Bikin Cemas, Apa Saja Penyebab Luka pada Penis yang Dialami Kaum Adam?

Ada banyak penyebab luka pada penis, seperti infeksi menular seksual, infeksi jamur, dan peradangan pada kepala penis
Luka pada penis dapat disebabkan oleh infeksi dan aktivitas tertentu

Luka pada penis dapat menjadi mimpi buruk bagi pria. Sebab, organ vital ini menjalankan fungsi reproduksi, serta memiliki saluran uretra untuk membuang air seni.

Simak artikel ini untuk mengetahui ragam penyebab luka pada penis, serta penanganan yang dapat diberikan dokter.

Ragam penyebab luka pada penis

Ada beberapa penyebab luka pada penis pria. Mulai dari beberapa infeksi menular seksual, peradangan pada kepala penis, dan infeksi jamur. Tak hanya penyakit, luka pada penis juga bisa timbul karena aktivitas tertentu.

Berikut ini pembahasan mengenai penyebab luka pada penis, yang patut diketahui kaum Adam.

1. Infeksi menular seksual

Apabila Anda sering melakukan hubungan seks berisiko, seperti bergonta-ganti pasangan atau tidak menggunakan kondom, kemungkinan untuk menderita infeksi menular seksual (IMS) menjadi lebih besar.

Jika mengalami IMS, penis bisa saja menjadi lecet, membengkak, dan melepuh. IMS juga dapat menimbulkan ruam, iritasi, dan kadang terlihat seperti luka pada penis. Menggaruk penis yang mengalami iritasi, juga berisiko menimbulkan luka dan robekan pada penis.

Beberapa contoh IMS, yang menimbulkan gejala-gejala di atas, meliputi:

Selain lecet, iritasi, dan terlihat luka pada penis, beberapa IMS juga umumnya menimbulkan gejala lain, berupa:

  • Rasa sakit saat buang air kecil
  • Rasa gatal di sekitar penis dan area sekitar anus
  • Keluarnya cairan yang tidak biasa dari penis

2. Infeksi jamur

Selain infeksi menular seksual, luka pada penis juga bisa dipicu oleh infeksi jamur. Contoh jamur yang bisa menginfeksi penis yakni Candida albicans, yang tumbuh pada kulit maupun kulup penis.

Infeksi jamur penyebab luka pada penis
Luka pada penis dapat disebabkan oleh infeksi jamur

Infeksi jamur bisa terjadi karena Anda kurang menjaga kebersihan penis, keringat pada paha, atau berhubungan seks dengan orang yang juga terinfeksi. Selain itu, menderita diabetes atau memiliki sistem imun yang rendah, juga memicu infeksi jamur.

Beberapa gejala umum, jika penis terinfeksi jamur, adalah:

  • Penumpukan cairan putih di penis
  • Iritasi
  • Rasa gatal, yang jika digaruk rentan menimbulkan luka pada penis
  • Penis kemerahan
  • Sensasi terbakar

3. Peradangan pada kepala penis

Peradangan pada kepala penis, atau balanitis, juga bisa menimbulkan luka pada penis. Luka tersebut biasanya berasal dari iritasi, sebagai gejala dan ciri umum dari balanitis. Selain iritasi, balanitis juga menimbulkan kemerahan, pembengkakan pada kepala penis, rasa gatal, dan lecet.

Luka pada penis, selain dipicu oleh iritasi, juga dapat terjadi jika Anda menggaruk penis dengan keras yang terasa gatal karena mengalami balanitis. Menggaruk terlalu keras juga bisa menyebabkan kulit penis menjadi robek.

4. Gesekan saat beraktivitas

Tak hanya infeksi dan penyakit yang menimbulkan luka pada penis. Gesekan saat beraktivitas tertentu, juga dapat menjadi pemicu hal tersebut. Kulit penis sebenarnya tergolong tipis, sehingga aktivitas tertentu yang berulang dan berkepanjangan, dapat membuat penis bergesekan dengan bagian tubuh lain, maupun pakaian Anda.

Lari dapat memicu luka pada penis
Gesekan saat lari dapat picu luka pada penis

Beberapa contoh aktivitas, yang menimbulkan gesekan dan menjadi luka, yaitu:

  • Berlari dan jogging
  • Aktivitas seksual, termasuk seks solo atau onani
  • Latihan fisik yang melibatkan gerakan berulang
  • Olahraga yang menuntut Anda untuk lari cepat atau melompat

Penanganan luka pada penis

Langkah untuk mengatasi luka pada penis, dilakukan berdasarkan penyebabnya. Misalnya, jika luka pada penis disebabkan oleh infeksi menular seksual, dokter dapat memberikan antibiotik. Begitu pula, jika jamur menjadi pemicu luka di penis, dokter biasanya akan meresepkan antijamur.

Selain itu, dokter juga mungkin menawarkan salep atau krim, yang dapat membantu menangani iritasi dan rasa gatal. Sedangkan penderita kulit kelamin lebih disarankan untuk menjalani bedah laser, dan bedah listrik (electrosurgery), maupun bedah beku (krioterapi).

Kapan harus ke dokter jika ada luka pada penis?

Walau luka pada penis Anda terlihat kecil, kemungkinan infeksi masih dapat terjadi. Dengan demikian, Anda sangat dianjurkan untuk menemui dokter.

Selain itu, apabila Anda mengalami kondisi berikut ini, temui dokter sesegera mungkin.

  • Luka pada penis terlihat besar dan mengeluarkan darah
  • Merasa nyeri saat buang air kecil
  • Ada darah pada penis, walau bukan berasal dari luka
  • Merasakan sakit pada testis, yang juga disertai pembengkakan

Karena ada banyak penyebab luka penis, membekali diri dengan pengetahuan mengenai kondisi tersebut, sangat dianjurkan. Dengan demikian, Anda menjadi lebih waspada untuk mencari bantuan medis, dan tidak mengabaikannya.

Healthline. https://www.healthline.com/health/cut-on-penis
Diakses pada 25 Oktober 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325545.php
Diakses pada 25 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed