Peningkatan produksi sel darah putih yang tidak wajar, dapat menjadi penyebab leukimia
Leukemia atau kanker darah terjadi akibat produksi sel darah putih yang berlebihan pada tubuh.

Penyakit leukemia tentu bukanlah hal yang asing lagi bagi Anda. Penyakit tersebut bahkan menjadi hal yang mengerikan bagi siapapun juga. Penyakit leukemia bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Lalu, Apa Itu Leukemia?

Leukemia atau kanker darah terjadi ketika tubuh memproduksi sel darah putih lebih banyak dari kondisi normal. Sel tersebut tidak dapat melawan infeksi, dan malah memengaruhi cara kerja organ utama tubuh.

Oleh sebab itu, para penderita leukemia tidak memiliki cukup sel darah merah, trombosit, dan sel darah putih yang sehat, sehingga tubuh menjadi tidak normal.

Tidak ada yang tahu persis penyebab dari penyakit leukemia. Sebagian besar leukemia tidak dapat dicegah, karena tidak diketahui penyebabnya. Akan tetapi, tahukah Anda, ada sejumlah penyebab penyakit leukemia yang tak disadari?

Penyebab Leukemia

Penyakit leukemia ternyata dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik genetik maupun lingkungan. Bahkan berbagai faktor tersebut dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit leukemia. Oleh sebab itu, agar Anda mengetahui penyebab penyakit leukemia yang tak disadari, berikut penjelasannya.

1. Kebiasaan Merokok

Apakah Anda termasuk orang yang memiliki kebiasaan merokok? Jika iya, sebaiknya segeralah berhenti. Merokok seringkali dikaitkan dengan kanker paru-paru, mulut atau tenggorokan. Selain itu, merokok juga dapat menyebabkan leukemia.

Kebiasaan merokok dapat memengaruhi pula sel-sel yang tidak bersentuhan langsung dengan asap. Zat penyebab kanker dalam asap tembakau pun dapat masuk ke aliran darah, dan menyebar ke banyak bagian tubuh, hingga menyebabkan kanker. Hal ini berkaitan dengan jumlah paparan zat kimia yang tinggi di dalam tubuh.

2. Kelebihan Berat Badan (Obesitas)

Obesitas memang menjadi sumber berbagai penyakit seperti halnya serangan jantung, dan komplikasinya, serta kolesterol. Akan tetapi, obesitas juga dapat menjadi faktor penyebab terjadinya leukemia. Orang yang memiliki berat badan berlebih, memiliki risiko lebih tinggi terkena leukemia, daripada orang dengan berat badan normal.

3. Paparan Radiasi Tinggi

Paparan radiasi yang tinggi merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya leukemia. Nah, sebagian besar dokter berusaha membatasi paparan radiasi sebanyak mungkin untuk menghindari hal tersebut. Oleh sebab itu, ibu yang sedang hamil tidak dianjurkan untuk melakukan rontgen atau pemeriksaan sinar X. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah si bayi terkena leukemia kelak.

4. Paparan Bahan Kimia Seperti Benzene

Paparan bahan kimia tertentu seperti benzena dapat menjadi faktor penyebab penyakit leukemia. Hal tersebut terjadi bila Anda terpapar dalam kadar yang tinggi, dan dalam waktu yang lama. Tak hanya digunakan untuk bensin, benzena juga digunakan dalam obat, tinta printer, pewarna rambut, plastik, dan sebagainya. Jadi, berhati-hatilah dalam penggunaanya ya!

5. Faktor Keturunan

Faktor keturunan juga dapat menjadi penyebab leukemia. Memiliki kerabat dekat, seperti orang tua atau saudara kandung yang mengidap leukemia dapat meningkatkan risiko terkena penyakit tersebut. Apalagi bila Anda merupakan kembar identik, dan saudara kembar Anda menderita leukemia maka akan membuat risiko Anda terkena leukemia sangat kuat.

6. Kelainan Genetik dan Kelainan Darah

Ada pula beberapa sindrom terkait perubahan genetik, yang disinyalir dapat meningkatkan risiko leukemia, seperti down syndrome, anemia fanconi, bloom syndrome, ataxia telangiectasia, kostmann syndrome, dan lainnya. Selain itu, kelainan darah seperti polycythemia vera, thrombocythemia, dan sindrom myelodysplastic, juga dapat menyebabkan penderitanya memiliki risiko lebih tinggi terkena leukemia.

Bila Anda memiliki salah satu faktor penyebab di atas, dan merasa khawatir akan terkena leukemia, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Selain itu, biasakan untuk menjalani gaya hidup sehat, agar Anda terhindar dari berbagai penyakit.

WebMD. https://www.webmd.com/cancer/lymphoma/understanding-leukemia-basics
Diakses pada 14 April 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/leukemia
Diakses pada 14 April 2019

Rogel Cancer Center. https://rogelcancercenter.org/leukemia/risk-factors
Diakses pada 15 April 2019

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/leukemia/article.htm#leukemia_facts
Diakses pada 15 April 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed