Penyebab Mimisan yang Mungkin Terjadi dan Harus Diwaspadai


Penyebab mimisan tidak diketahui pasti, namun mimisan bisa terjadi karena iklim kering atau gejala penyakit tertentu. Salah satu cara mengobati mimisan adalah dengan kompres dingin.

(0)
10 Apr 2019|Aby Rachman
Penyebab mimisan salah satunya adalah cedera hidungMimisan kadang merupakan gejala penyakit tertentu
Mimisan dengan gejala darah yang mengalir keluar melalui hidung memang sering terjadi, khususnya pada anak-anak dengan usia antara 2-10 tahun dan orang dewasa dengan usia antara 50-80 tahun. Kondisi ini kerap menjadi gejala pada kondisi kesehatan tertentu, tetapi sebagian juga terjadi karena faktor lingkungan dan suhu udara. Untuk lebih jelasnya, simak penyebab dan cara mengobati mimisan berikut ini.

Jenis mimisan

Secara umum, ada dua jenis mimisan yang kerap terjadi, yaitu mimisan yang berasal dari depan hidung (anterior) atau mimisan yang berasal dari belakang (posterior).

1. Mimisan Anterior 

Dinding pemisah lubang hidung Anda yang bernama septum memiliki banyak pembuluh darah. Jika terjadi benturan atau tabrakan keras pembuluh tersebut dapat pecah hingga akhirnya menyebabkan luka dan berdarah. Sebagian besar mimisan jenis ini dimulai di bagian bawah septum, yang berarti dekat dengan lubang hidung Anda.

2. Mimisan Posterior 

Ini adalah tipe yang lebih jarang. Aliran darah dimulai lebih dalam di belakang hidung Anda. Mimisan posterior lebih mungkin terjadi pada orang yang lebih tua, mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, atau mereka yang memiliki cedera wajah.Mungkin sulit untuk mengetahui apakah Anda memiliki mimisan posterior atau anterior. Keduanya dapat membuat darah mengalir ke bagian belakang tenggorokan jika Anda berbaring telentang. Namun mimisan posterior bisa jauh lebih serius dan dapat lebih membutuhkan bantuan medis darurat.

Penyebab mimisan

Sebagian besar mimisan bersifat spontan, yaitu terjadi secara tak terduga dan tidak diketahui penyebabnya. Tetapi jika Anda sering mimisan, mungkin ada beberapa alasan yang dapat menjadi penyebabnya, seperti:
  • Iklim kering atau udara panas kering yang dapatmengeringkan bagian dalam hidung Anda
  • Mengupil atau menggosok bagian dalam hidung terlalu keras
  • Flu dan pilek
  • Membuang ingus terlalu kencang
  • Cedera hidung
  • Alergi atau asupan obat yang dapat mengeringkan bagian dalam hidung
  • Infeksi sinus
Selain itu, mimisan juga dapat disebabkan oleh gangguan pendarahan, tetapi hal ini jarang terjadi. Jika mimisan tidak berhenti atau mengalami banyak pendarahan dari gusi, maka Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter. Gangguan pendarahan seperti ini bisa berarti serius karena trombosit dalam darah Anda yang membantu pembekuan darah hilang atau tidak berfungsi.Mimisan juga dapat disebabkan oleh kehamilan karena adanya perubahan hormon yang terjadi. Mungkin memang terasa menakutkan ketika mimisan saat hamil, namun Anda tidak perlu khawatir selama tidak terlalu banyak darah yang keluar. Hal ini dapat Anda tangani sendiri di rumah.Dalam beberapa kasus, mimisan dapat disebabkan oleh gen yang diturunkan dalam keluarga. Suatu kondisi langka yang disebut "Telangiectasia Hemoragik Herediter" (HHT) bekerja mempengaruhi kondisi pembuluh darah. Gejala utamanya adalah mimisan berulang yang muncul entah dari mana dan bertambah buruk seiring waktu.Jika Anda menderita HHT, Anda mungkin akan sering terbangun di malam hari dengan bantal yang berlumuran darah, dan Anda dapat melihat munculnya bintik-bintik merah di wajah atau tangan Anda. Jika salah satu atau kedua orang tua Anda memiliki kondisi ini, Anda harus konsultasikan diri kepada dokter untuk dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya, Anda dapat melakukan perawatan untuk membantu mengatasi gejala Anda.

Cara mengatasi mimisan

Mimisan harus dihentikan sesegera mungkin agar Anda tidak kehilangan terlalu banyak darah yang dapat menjadi berbahaya. Berikut ini merupakan cara mengatasi mimisan agar cepat berhenti.

1. Duduk tegak dan hindari berbaring

Dengan memposisikan tubuh duduk Anda dapat mengurangi tekanan pada pembuluh darah hidung. Dengan kata lain, Anda dapat menghentikan pendarahan dan mimisan yang terjadi.

2. Miringkan atau condongkan tubuh ke arah depan

Cara ini dilakukan untuk mengarahkan darah keluar lewat hidung dan mencegahnya agar tidak masuk ke bagian tenggorokan.

3. Jangan menelan darah

Jika Anda merasakan ada darah yang mengalir ke mulut, keluarkan dan buang darah tersebut. Menelan darah berisiko memicu mual dan muntah.

4. Hentikan perdarahan dengan menekan hidung

Tekan hidung dengan ibu jari dan telunjuk secara lembut selama 10 menit untuk memberikan tekanan pada sumber pendarahan. Ini dapat menghentikan pendarahan seperti saat menangani luka pada umumnya. Saat melakukan ini, bernapaslah melalui mulut.

5. Kompres hidung

Gunakan kompres dingin pada bagian pangkal hidung untuk memperlambat dan menghentikan pendarahan.
mimisan
WebMD. https://www.webmd.com/first-aid/causes-nosebleeds#1
Diakses pada Januari 2019
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/nosebleed/
Diakses pada Januari 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait