Penyebab nyeri otot saat olahraga bisa disebabkan karena adanya otot yang robek
Nyeri otot saat berolahraga dapat terjadi karena otot Anda belum terbiasa dengan rutinitas latihan

Memulai rutinitas berolahraga memang bukanlah hal yang mudah. Tidak hanya berat untuk mulai meluangkan waktu, berusaha untuk komitmen saat otot-otot terasa nyeri dan pegal saat beradaptasi dengan pola latihan kerap sulit untuk dilakukan.

Faktanya, kebanyakan dari mereka yang mengalami nyeri otot di awal rutinitas olahraga akan menyerah dan memilih untuk mengistirahatkan tubuh hingga olahraga kembali menjadi wacana. Lalu, apakah nyeri otot di awal rutinitas olahraga itu berbahaya? 

Nyeri Otot Saat Olahraga

Sakit dan nyeri otot saat olahraga sebenarnya merupakan hal yang umum terjadi, terutama bila Anda termasuk orang yang jarang melakukan aktivitas fisik. Karena jarang dilatih dan digunakan, otot dapat mengalami stres fisik saat Anda memulai kebiasaan berolahraga.

Nyeri otot umumnya akan muncul dalam waktu 24 hingga 48 jam setelah berolahraga. Rasa nyeri muncul karena aktivitas fisik yang dilakukan memberikan tekanan berlebih pada otot.

Selain itu, nyeri otot dan nyeri setelah berolahraga juga dapat terjadi akibat adanya robekan kecil mikroskopis pada jaringan otot. Robeknya otot ini dapat dikategorikan sebagai cedera ringan akibat dari regangan otot ringan pada serabut otot. Meski begitu, kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan merupakan bagian dari penyesuaian tubuh terhadap kebiasaan baru Anda.

Fase yang Umum Terjadi

Nyeri atau sakit otot di awal latihan merupakan suatu hal yang biasa dan lumrah terjadi. Bahkan para binarawan juga merasakannya saat sedang berlatih membentuk dan membesarkan otot mereka.

Rasa sakit dan tidak nyaman pada otot hanyalah gejala akibat Anda menggunakan dan memberikan tekanan pada otot-otot yang nantinya akan mengarah pada adaptasi sehingga dapat memperkuat kerjanya.

Namun, mengingat fase adaptasi ini terkadang cukup sulit untuk dilalui sebagian orang, dibutuhkan instruktur atau pemandu untuk meyakinkan dan memberikan penjelasan mengenai apa yang sedang dialami.

Mengatasi Nyeri Otot Setelah Olahraga

Pada dasarnya, para ahli fisiologi olahraga dan pelatih atletik belum menemukan obat mujarab untuk nyeri otot setelah berolahraga. Akan tetapi, ada beberapa perawatan yang dapat dilakukan guna mengurangi atau meredakan nyeri otot, di antaranya:

  • Beristirahat yang cukup
  • Meminum obat pereda nyeri.
  • Makan makanan yang kaya antioksidan. Buah seperti semangka mengandung asam amino yang dipercaya dapat membantu meredakan nyeri otot.
  • Berendam di air dingin. Berendam atau mandi dengan air dingin dipercaya dapat membantu meredakan nyeri otot.
  • Kompres bagian otot yang nyeri dengan air hangat untuk melancarkan peredaran darah dan mengendurkan otot-otot yang terasa kencang.
  • Melakukan gerakan peregangan atau olahraga ringan untuk menjaga otot tubuh tetap aktif. Hal ini penting, khususnya bagi Anda yang ingin membangun atau membesarkan otot.
  • Melakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan-jalan kecil atau berenang jika Anda merasa masih belum sanggup untuk menggunakan otot dengan lebih keras.

Meski sedang merasakan nyeri otot, Anda tetap tidak dianjurkan untuk membiarkan otot Anda tidak digunakan sama sekali. Berikan waktu untuk istirahat dengan aktivitas yang ringan dan tidak boleh terus memaksakan otot untuk terus melakukan aktivitas berat. 

Pasalnya, untuk membangun otot, dibutuhkan waktu pemulihan setelah latihan yang menyebabkan otot terasa sakit. Inilah sebabnya mengapa para atlet sering melakukan cross-train dan mengubah rutinitas mereka untuk terus menantang dan mengembangkan kekuatan otot mereka.

Perbedaan Nyeri Otot Karena Cedera dan Nyeri Otot Akibat Latihan

Penting pula bagi Anda untuk mengenali perbedaan gejala pada otot yang sakit akibat latihan dan nyeri otot akibat cedera. Rasa sakit yang muncul sebagai cedera biasanya akan menghambat Anda dalam melakukan aktivitas harian yang sederhana. Berbeda dengan rasa nyeri biasa yang relatif tidak menghambat aktivitas sehari-hari.

Rasa sakit di otot ini memang kerap mengganggu dan menghambat sebagian orang yang ingin memulai rutinitas berolahraga. Tetapi, banyak pula yang menikmati fase menyakitkan ini karena menganggap bahwa rasa sakit merupakan tanda bahwa ia benar-benar sedang melatih otot yang akan segera terbentuk sebagaimana ia inginkan.

WebMD. https://www.webmd.com/fitness-exercise/features/sore-muscles-keep-exercising
Diakses pada Oktober 2018

Healthline. https://www.healthline.com/health/fitness-exercise/sore-muscles#6
Diakses pada 14 Maret 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/fitness/quick-fixes-for-sore-muscles.aspx
Diakses pada 14 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed