4 Penyebab Miss V Berdenyut yang Perlu Anda Ketahui

(0)
27 Jan 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Penyebab miss V berdenyut bisa terjadi akibat spasme ototDisfungsi dasar panggul bisa menjadi penyebab miss V berdenyut
Pernah mengalami Miss V berdenyut? Sensasi bergetar di dalam atau di sekitar vagina ini dapat dialami oleh sebagian wanita. Intensitas dan tingkat keparahannya pun yang beragam. Terkadang, vagina yang berdenyut ini dapat disertai dengan rasa nyeri.Meski kelihatannya berbahaya, masalah vagina berdenyut tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Supaya Anda lebih memahami masalah ini, mari kita kenali beberapa penyebab Miss V berdenyut yang umumnya terjadi.

Penyebab Miss V berdenyut

Berikut adalah sejumlah penyebab Miss V berdenyut yang mungkin pernah Anda alami.
  • Spasme otot

Spasme otot bisa memerngaruhi vagina
Spasme otot adalah kontraksi pada satu otot atau lebih secara tiba-tiba, termasuk otot vagina yang dapat menyebabkan sensasi bergetar atau berdenyut. Tak jarang, kondisi ini dapat membuat Anda merasa tidak nyaman, kram, atau nyeri.Ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya spasme otot, yakni stres, kecemasan, kelelahan, kekurangan nutrisi, mengonsumsi kafein atau alkohol, ataupun efek samping obat-obatan tertentu. Selain itu, kondisi ini juga bisa menjadi gejala dari masalah neurologis yang mendasarinya.
  • Disfungsi dasar panggul

Disfungsi dasar panggul terjadi saat kendali otot-otot dasar panggul menurun sehingga otot menjadi sangat lemah atau kencang. Padahal otot tersebut menopang rahim dan mengelilingi vagina. Akibatnya, masalah ini dapat menimbulkan gejala berupa kejang otot yang memicu Miss V berdenyut. Beberapa gejala lain yang bisa Anda alami, yaitu sering buang air kecil, nyeri saat buang air kecil atau besar, pengosongan kandung kemih yang tidak sempurna, nyeri di area kemaluan dan punggung bawah, serta terasa sakit saat berhubungan seksual.Disfungsi dasar panggul dapat terjadi akibat mengejan terlalu keras, persalinan, menopause, obesitas, hingga penuaan. Bagi Anda yang memiliki salah satu faktor tersebut, sebaiknya Anda selalu berhati-hati.
  • Vaginismus

Vaginismus bisa meyulitkan penetrasi
Vaginismus merupakan salah satu gangguan yang biasa terjadi pada wanita. Kondisi ini terjadi saat otot levator ani yang mengelilingi sepertiga bagian bawah Miss V mengencang dengan sendirinya saat akan melakukan penetrasi sehingga dapat menimbulkan denyutan.Sejumlah gejala vaginismus lainnya yang bisa Anda alami, di antaranya nyeri saat berhubungan intim dan sulit atau bahkan tidak mampu melakukan penetrasi. Meski tidak diketahui penyebab pastinya, vaginismus kerap dikaitkan dengan kecemasan, takut, trauma psikis, dan masalah lainnya.
  • Parestesia

Parestesia adalah sensasi layaknya tertusuk jarum, menggelitik, atau mati rasa pada bagian tubuh tertentu, termasuk vagina. Parestesia bisa terjadi untuk sementara waktu atau berkepanjangan. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh tekanan pada saraf atau kurangnya aliran darah.

Cara mengatasi Miss V berdenyut

Jika Miss V berdenyut hanya terjadi sesekali dan tidak menimbulkan nyeri, kemungkinan Anda tidak memerlukan perawatan khusus. Namun, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membantu meredakannya:
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan minum yang cukup

Wajib mengonsumsi makanan bergizi seimbang
Spasme otot bisa terjadi akibat kekurangan nutrisi. Jadi, pastikan Anda mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan minum yang cukup. Konsumsilah berbagai makanan sehat, terutama sayur dan buah. Selain itu, penuhi kebutuhan cairan Anda dengan minum air putih 8 gelas setiap harinya. Kebiasaan ini juga baik untuk kesehatan tubuh.
  • Mencoba rileks dan fokus pada hal lain

Semakin Anda memikirkannya, biasanya kedutan akan semakin terasa. Oleh sebab itu, cobalah untuk rileks dan fokus pada hal lain untuk mengalihkan pikiran Anda. Contohnya, Anda bisa melakukan kegiatan yang mengasah otak.
  • Mengendalikan stres dan kecemasan 

Stres dan kecemasan juga bisa memicu spasme otot vagina. Anda bisa meredakannya dengan melakukan meditasi atau yoga. Kedua metode tersebut bisa membantu otot-otot tubuh yang tegang menjadi lebih rileks.
  • Melakukan senam kegel 

Kegel membantu memperkuat otot dasar panggul
Senam kegel bermanfaat untuk memperkuat otot dasar panggul. Gerakannya pun tidak sulit dilakukan, Anda dapat mengencangkan otot dasar panggul selama kira-kira 3 detik. Jika tidak tahu mana otot tersebut, cobalah seolah Anda sedang menahan buang air kecil. Nah, otot yang menahan urine itulah yang disebut otot dasar panggul.Selama mengencangkan otot, usahakan untuk tidak menahan napas. Selanjutnya, lemaskan kembali otot tersebut selama 3 detik dan ulangi beberapa kali. Dengan begitu, otot dasar panggul pun dapat menjadi lebih kuat.Kalau keluhan vagina berdenyut tidak kunjung mereda atau bahkan semakin parah, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut mengenai penyebab Miss V berdenyut, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan organ intimorgan intim wanitakesehatan vagina
Science Direct. https://www.sciencedirect.com/topics/nursing-and-health-professions/vaginism
Diakses pada 13 Januari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/vibrating-vagina#treatments
Diakses pada 13 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/vibrating-vagina#treatment
Diakses pada 13 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait