Bikin Cemas, Apa Penyebab Luka Penis Lecet yang Dialami Kaum Pria?


Penyebab penis lecet bisa bermacam-macam, mulai dari penyakit menular seksual, infeksi jamur, hingga gesekan saat melakukan aktivitas tertentu seperti berolahraga.

(0)
28 Oct 2019|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ada banyak penyebab penis lecet, seperti infeksi menular seksual, infeksi jamur, dan peradangan pada kepala penisPenis lecet dapat disebabkan oleh infeksi dan aktivitas tertentu
Penis lecet dapat menjadi mimpi buruk bagi pria. Pasalnya, penis adalah bagian dari organ reproduksi pria yang fungsinya sangat penting. Lantas, apa penyebab luka di penis pria? Bagaimana cara mengatasi dan mencegahnya? Berikut informasinya.

Apa penyebab penis lecet?

Sebagai alat reproduksi, peran penis sangatlah penting. Sayangnya, penis tidak luput dari berbagai masalah kesehatan. Salah satu masalah tersebut adalah penis lecet atau terluka.Bukan tanpa alasan mengapa 'Mr. P' Anda lecet, bahkan bisa disertai keluarnya darah. Ada sejumlah faktor penyebab penis luka, yaitu:

1. Infeksi menular seksual

Apabila Anda sering melakukan hubungan seks berisiko, seperti berganti-ganti pasangan atau tidak menggunakan kondom, kemungkinan untuk menderita infeksi menular seksual (IMS) menjadi lebih besar.Jika mengalami IMS, penis bisa saja bengkak, lecet, dan melepuh. IMS juga dapat menimbulkan ruam, iritasi, dan kadang terlihat seperti luka pada penis. Menggaruk penis yang mengalami iritasi juga berisiko menimbulkan luka dan robekan pada penis.Beberapa contoh IMS yang menimbulkan gejala-gejala di atas, meliputi:Selain lecet, iritasi, dan terlihat luka pada penis, beberapa IMS juga umumnya menimbulkan gejala lain, berupa:
  • Rasa sakit saat buang air kecil
  • Rasa gatal di sekitar penis dan area sekitar anus
  • Keluarnya cairan yang tidak biasa dari penis

2. Infeksi jamur

Selain infeksi menular seksual, luka di penis juga bisa dipicu oleh infeksi jamur. Contoh jamur yang bisa menginfeksi penis yakni Candida albicans, yang tumbuh pada kulit maupun kulup penis.
Infeksi jamur penyebab luka pada penis
Luka di penis dapat disebabkan oleh infeksi jamur
Infeksi jamur bisa terjadi karena kita kurang menjaga kebersihan penis. Penyebab lain infeksi jamur dapat berupa keringat pada paha atau berhubungan seks dengan orang yang juga terinfeksi. Selain itu, menderita diabetes atau memiliki sistem imun yang rendah juga memicu infeksi jamur.Beberapa gejala umum jika penis terinfeksi jamur adalah:
  • Penumpukan cairan putih di penis
  • Iritasi
  • Rasa gatal, yang jika digaruk rentan menimbulkan luka pada penis
  • Penis kemerahan
  • Sensasi terbakar

3. Peradangan pada kepala penis

Peradangan pada kepala penis, atau balanitis, juga bisa menyebabkan penis lecet. Luka tersebut biasanya berasal dari iritasi, sebagai gejala dan ciri umum dari balanitis. Selain iritasi, penyakit penis ini juga menimbulkan kemerahan, pembengkakan pada kepala penis, penis gatal, dan lecet.Lecet pada penis, selain dipicu oleh iritasi, juga dapat terjadi jika Anda menggaruk penis dengan keras yang terasa gatal karena mengalami balanitis. Menggaruk terlalu keras juga bisa menyebabkan kulit penis menjadi merah dan bahkan robek.

4. Gesekan saat beraktivitas

Tak hanya infeksi dan penyakit yang menyebabkan penis lecet dan berdarah. Gesekan saat beraktivitas tertentu juga dapat menjadi pemicu hal tersebut.Kulit penis sebenarnya tergolong tipis, sehingga aktivitas tertentu yang berulang dan berkepanjangan dapat membuat penis bergesekan dengan bagian tubuh lain maupun pakaian Anda.
Lari dapat memicu luka pada penis
Gesekan saat lari dapat picu lecet pada penis
Beberapa contoh aktivitas yang menimbulkan gesekan dan menjadi luka, yaitu:
  • Berlari dan jogging
  • Aktivitas seksual, termasuk seks solo atau onani
  • Latihan fisik yang melibatkan gerakan berulang
  • Olahraga yang menuntut Anda untuk lari cepat atau melompat

Bagaimana cara mengatasi penis lecet?

Langkah untuk mengatasi penis luka dilakukan berdasarkan penyebabnya. Jika luka di penis disebabkan oleh infeksi menular seksual, dokter dapat memberikan antibiotik. Begitu pula, jika jamur menjadi pemicu luka di penis, dokter biasanya akan meresepkan antijamur.Selain itu, dokter juga mungkin menawarkan salep atau krim yang dapat membantu menangani iritasi dan rasa gatal pada penis. Sementara itu, penderita infeksi kulit kelamin lebih disarankan untuk menjalani bedah laser, bedah listrik (electrosurgery), maupun bedah beku (krioterapi).

1. Gunakan sabun tanpa pewangi

Anda mungkin memiliki sabun favorit yang aromanya sesuai dengan kepribadian. Namun tahukah Anda? Ternyata beberapa kasus iritasi pada kemaluan pria bisa diakibatkan oleh sabun yang mengandung pewangi, sebagaimana dilansir dari Health Direct. Sabun mengandung bahan kimia yang cukup keras untuk kulit, apalagi kulit penis yang termasuk sensitif. Alangkah baiknya bila Anda memastikan sabun yang digunakan adalah produk sabun dengan formula ringan, lembut, dan tidak mengandung parfum.

2. Hindari pelumas seks

Lecet pada penis bisa terjadi jika Anda terbiasa menggunakan kondom dan pelumas buatan dalam aktivitas seksual bersama pasangan. Sebaiknya pilih jenis kondom yang berbahan karet antialergi untuk mencegah hal ini. Pelumas khusus yang terdapat dalam produk kondom juga bisa menyebabkan iritasi pada kemaluan pria. Gunakan pelumas buatan dengan bahan dasar air untuk meredakan iritasi tersebut.

3. Hati-hati saat masturbasi

Meski kegiatan ini menimbulkan kesenangan, Anda tetap perlu berhati-hati ketika masturbasi agar penis tidak iritasi. Tindakan yang bisa memicu penis lecet semakin parah di antaranya adalah kondisi tangan yang kotor serta gerakan saat masturbasi yang berlebihan dan cenderung kasar.Karena itu, cucilah tangan sebelum dan sesudah melakukan masturbasi. Jangan lupa untuk mengeringkan penis setelah masturbasi maupun setelah melakukan hubungan seksual agar tidak lembap.

4. Periksa ke dokter apabila terkena penyakit kulit

Psoriasis dan eksim merupakan jenis masalah kulit yang umum dialami siapa saja. Namun bukan berarti kondisi ini tidak berbahaya.Kedua masalah kulit tersebut bisa membuat iritasi semakin parah, termasuk menyebar ke area penis dengan cepat. Akibatnya, timbul luka yang bisa menyebabkan penis merah dan bahkan berdarah.Jadi, segera obati atau berkonsultasi dengan dokter bila mengalami eksim dan psoriasis.

5. Perhatikan bahan celana dalam

Kulit penis dan sekitarnya termasuk jenis kulit yang sensitif sehingga membutuhkan perhatian khusus. Oleh karena itu, Anda sebaiknya lebih berhati-hati memilih bahan untuk celana dalam. Bagian vital penis termasuk bagian lembap, jadi pastikan ujung penis telah dikeringkan sebelum memakai celana dalam. Selain itu, Anda membutuhkan bahan celana dalam yang mampu menyerap keringat serta mengalirkan udara sejuk. Hindari pemakaian celana dalam ketat untuk mengurangi iritasi yang bisa menyebabkan penis lecet.

6. Gunakan kondom saat berhubungan seks

Beberapa kasus penis lecet bisa juga disebabkan adanya penyakit menular seksual (IMS). IMS bisa dikarenakan berhubungan intim secara tidak sehat, seperti melakukan seks oral atau anal, serta berganti-ganti pasangan. Oleh sebab itu, penggunaan kondom tetap dianjurkan bagi Anda yang sering berhubungan intim bukan dengan pasangan.Itulah beberapa cara mengantisipasi kemunculan luka di penis agar tidak semakin parah. Pastikan juga untuk selalu merawat penis, terutama kebersihannya, agar terhindar dari iritasi.Dengan melakukan berbagai cara pencegahan di atas, diharapkan penis Anda akan terhindar dari luka.

Kapan harus ke dokter jika ada luka pada penis?

Walau lecet pada penis Anda terlihat kecil, kemungkinan infeksi masih dapat terjadi. Oleh karena itu, Anda tetap dianjurkan untuk menemui dokter.Selain itu, apabila Anda mengalami kondisi berikut ini, temui dokter sesegera mungkin.
  • Luka di penis terlihat besar dan mengeluarkan darah
  • Merasa nyeri saat buang air kecil
  • Ada darah pada penis, walau bukan berasal dari luka
  • Merasakan sakit pada testis yang juga disertai pembengkakan

Catatan dari SehatQ

Karena ada banyak penyebab penis luka, membekali diri dengan pengetahuan mengenai kondisi tersebut sangat dianjurkan. Dengan demikian, Anda menjadi lebih waspada untuk mencari bantuan medis dan tidak mengabaikannya. Selain itu, membersihkan penis secara benar dan rutin juga sebaiknya dilakukan agar organ intim ini senantiasa terhindar dari penyakit kelamin yang bisa menyebabkan luka atau lecet.Manfaatkan fitur chat dokter langsung di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui seluk-beluk mengenai masalah pada penis, termasuk penis lecet dan cara menanganinya. Download aplikasi SehatQ sekarang juga di App Store dan Google Play. 
masalah reproduksikesehatan priakelamin laki-lakireproduksi pria
Healthline. https://www.healthline.com/health/cut-on-penis
Diakses pada 25 Oktober 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/mens-health/penis-irritation
Diakes pada 19 Maret 2019
Health Direct. https://www.healthdirect.gov.au/penis-irritation
Diakses pada 19 Maret 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325545.php
Diakses pada 25 Oktober 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait