Ketahui Penyebab Lansia Susah Makan dan Cara Mengatasinya


Penyebab lansia susah makan ada beberapa macam, seperti tidak selera dengan makanan yang diberikan, mengalami gangguan indera pengecap, sedang stres, hingga menderita masalah kesehatan tertentu.

0,0
05 Jul 2021|Rhandy Verizarie
lansia susah makanStres bisa menjadi salah satu penyebab lansia susah makan
Memasuki usia senja, para lansia dihadapkan pada sejumlah masalah kesehatan, salah satunya susah makan. Ada sejumlah faktor yang menjadi penyebab lansia susah makan, mulai dari menu makanannya itu sendiri hingga gangguan medis tertentu.Kondisi ini tentu tidak bisa disepelekan karena dapat memengaruhi kondisi kesehatan lansia. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja penyebab dan cara mengatasi lansia yang susah makan berikut ini.

Penyebab lansia susah makan

Lansia adalah kelompok usia yang berisiko mengalami malnutrisi. Hal ini tidak lepas dari kurangnya asupan nutrisi akibat lansia susah makan.Berikut ini sejumlah penyebab nafsu makan menurun pada lansia yang perlu Anda ketahui:

1. Tidak selera dengan makanan yang diberikan

Tidak selera dengan menu makanan yang diberikan menjadi salah satu penyebab lansia susah makan yang umum terjadi. Oleh sebab itu, penting kiranya bagi Anda dan anggota keluarga lainnya maupun perawat untuk mengetahui apa menu makanan untuk lansia yang disukai.Selain itu, beberapa lansia mungkin sudah tidak bisa mengonsumsi jenis makanan tertentu, seperti makanan keras, berlemak, dan pedas. Jika Anda menyediakan menu makanan seperti ini, tidak heran jika orang tua Anda jadi malas makan.

2. Masalah mengunyah

Usia yang semakin bertambah tak bisa dipungkiri membuat sejumlah fungsi tubuh mengalami penurunan, termasuk dalam mengunyah makanan. Ini bisa terjadi akibat sejumlah kondisi, seperti jumlah gigi yang semakin sedikit.Alhasil, nafsu makan menurun karena lansia merasa susah untuknya mengunyah makanan-makanan yang masuk ke mulut.Hal ini makin diperparah dengan kebersihan gigi dan mulut lansia yang mungkin kurang terjaga sehingga memicu pertumbuhan bakteri. Adanya bakteri di dalam mulut ini acap kali membuat makanan jadi terasa tidak enak saat dikunyah. 

3. Gangguan indra pengecap

Penyebab lansia susah makan selanjutnya adalah adanya gangguan pada indra pengecap alias lidah. Seharusnya, lidah bertugas untuk mengirimkan rasa makanan ke otak. Nantinya, otak akan memberi tahu rasa makanan yang kita konsumsi.Namun, seiring dengan penuaan yang terjadi, fungsi tersebut mengalami penurunan. Alhasil, acap kali lansia merasa makanan yang dikonsumsinya terasa hambar. Akibatnya, orang tua Anda jadi tidak nafsu makan.

4. Stres

Stres atau depresi pada lansia juga bisa menjadi penyebab susah makan yang mereka alami. Bahkan, tak hanya lansia, masalah mental yang satu ini memang kerap membuat siapa saja yang mengalaminya jadi enggan atau tidak bersemangat untuk melakukan berbagai macam aktivitas, bahkan untuk makan sekalipun. 

5. Mengalami masalah kesehatan

Alasan lainnya mengapa nafsu makan menurun pada lansia adalah terkait dengan masalah kesehatan yang sedang dideritanya, seperti:
  • Penyakit Alzheimer
  • Gangguan jantung
  • Stroke
  • Infeksi mulut
  • Gangguan fungsi hati (liver)
  • Gagal ginjal 
  • Kanker

6. Obat-obatan

Menderita suatu penyakit seperti yang telah disebutkan di poin sebelumnya membuat lansia harus mengonsumsi obat-obatan. Nah, obat-obatan ini juga ternyata bisa berdampak pada menurunnya nafsu makan sehingga lansia jadi susah makan.Obat-obatan yang dimaksud seperti antidepresan, obat untuk membantu meredakan gejala demensia pada lansia, dan sebagainya. 

Akibat lansia susah makan

Meski umum terjadi, kondisi lansia susah makan tentu tidak boleh disepelekan dan dibiarkan begitu saja. Pasalnya, makanan adalah sumber nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh agar tetap sehat, bugar, dan terhindar dari penyakit-penyakit kronis yang berbahaya.Beberapa bahaya jika lansia susah makan, antara lain:
  • Dehidrasi
  • Susah buang air besar (sembelit)
  • Imun tubuh menurun
  • Malnutrisi 
Nah, malnutrisi pada lansia ini lantas bisa berujung pada sejumlah masalah kesehatan lainnya. Sebagai contoh, akibat lansia susah makan, mereka bisa kekurangan asupan nutrisi seperti kalsium, yang berpotensi menyebabkan osteoporosis.Sementara jika lansia jadi kurang asupan zat antioksidan, ia berisiko untuk mengalami penyakit kronis yang berbahaya, termasuk kanker.

Cara mengatasi lansia yang susah makan

Setelah mengetahui penyebab lansia susah makan dan akibat yang ditimbulkannya, sudah sepatutnya Anda memastikan agar mereka memiliki kembali minat untuk makan. Mengatasi lansia yang susah makan dapat disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Berikut adalah beberapa cara mengatasi lansia yang susah makan dan mengembalikan nafsu makannya:
  • Bertanya menu apa yang hendak mereka konsumsi
  • Buatkan menu makanan untuk lansia kesukaannya agar tidak bosan dan lebih variatif
  • Berikan makanan yang lunak, seperti bubur, jika hilangnya nafsu makan karena masalah indra pengecap
Selain melakukan beberapa cara di atas, Anda juga bisa memberikannya susu untuk lansia sebagai pelengkap nutrisi. Anda pun sebaiknya berkonsultasi dengan dokter mengenai gizi terbaik yang bisa diberikan, terutama ketika lansia susah makan dalam waktu yang cukup lama.Gunakan layanan live chat di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk konsultasi medis yang mudah dan cepat. Download aplikasi SehatQ di App Store dan Google Play sekarang juga. Gratis!
gangguan lansialansiakesehatan lansia
Doctor Health Press. https://www.doctorshealthpress.com/food-and-nutrition-articles/loss-of-appetite-in-elderly-symptoms-causes-and-natural-treatment/ Diakses pada 22 Juni 2021Griswold Home Care. https://www.griswoldhomecare.com/blog/2018/october/what-to-do-when-an-elderly-person-stops-eating/. Diakses pada 22 Juni 2021Livestrong. https://www.livestrong.com/article/283166-what-are-medical-reasons-for-loss-of-appetite-in-the-elderly/ Diakses pada 22 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait