, yoga, meditasi, atau tai chi. Kalau diperlukan, konsultasikan dengan dokter mengenai obat untuk mengatasi kecemasan.

2. Menjalani gaya hidup sehat

Ubah rutinitas untuk menjaga kesehatan jantung dan membantu mengatasi palpitasi jantung.

Caranya, dengan melakukan olahraga yang baik untuk jantung, berhenti merokok, melakukan diet jantung, seperti mengubah pola makan sehat, dan sebagainya.

Dalam mengubah pola makan sehat, kamu bisa mengurangi makanan dan minuman tinggi gula, mengonsumsi buah dan sayuran, mengurangi asupan garam, dan lain-lainnya.

3. Menghindari zat stimulan

Walaupun sulit, cobalah untuk mengurangi asupan kafein harian sebagai cara mengatasi palpitasi jantung. Pasalnya, kafein dapat meningkatkan detak jantung normal, sehingga jantung berdebar.

Jangan mengonsumsi obat-obatan terlarang dan periksa kembali apakah pengobatan yang rutin kamu konsumsi bisa menyebabkan palpitasi jantung.

Tanyakan kepada dokter apakah kamu bisa mengganti jenis obat tersebut atau tidak, kalau merasa tidak nyaman.

Jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, agar masalah pada jantung seperti palpitasi bisa terdeketsi dan mendapatkan perawatan sedini mungkin.

Konsultasikan lebih lanjut mengenai macam-macam faktor penyebab palpitasi jantung, di Klinik Online Spesialis Jantung melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

penyakitpenyakit jantungjantung berdebar

Ditulis oleh Nenti Resna

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved