Berbagai Penyebab Muntah Kuning saat Hamil yang Perlu Diwaspadai


Muntah kuning saat hamil dapat disebabkan oleh perut yang kosong, naiknya asam lambung, hingga radang usus buntu.

0,0
01 Oct 2021|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Muntah kuning saat hamilMuntah kuning saat hamil dapat disebabkan oleh beberapa kondisi medis.
Wajar jika ibu hamil sering muntah-muntah saat mengalami mual atau morning sickness. Akan tetapi, kalau muntah yang keluar warnanya kuning, bisa jadi ada beberapa kondisi medis yang jadi penyebabnya.Supaya tidak penasaran, simaklah berbagai penyebab muntah kuning saat hamil dan cara mengatasinya berikut ini.

7 penyebab muntah kuning saat hamil

Selain bisa membuat khawatir, muntah cairan kuning saat hamil dapat meninggalkan rasa pahit di lidah. Kondisi ini berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari.Untuk mengetahui cara mengatasinya, pahami dulu berbagai penyebab ibu hamil muntah cairan kuning pahit di bawah ini.

1. Perut ibu sedang kosong

Terkadang, muntah cairan kuning saat hamil dapat muncul karena perut masih kosong. Hal ini biasanya dapat terjadi di pagi hari ketika Anda baru bangun tidur dan belum ada makanan yang masuk ke dalam perut.Di dalam lambung terdapat cairan yang mengandung enzim untuk membantu proses pencernaan makanan. Cairan tersebut dapat berwarna kuning atau kehijauan.Jika Anda muntah saat perut masih kosong, maka cairan itulah yang dapat keluar dari mulut.

2. Refluks cairan empedu

Refluks empedu juga bisa menjadi pemicu muntah kuning saat hamil. Kondisi ini terjadi saat cairan empedu (cairan yang diproduksi di dalam organ hati) naik ke lambung atau tabung yang menghubungkan mulut dan lambung (esofagus).Salah satu gejala paling umum dari refluks cairan empedu adalah muntah berwarna kuning atau kehijauan. Tidak hanya itu, kondisi medis ini pun bisa mengundang rasa mual, penurunan berat badan, hingga rasa nyeri di bagian atas perut.

3. Hormon kehamilan

Meningkatnya hormon kehamilan di dalam tubuh ibu hamil diyakini bisa mengundang muntah berwarna kuning.Pada trimester pertama, hormon kehamilan seperti estrogen dan progesteron dapat meningkat. Selain itu, hormon human chorionic gonadotropin (hCG) juga melonjak.Peningkatan berbagai hormon ini bisa menyebabkan ibu hamil dapat sering muntah-muntah di pagi hari saat perutnya masih kosong. Alhasil, muntah kuning bisa keluar.

4. Refluks asam lambung

Naiknya asam lambung ternyata juga dapat menyebabkan ibu hamil memuntahkan cairan kuning. Kondisi medis ini ditandai dengan naiknya asam lambung ke esofagus atau kerongkongan.Refluks asam lambung umumnya terjadi akibat otot sfingter esofagus bagian bawah melemah. Gejalanya beragam, mulai dari nyeri dada, sulit menelan, hingga nyeri ulu hati.

5. Radang usus buntu

Radang usus buntu juga bisa menjadi biang keladi di balik munculnya muntah cairan kuning saat hamil.Usus buntu adalah organ berbentuk tabung kecil yang menempel pada usus besar. Jika organ ini meradang, ini adalah kondisi medis serius yang perlu ditangani.Gejala radang usus buntu cukup beragam, seperti munculnya rasa nyeri di perut kanan bagian bawah, rasa nyeri di pusar yang menjalar hingga perut bagian kanan, mual, muntah-muntah, hingga turunnya nafsu makan.

6. Penyumbatan di usus

Penyumbatan di usus atau obstruksi usus juga dipercaya bisa menyebabkan muntah kuning saat hamil. Kondisi ini terjadi saat usus halus dan usus besar tersumbat. Sumbatan tersebut dapat bersifat parsial (sebagian) atau total.Kondisi ini bisa mengakibatkan makanan, cairan, dan asam lambung menumpuk di lokasi penyumbatan dan kembali ke lambung sehingga bisa menyebabkan ibu hamil muntah-muntah.Dilansir dari Healthline, penyumbatan di usus juga bisa menyebabkan muntah berwarna kuning atau kehijauan.

7. Obat-obatan tertentu

Dikutip dari Web MD, keberadaan cairan empedu berwarna kuning di dalam muntah juga bisa disebabkan oleh beberapa obat tertentu, misalnya antihistamin, obat pereda nyeri, obat penenang, hingga antidepresan.

Cara mengatasi muntah kuning saat hamil

Cara mengatasi muntah cairan kuning saat hamil akan didasari oleh kondisi medis yang menyebabkannya.Akan tetapi, jika muntah kuning terjadi akibat perut masih kosong atau mual-mual, maka beberapa cara di bawah ini dapat Anda coba.
  • Makan dalam porsi kecil

Usahakan untuk mengonsumsi makanan ringan sebelum tidur atau setelah bangun tidur di pagi hari. Adanya makanan di dalam lambung dapat mencegah muntah-muntah di pagi hari.Camilan sehat yang mengandung protein dan karbohidrat, seperti kacang almond, dapat menjadi pilihan tepat.
  • Makan yang teratur

Untuk mencegah munculnya muntah kuning, ibu hamil disarankan untuk makan secara teratur. Sebab, perasaan mual dapat terasa semakin parah jika tidak makan selama 2-3 jam.Maka dari itu, cobalah makan yang teratur dengan porsi yang kecil. Hal ini diharapkan dapat mencegah mual-mual dan muntah kuning.
  • Hindari makanan pedas

Tahan dulu keinginan untuk mengonsumsi makanan yang pedas selama Anda mengalami muntah-muntah. Sebab, makanan pedas dipercaya bisa memperparah perasaan mual dan mengundang muntah.
  • Istirahat yang cukup

Mual dan muntah dapat terjadi jika ibu hamil merasa lelah. Itulah sebabnya Anda disarankan untuk selalu istirahat yang cukup.

Kapan harus ke dokter?

Jika berbagai gejala di bawah ini terjadi, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter.
  • Warna urine gelap
  • Tidak bisa buang air kecil
  • Sakit kepala parah
  • Demam
  • Sesak napas
  • Pusing dan merasa kebingungan
  • Rasa nyeri atau kram di perut yang parah
  • Muntah darah
  • Otot-otot melemah
  • Gangguan penglihatan
  • Perdarahan vagina.
Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kehamilan, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
menjaga kehamilankehamilanmuntah
ACOG. https://www.acog.org/womens-health/faqs/morning-sickness-nausea-and-vomiting-of-pregnancy#:~:text=Nausea%20and%20vomiting%20of%20pregnancy%20is%20a%20common%20condition.,about%20your%20normal%20everyday%20activities.
Diakses pada 16 September 2021
Baby Center. https://www.babycenter.com.au/x25020009/im-pregnant-why-am-i-vomiting-bitter-yellow-liquid
Diakses pada 16 September 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bile-reflux/symptoms-causes/syc-20370115
Diakses pada 16 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/throwing-up-yellow-pregnant#causes
Diakses pada 16 September 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/146619#causes
Diakses pada 16 September 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/symptoms-causes/syc-20361940
Diakses pada 16 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/green-vomit#orange-vomit
Diakses pada 16 September 2021
My Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/8095-appendicitis#:~:text=The%20appendix%20is%20a%20small,to%20remove%20the%20failing%20appendix.
Diakses pada 16 September 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/appendicitis/symptoms-causes/syc-20369543
Diakses pada 16 September 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/intestinal-obstruction
Diakses pada 16 September 2021
Web MD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/what-to-know-about-yellow-bile
Diakses pada 16 September 2021
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait