Tersiksa Karena Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

(0)
26 Dec 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Jangan mengucek mata perih karena akan memperburuk kondisi mata AndaMata perih sebaiknya jangan dikucek agar tidak semakin parah
Hampir setiap orang mungkin pernah mengalami mata perih. Masalah ini tentu bisa membuat Anda tidak nyaman hingga bahkan mengganggu penglihatan.Umumnya, perih mata disebabkan oleh hal yang biasa, seperti terkena debu contohnya. Akan tetapi, keadaan ini juga mungkin disebabkan oleh masalah serius. Lantas, apa saja penyebabnya?

Penyebab mata perih

Mata perih biasanya termasuk gejala dari suatu kondisi tertentu. Kondisi ini kadang juga disertai oleh beberapa gejala lain, seperti mata merah, rasa tidak nyaman di mata, sensasi terbakar, mata seperti kemasukan pasir, kesulitan membuka mata, mata berair, nyeri, dan sensitif terhadap cahaya. Beberapa penyebab mata perih, di antaranya:
  • Terlalu lama menatap layar

Melihat-lihat foto di media sosial atau barang-barang di toko daring, menjadi kegemaran banyak orang pada saat ini. Jika terlalu lama menatap layar, baik itu ponsel, laptop, ataupun komputer, ternyata dapat menyebabkan kelelahan pada mata sehingga mata akan terasa perih.Selain melihat layar, menghabiskan waktu yang lama untuk membaca buku juga bisa menyebabkan masalah ini.
  • Paparan sinar matahari

Berada di bawah sinar matahari untuk waktu yang lama tanpa perlindungan mata dapat menyebabkan dua masalah, yaitu iritasi mata dan otot mata yang menjadi lelah. Kedua masalah tersebut bukan hanya menyebabkan mata perih, namun juga seperti terbakar.
  • Berenang di air yang diklorinasi

Pernahkah mata Anda terasa perih saat berenang? Jika iya, Anda mungkin berenang di air yang telah ditambahkan klorin atau hipoklorit (klorinasi).Zat ini digunakan untuk membunuh bakteri dan mikroba tertentu yang ada di dalam air. Sebagai efek sampingnya, zat ini bisa membuat mata menjadi perih, merah, bahkan berair.
  • Polutan

Asap dari kendaraan bermotor ataupun asap kimia dari pabrik, merupakan polutan yang seringkali ditemui di kota-kota besar. Tercemarnya udara oleh polutan ini dapat mengiritasi mata sehingga menyebabkan mata perih.
  • Debu atau pasir

Ketika angin berhembus kencang, debu, pasir, atau partikel kecil lain bisa tertiup dan masuk ke dalam mata (kelilipan). Hal ini bisa menyebabkan mata perih, kemerahan, ataupun menjadi berair.
  • Lensa kontak

Ketika lensa kontak yang digunakan kotor, tidak cocok, atau salah memasangnya, mata Anda bisa terasa perih. Bahkan pada kasus yang parah, kondisi ini dapat mengakibatkan Anda kehilangan penglihatan.
  • Mengucek mata secara berlebihan

Ketika Anda merasakan mata tidak nyaman dan menguceknya secara berlebihan, tindakan tersebut hanya akan membuat kondisi mata semakin memburuk seperti perih. Mengucek mata secara berlebihan juga dapat memicu mata meradang.
  • Alergi

Sebagian orang bisa mengalami alergi terhadap bulu binatang, serbuk sari, debu, maupun hal lain yang memicu munculnya reaksi alergi. Ketika reaksi alergi timbul, maka bisa menyebabkan gatal-gatal, bersin, batuk, ataupun perih pada mata.
  • Infeksi

Mata perih juga dapat disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri, seperti konjungtivitis (peradangan pada lapisan terluar mata) atau blefaritis (infeksi kelopak mata). Infeksi tersebut tak hanya menyebabkan mata menjadi perih, namun juga bengkak dan kemerahan.
  • Kondisi serius

Dalam beberapa kasus, mata perih bisa disebabkan oleh kondisi yang serius, seperti neuritis optik (peradangan saraf optik), uveitis (peradangan lapisan tengah mata), iritis (peradangan selaput pelangi atau iris mata), dan selulitis orbita (infeksi jaringan lunak yang ada di rongga mata). Semua kondisi serius tersebut dapat berujung pada komplikasi yang berbahaya jika tak segera ditangani.

Cara mengatasi mata perih

Jika mata perih yang Anda rasakan tergolong ringan atau tak disertai gejala lain, maka Anda dapat melakukan beberapa hal untuk mengatasi masalah tersebut. Berikut cara mengatasi perih mata yang bisa Anda coba di rumah:
  • Bersihkan mata dengan air mengalir

Metode ini dilakukan untuk mata yang mengalami kelilipan akibat adanya pasir atau debu, serta terkena shampoo atau bahan kimia lainnya. Alirkan mata dengan air bersih setidaknya 15 menit. Jangan kucek mata Anda karena akan menyebabkan hal lebih serius.
  • Kompres dingin

Dalam mengatasi mata yang perih, Anda dapat meletakkan kompres dingin di atas mata Anda. Pastikan mata tertutup dan tahan selama 5 menit. Lakukan sekitar 2-3 kali dalam sehari agar keadaan segera membaik.
  • Obat tetes mata

Menggunakan obat tetes mata yang dijual bebas dapat membantu mengatasi mata perih, pilihlah obat tetes mata yang mengandung air mata buatan.  Obat mata perih ini dapat mendorong partikel-partikel kecil yang masuk ke mata untuk keluar sehingga mata menjadi lebih nyaman. Anda dapat mengikuti petunjuk pada label kemasan obat sebagai panduan penggunaannya. Jangan menggunakan tetes mata mengandung antimikroba dan steroid tanpa petunjuk dokter.
  • Lidah buaya

Lidah buaya digadang-gadang sebagai obat perih mata alami. Sifat antiperadangan dan antibakteri dalam lidah buaya dapat meredakan mata yang perih. Anda hanya perlu mencampurkan 1 sdt gel lidah buaya ke dalam 2 sdm air dingin. Lalu, celupkan kapas ke dalamnya, dan letakkan kapas tersebut di atas mata Anda yang tertutup selama 10 menit. Lakukanlah cara ini kurang lebih dua kali sehari.Jika mata perih yang Anda rasakan tak kunjung membaik, semakin memburuk, atau disertai gejala lain, seperti bengkak, keluar nanah, penglihatan kabur atau hilang, sakit kepala, atau lainnya, sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter spesialis mata. Dokter akan melakukan diagnosis dan menentukan penanganan yang tepat untuk kondisi Anda.
kesehatan matapenyakit matagangguan mata
Eye Health Web. https://www.eyehealthweb.com/sore-eyes/
Diakses pada 26 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/sore-eye-remedies#see-a-doctor
Diakses pada 26 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait