Penyebab Mendengkur Saat Tidur dan Bahayanya Bagi Kesehatan


Penyebab mendengkur saat tidur tak boleh Anda sepelekan. Tidur ngorok dapat menjadi pertanda adanya masalah kesehatan serius dalam tubuh.

(0)
09 May 2019|Olivia
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Penyebab ngorok saat tidur malamKebiasaan mendengkur dapat merusak pola tidur pasangan Anda
Mendengkur adalah kondisi umum yang bisa menyerang siapa pun, meski lebih sering dialami oleh pria dan orang yang kelebihan berat badan. Masalah mendengkur juga cenderung memburuk seiring bertambahnya usia.Jika Anda sesekali mendengkur, tentunya ini bukan masalah yang serius dan sebatas mengusik pasangan tidur saja. Tetapi jika masalah mendengkur adalah hal yang rutin, bukan saja pola tidur pasangan yang akan terganggu, tetapi juga merusak kualitas tidur Anda sendiri.Terapi yang diberikan tidak hanya untuk yang mendengkur saja, tapi juga untuk pasangan tidurnya yang mengalami gangguan kualitas tidur akibat mendengarkan suara dengkuran setiap malam.

Mengapa seseorang bisa mendengkur?

Mendengkur terjadi ketika aliran udara yang melewati mulut dan hidung terhalang secara fisik. Terhalangnya aliran udara ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

1. Jalur pernapasan pada bagian hidung yang bermasalah

Beberapa orang hanya mendengkur ketika musim alergi atau saat terjadi infeksi sinus. Struktur hidung yang abnormal, misalnya deviated septum (perubahan struktur pada tulang yang memisahkan lubang hidung) atau polip hidung, yaitu adanya pertumbuhan jaringan yang bisa menyebabkan terhalanginya aliran udara.

2. Otot penyokong tenggorokan dan otot lidah yang lemah

Jika otot tenggorokan dan lidah terlalu lemah, maka posisinya bisa berbalik dan menutupi jalur pernapasan. Penyebab otot lemah ini antara lain tidur pulas, konsumsi alkohol, penggunaan obat tidur, atau penuaan usia.

3. Jaringan tenggorokan yang besar

Bagi mereka yang kelebihan berat badan, jaringan tenggorokan bisa jadi lebih besar sehingga menyebabkan obstruksi atau halangan aliran udara. Anak-anak dengan masalah amandel dan adenoid juga bisa mendengkur.

4. Uvula yang panjang dan lunak

Uvula adalah bagian jaringan yang tergantung pada belakang mulut. Jika terlalu panjang dan lunak, maka jalur antara hidung dan tenggorokan akan lebih sempit dan bergetar saat jaringan udara melaluinya.

5. Kegemukan atau obesitas

Kegemukan atau obesitas bisa jadi salah satu penyebab ngorok saat tidur. Hal ini dikerenakan banyaknya lemak tertimbun di sekitar tenggorokan membuat jalan napas menyempit dan menimbulkan dengkuran.

6. Gangguan hidung

Gangguan pada hidung juga bisa jadi salah satu penyebab munculnya dengkuran saat tidur. Umumnya hal ini terjadi karena adanya sekat pada area lubang hidung yang membengkok.

7. Pilek atau alergi

Penyakit yang paling umum menyebabkan ngorok saat tidur adalah pilek atau alergi. Pilek atau alergi bisa mengakibatkan saluran napas di area hidung tersumbat sebagian dan disertai dengan membesarnya tonsil.

8. Posisi tidur

Pernah mendengar pasangan Anda mendengkur saat tidur dengan posisi telentang dibandingkan menyamping? Ya, kondisi ini disebut dengan dengkuran "side dependent". Untungnya, merubah posisi tidur ke sisi miring dapat mengatasinya.

Tidur ngorok tanda apa?

Mendengkur bisa merupakan tanda-tanda dari penyakit medis yang serius, termasuk apnea (henti napas). Apnea bisa menyebabkan beberapa masalah, antara lain:
  • Pernapasan terhenti (berlangsung selama beberapa detik hingga menit) selama tidur yang disebabkan oleh obstruksi atau terhalangnya aliran udara secara parsial atau total.
  • Terbangun saat tidur, walaupun belum tentu Anda menyadarinya.
  • Tidur tidak pulas. Sering terbangun karena mendengkur akan menyebabkan kondisi tidur yang tidak pulas, akibatnya tubuh tidak bisa memasuki fase tidur restoratif yang dibutuhkan untuk regenerasi tubuh dan kinerja lainnya.
  • Gangguan organ jantung. Masalah apnea berkepanjangan bisa menyebabkan gangguan aliran darah dan pembengkakan jantung dengan risiko serangan jantung dan stroke yang lebih tinggi.
  • Kualitas tidur yang buruk, sehingga Anda merasa ngantuk di pagi/siang hari. Ini bisa mempengaruhi kualitas hidup dan meningkatkan risiko kecelakaan saat berkendara.
Sebenarnya, mereka yang mendengkur terkadang tidak merasakan masalah apapun dan biasanya datang mencari dokter karena laporan dari anggota keluarga. Maka dari itu, cara yang paling mudah untuk mengurangi dengkuran adalah dengan menurunkan berat badan, memperbaiki posisi saat tidur, atau menggunakan alat tertentu di daerah mulut.Jika Anda memiliki masalah mendengkur serius, pertimbangkanlah untuk berkunjung ke dokter guna mengatasi masalah ini secara tuntas. Dapatkan kualitas tidur yang lebih baik dengan mengatasi masalah mendengkur.

Apakah mendengkur bisa dihilangkan?

Beragam cara dapat dilakukan untuk menghilangkan kebiasaan mendengkur ketika tidur. Jika kondisi Anda sudah parah, dokter umumnya akan merekomendasikan penggunaan alat medis tertentu maupun operasi bedah.Berikut ini beberapa tindakan medis yang mungkin dilakukan dokter untuk menghilangkan ngorok:
  • Continous Positive Airway Pressure (CPAP), mesin khusus yang digunakan untuk membuka jalan napas selama tidur dengan meniupkan udara bertekanan tertentu ke hidung.
  • Laser-assisted uvulopalatoplasty (LAUP),  penggunaan laser untuk memperpendek uvula (jaringan lunak yang menggantung di belakang tenggorokan) dan membuat sayatan kecil di kedua sisi langit-langit. Ketika luka sembuh, jaringan di sekitarnya akan menjadi kaku untuk mencegah getaran pemicu dengkuran.
  • Somnoplasty, memanfaatkan panas radiofrekuensi rendah untuk menghilangkan jaringan uvula dan langit-langit mulut yang bergetar selama mendengkur.
  • Pemasangan alat khusus pada gigi rahang bawah yang bisa membantu membuka jalan napas selama tidur.
  • Prosedur bedah seperti Uvulopalatopharyngoplasty (UPPP), Thermal Ablation Palatoplasty (TAP), tonsilektomi, dan adenoidektomi untuk memperlebar jalan napas dengan memperbaiki atau mengangkat jaringan pada uvula maupun langit-langit mulut.

Cara alami agar tidak mendengkur saat tidur

Selain tindakan medis, berbagai macam cara alami dapat Anda lakukan untuk agar tidak mendengkur. Beberapa cara alami untuk mengatasi dengkuran, antara lain:
  • Hindari tidur dalam posisi telentang, tidurlah dengan tubuh miring
  • Menggunakan bantal yang memungkinkan kepala terangkat saat tidur, cara ini bisa membantu memudahkan pernapasan dan mencegah agar otot leher tidak berkerut sehingga Anda dapat terhindar dari ngorok
  • Membersihkan saluran pernapasan dan saluran hidung yang tersumbat sebelum tidur, bisa dengan neti pot, dekongestan, atau obat alergi
  • Jaga kelembapan udara kamar, jika terlalu kering dapat menyebabkan Anda tidur mendengkur karena iritasi pada selaput hidung dan tenggorokan
  • Menurunkan berat badan untuk menghilangkan lemak pemicu ngorok saat tidur, bisa dengan berolahraga dan menerapkan pola makan sehat
  • Berhenti merokok, serta hindari konsumsi alkohol, pil tidur, maupun obat penenang karena bisa memperburuk masalah mendengkur Anda
tidurmendengkur
WebMD. https://www.webmd.com/sleep-disorders/guide/snoring
Diakses pada Oktober 2018
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2788899/
Diakses pada 12 Maret 2019.
Medscape. https://emedicine.medscape.com/article/869941-overview#a2
Diakses pada 12 Maret 2019.
Healthline. https://www.healthline.com/health/snoringDiakses pada 20 November 2020Sleep Foundation. https://www.sleepfoundation.org/articles/common-causes-snoring
Diakses pada 3 Desember 2020
Help Guide. https://www.helpguide.org/articles/sleep/snoring-tips-to-help-you-and-your-partner-sleep-better.htm
Diakses pada 26 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait