Durasi tidur yang kurang dapat menyebabkan ngantuk di pagi hari
Durasi tidur yang kurang merupakan salah satu penyebab ngantuk di pagi hari. Bila tak bisa dikendalikan, Anda harus waspada gangguan narkolepsi.

Ekspektasi Anda ketika bangun di pagi hari adalah merasa lebih segar dan berenergi, tetapi hari ini berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Pagi ini, Anda bangun dengan rasa kantuk dan lelah yang membuat tubuh Anda ingin terus berbaring di tempat tidur.

Penyebab ngantuk di pagi hari yang diiringi dengan rasa lelah merupakan misteri yang harus dipecahkan untuk kehidupan yang lebih baik. Apa penyebab ngantuk di pagi hari yang Anda alami?

[[artikel-terkait]]

Penyebab ngantuk di pagi hari

1. Tidur dengan rasa lapar

Tidur dalam keadaan lapar dapat menjadi salah satu penyebab ngantuk di pagi hari yang dirasakan. Konsumsi makanan yang manis sebelum tidur dapat mengurangi rasa kantuk yang dirasakan saat pagi harinya.

Konsumsi makanan manis sebelum tidur dapat meningkatkan kadar gula darah dan aktivitas saraf di otak yang membantu Anda untuk tertidur di malam hari.

2. Durasi tidur yang kurang

Durasi tidur yang tidak cukup dapat menjadi penyebab ngantuk di pagi hari. Mendapatkan jam tidur yang cukup sangat penting untuk aktivitas sehari-hari yang akan dilakukan pada keesokan harinya. Anda perlu tidur selama 6-8 jam setiap malamnya.

Kurang tidur tidak hanya menjadi penyebab ngantuk di pagi hari, tetapi juga penyebab kesulitan untuk fokus dan mengikuti percakapan bersama orang lain. Anda juga lebih cenderung fokus ke memori dan perasaan negatif, serta dapat mengingat hal yang sebenarnya tidak terjadi.

Jangan biasakan untuk tidur kurang dari durasi yang seharusnya, karena kurang tidur yang berkepanjangan dapat mengganggu kemampuan membuat keputusan, halusinasi visual, dan bahkan meningkatkan risiko Anda terkena penyakit kanker, depresi, dan sebagainya.

3. Senyawa kimia dalam tubuh

Senyawa kimia yang bernama adenosin merupakan salah satu senyawa kimia yang aktif saat Anda tidur. Adenosin digunakan dalam jumlah yang banyak saat Anda berada dalam fase REM atau fase bermimpi.

Fase REM dialami beberapa jam sebelum Anda bangun di pagi hari. Saat Anda bangun, tumpukan adenosin yang digunakan sebelumnya dapat menjadi penyebab ngantuk di pagi hari yang Anda alami.  

4. Menekan tombol snooze alarm

Saat jari Anda menekan tombol snooze, Anda tidak akan mendapatkan tidur yang memuaskan lagi setelahnya. Menekan tombol snooze alarm dapat menjadi salah satu penyebab ngantuk di pagi hari.

Alarm pertama membangunkan Anda dari tidur lelap dan saat Anda memutuskan untuk tidur kembali, maka tidur yang dirasakan tidak akan selelap yang sebelumnya. Penekanan tombol snooze secara berulang akan makin memperparah rasa kantuk yang dirasakan.

Selain mengganggu proses tidur yang lelap, menekan tombol snooze dapat mengacaukan sinyal kapan Anda harus bangun dan tidur.

5. Konsumsi alkohol

Apakah Anda meminum alkohol sebelum tidur? Jika ya, hal itulah yang menjadi penyebab ngantuk di pagi hari! Anda dapat tertidur lebih cepat dengan alkohol, tetapi alkohol sebenarnya mengganggu kualitas tidur Anda.

Anda dapat terbangun lebih awal sebelum tubuh sudah mendapatkan istirahat yang cukup. Alkohol menghambat tidur saat fase REM yang memberikan efek perbaikan pada tubuh dan mengacaukan aktivitas gelombang alfa dan delta yang berperan dalam pembentukan memori.

Hati-hati dengan narkolepsi!

Anda harus waspada dengan rasa kantuk yang menyergap di pagi atau siang hari. Berhati-hatilah dengan rasa kantuk yang tidak bisa ditahan atau dikendalikan di pagi atau siang hari!

Terutama jika rasa kantuk tersebut terjadi secara terus-menerus dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Anda mungkin mengalami gangguan narkolepsi yang membuat Anda mengalami rasa kantuk yang tidak tertahankan.

Apa saja gejala narkolepsi?

Selain menjadi penyebab rasa kantuk di pagi hari dan siang hari yang berlebih serta tidak bisa dikendalikan sampai menganggu aktivitas sehari-hari,  narkolepsi juga dapat menyebabkan:

  • Kelumpuhan saat tidur (sleep paralysis)

    Gejala ini muncul saat penderita tidur dan dicirikan dengan ketidakmampuan penderita untuk bergerak atau berbicara saat sedang berusaha untuk tertidur atau ketika ingin bangun. Kondisi ini hanya berlangsung sementara dan berlangsung dari beberapa detik hingga menit.
  • Katapleksi

    Katapleksi merupakan kondisi saat kekuatan otot menghilang yang memicu rasa lelah dan ketidakmampuan untuk mengendalikan otot-otot tubuh secara sadar.

    Biasanya kondisi ini ditandai dengan kesulitan untuk menggerakkan anggota tubuh ataupun berbicara yang umumnya dipicu oleh emosi yang intens, seperti rasa marah, terkejut, dan sebagainya.
  • Halusinasi

    Halusinasi bisa saja muncul ketika ingin mencoba untuk terlelap ataupun saat penderita ingin mencoba untuk terbangun.

Bila Anda mengalami gejala-gejala narkolepsi dia atas, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

National Sleep Foundation. https://www.sleepfoundation.org/articles/how-alcohol-affects-quality-and-quantity-sleep
Diakses pada pada 09 Mei 2019

National Sleep Foundation. https://www.sleepfoundation.org/articles/narcolepsy
Diakses pada 04 Juni 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/fighting-fear/201809/never-hit-the-snooze-button
Diakses pada 09 Mei 2019

Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/your-brain-food/201705/4-reasons-why-you-can-wake-feeling-tired
Diakses pada 09 Mei 2019

WebMD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/guide/narcolepsy#1
Diakses pada 16 Juli 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed