10 Penyebab Mata Terasa Panas dan Cara Mengatasinya

(0)
20 Oct 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Mata terasa panas dapat terjadi akibat menggunakan lensa kontakMata terasa panas bisa sangat mengganggu
Mata terasa panas dapat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari iritasi kecil hingga kondisi darurat yang perlu segera ditangani. Kondisi mata terasa panas juga dapat disertai gejala lain, seperti rasa gatal, nyeri, atau keluarnya cairan. Sebelum membahas bagaimana cara mengatasinya, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu penyebab mata terasa panas.

Penyebab mata terasa panas

Berikut adalah sejumlah penyebab mata terasa panas yang mungkin terjadi:

1. Terkena bahan kimia

Mata bisa terasa panas jika terkena bahan kimia, misalnya sampo, sabun, parfum, klorin, tabir surya, riasan, atau produk pembersih. Bukan hanya panas, mata Anda juga mungkin perih, merah, dan berair.

2. Menggunakan lensa kontak

Penggunaan lensa kontak harus dilakukan dengan tepat
Memakai lensa kontak dalam jangka waktu yang panjang bisa membuat mata terasa panas atau bahkan perih. Apalagi jika kontak lensa yang dipakai jarang dibersihkan sehingga mata juga bisa mengalami iritasi.

3. Iritasi lingkungan

Mata terasa panas dapat disebabkan oleh pemicu-pemicu dari lingkungan, seperti asap, debu, serbuk sari, atau bulu hewan peliharaan yang masuk ke mata. Bahkan tangan yang tidak sengaja menyentuh mata setelah mengonsumsi makanan pedas pun mampu membuat mata terasa terbakar.

4. Sengatan matahari

Paparan sinar UV yang berlebihan dari sinar matahari dapat menyebabkan mata terasa terbakar. Selain itu, gejala lain yang mungkin Anda rasakan, di antaranya sensitivitas terhadap cahaya, mata nyeri, berair, mata terasa seperti ada pasir, hingga adanya lingkaran cahaya.

5. Ketegangan mata

Jika mata terasa panas setelah menatap layar gawai yang terang, bisa jadi Anda mengalami ketegangan pada mata. Selain sensasi terbakar, Anda juga mungkin mengalami penglihatan ganda, mata berair, mata kering, dan kepekaan terhadap cahaya. Kondisi ini juga bisa terjadi setelah Anda berkendara jarak jauh atau terpapar udara kering.

6. Mata kering

Mata kering dapat terjadi ketika saluran air mata tidak menghasilkan cukup air mata sehingga menyebabkan mata terasa panas, nyeri, dan kemerahan. Kelopak mata juga mungkin terasa berat dan mengaburkan penglihatan. Selain itu, mata kering pun bisa terjadi akibat kelelahan karena sering melihat gawai.

7. Blefaritis

Blefaritis bisa menyebabkan mata panas dan perih
Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini ditandai dengan kulit bersisik di dasar kelopak mata, mata merah, panas, dan bengkak yang bisa mengganggu penglihatan.

8. Konjungtivitis

Konjungtivitis adalah peradangan pada konjungtiva atau lapisan tipis bening yang melapisi bagian putih mata. Penyakit menular ini dapat disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Selain mata terasa panas, Anda juga mungkin merasakan nyeri pada mata.

9. Rosacea okular

Rosacea okular adalah suatu kondisi yang menyebabkan peradangan pada kelopak mataKondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan sensitivitas terhadap cahaya. Pada kasus rosacea okular yang parah, penderitanya bisa kehilangan penglihatan.

10. Pterygium

Pterygium merupakan pertumbuhan jaringan berdaging di bagian putih mata. Kondisi ini dapat disebabkan oleh gabungan antara mata kering dan sinar UV. Pterygium bisa menyebabkan mata panas, gatal, kemerahan, dan bengkak. Dalam beberapa kasus, pertumbuhan jaringan bisa meluas hingga menutupi kornea.

Cara mengatasi mata terasa panas

Mata yang terasa panas bisa membuat aktivitas sehari-har penderitanya terganggu. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengatasi masalah ini, yaitu:
  • Bilas kelopak mata dengan air hangat untuk menghilangkan iritan dan mengurangi peradangan atau kekeringan pada mata.
  • Rendam kain dalam air hangat, lalu tempelkan pada mata tertutup selama beberapa menit.
  • Minum lebih banyak air putih untuk meningkatkan kelembapan mata dan mengurangi kekeringan.
  • Istirahatkan mata dengan tidak menatap layar gawai untuk sementara waktu. Jika anda sering menggunakan gawai untuk kegiatan sehari-hari misalnya sering meeting dan melihat layar monitor diharapkan Anda melakukan rule of 20, yaitu memberi jeda setiap 20 menit, dan melihat jauh sejauh 20 kaki atau 6 meter selama 20 detik.
  • Kenakan kacamata hitam ketika bepergian untuk melindungi mata dari sinar matahari dan angin.
  • Mengonsumsi lebih banyak omega-3, seperti salmon, tuna, dan sarden untuk meredakan mata kering dan panas.
  • Nyalakan humidifier untuk meningkatkan kelembapan udara.
  • Letakkan irisan mentimun di atas mata agar memberi sensasi dingin.
Jika kondisi mata Anda tidak kunjung membaik atau semakin memburuk, sebaiknya segera periksakan ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar mata terasa panas, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan matapenyakit matamata keringmata merah
All About Vision. https://www.allaboutvision.com/conditions/burning-eyes.htm
Diakses pada 06 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321739#diagnosis
Diakses pada 06 Oktober 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/burning-eyes-home-remedy#home-remedies
Diakses pada 06 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait