8 Penyebab Mood Swing dan Cara Mengatasinya

Mendadak merasa sedih bisa terjadi saat mengalami mood swing
Mood swing bisa membuat Anda tiba-tiba merasa sedih

Setiap orang pasti pernah mengalami mood swing, dan ini normal. Ada saatnya kita merasa senang dan bahagia, lalu ada saatnya kita merasa sedih.

Tapi pada beberapa orang, perubahan suasana hati ini dapat berlangsung lebih sering dan ekstrem. Akibatnya, fungsi kehidupan sehari-hari bisa terganggu.

Apa itu mood swing?

Mood swing adalah perubahan suasana hati yang berlangsung cepat. Kondisi ini dapat timbul sebagai reaksi dari hal-hal di sekitar Anda, misalnya karena masalah pekerjaan. Tapi seseorang juga bisa mengalaminya tanpa sebab yang jelas.  

Hal yang wajar jika Anda sesekali mengalami mood swing. Namun apabila perubahan suasana hati ini terjadi cukup sering dan sangat intens sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari, ini bisa menjadi tanda adanya kondisi medis tertentu.

Apa saja penyebab mood swing?

Berikut adalah beberapa penyakit dan kondisi medis yang dapat menyebabkan seseorang mudah mengalami mood swing:

  • Penyakit kronis

Penyakit kronis yang memengaruhi otak, seperti demensia dan stroke, dapat berdampak pada suasana hati seseorang. Sebagai akibatnya, mereka yang memiliki penyakit ini mudah untuk mengalami untuk mood swing.

  • Gangguan bipolar

Perubahan suasana hati yang dialami oleh orang dengan gangguan bipolar cenderung lebih intens dan lama. Penderita bisa merasa sangat bahagia selama berhari-hari atau berminggu-minggu, yang disebut fase mania.

Setelah fase mania tersebut berakhir, penderita dapat merasa sangat sedih hingga didera putus asa.

  • Gangguan kepribadian ambang (borderline personality disorder)

Salah satu ciri dari gangguan kepribadian ambang adalah perubahan suasana hati yang tiba-tiba sekaligus intens. Namun tingkat keparahannya tidak seekstrem pada gangguan bipolar.

  • Atttention deficit hyperactivity disorder (ADHD)

Selain rentan mengalami mood swing, orang dengan ADHD juga bisa mudah marah, impulsif, dan sulit untuk konsentrasi.

  • Pola makan yang buruk

Kekurangan nutrisi penting dalam pola makan Anda atau progam diet yang membatasi jumlah makanan, juga dapat menyebabkan mood swing. Kenapa?

Pasalnya, pola makan yang buruk dapat memengaruhi kadar gula darah serta memicu malnutrisi. Akibatnya, suasana hati Anda lebih mudah kacau.

  • Gangguan pencernaan

Para peneliti melihat bahwa ada hubungan antara mood swing dan penyakit Celiac serta radang usus. Kedua penyakit ini juga telah lama dikaitkan dengan gangguan mental, seperti depresi.

  • Perubahan hormon

Perubahan hormon yang terjadi saat PMS, kehamilan, dan menopause dapat membuat orang mudah mengalami mood swing.

  • Obat-obatan

Beberapa obat untuk menangani gangguan mental juga dapat memicu mood swing. Tapi hal ini terkadang menandakan bahwa pasien mengalami salah diagnosis dan butuh kembali memeriksakan diri ke dokter.   

Cara mengatasi mood swing

Jika frekuensi mood swing yang Anda alami hanya sesekali dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, Anda bisa mengatasinya sendiri dengan mudah tanpa perlu ke dokter. Ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan:

  • Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang

Cobalah untuk lebih peduli lagi dengan apa yang Anda konsumsi sehari-hari. Makanan yang minim nutrisi akan membuat Anda lebih mudah mengalami mood swing.

Jadi usahakan untuk memperbanyak asupan sayur dan buah segar agar kesehatan Anda terjaga serta emosi Anda lebih stabil.

  • Tidur dengan durasi yang cukup

Kurang tidur bisa membuat orang mudah tersinggung dan sulit konsentrasi. Karean itu, Anda perlu mengusahakan agar tidur malam Anda cukup, yakni tujuh hingga delapan jam.

  • Rutin berolahraga

Jika ingin mood Anda lebih baik, pastikan untuk berolahraga secara teratur. Latihan fisik ini sebaknya Anda lakukan minimal 30 menit per hari.

Anda bisa mulai berolahraga ringan, seperti berjalan kaki atau jogging. Kemudian intensitas olahraga bisa Anda tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi.

  • Melakukan teknik relaksasi

Contoh teknik relaksasi yang dapat Anda lakukan, antara lain latihan pernapasan dalam (deep breathing), meditasi, dan yoga.

  • Melakukan hobi

Anda bisa mengurangi mood swing dengan memperbanyak aktivitas yang positif dan menyenangkan. Misalnnya jika Anda senang main musik, lakukanlah lebih sering lagi.

  • Berbicara dengan orang-orang terdekat

Kadang, mood yang buruk bisa menghilang begitu saja ketika Anda sudah bercerita dengan keluarga atau teman dekat. Anda juga dapat berbicara pada ahli profesional, untuk meredakan mood swing. Contohnya, psikolog atau terapis.

Mengalami mood swing sesekali itu normal. Tapi jika perubahan suasana hati ini berlangsung sering dan telah memengaruhi kehidupan sehari-hari, Anda perlu mempertimbangkan untuk mencari bantuan profesional.

Seorang ahli kejiwaan seperti psikolog dapat membantu mendiagnosis penyebab dan merekomendasikan pengobatan yang tepat. Dengan ini, frekuensi mood swing Anda bisa berkurang.

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/what-are-mood-swings-1067178
Diakses pada 23 Maret 2020

WebMD. https://www.webmd.com/bipolar-disorder/are-my-mood-swings-normal#1
Diakses pada 23 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/rapid-mood-swings
Diakses pada 23 Maret 2020

Artikel Terkait