Penyebab Kulit Tampak Pucat, Kapan Harus Segera ke Dokter?

(0)
06 Jul 2020|Azelia Trifiana
5 penyebab umum yang membuat kulit tampak pucatKulit pucat dapat mengindikasikan banyak hal yang terjadi dalam tubuh

Penyebab kulit tampak pucat

Beberapa hal yang menyebabkan kulit tampak pucat adalah:

1. Anemia

Anemia adalah kondisi ketika tubuh tidak memproduksi cukup sel darah merah. Seseorang bisa menderita anemia akut maupun kronis. Pada anemia akut, pemicunya adalah kehilangan darah dalam jumlah besar akibat trauma, operasi, pendarahan internal, atau masalah lain.Di sisi lain, anemia kronis lebih sering terjadi. Pemicunya adalah kekurangan zat besi, vitamin B-12, atau folat. Faktor lain penyebab seseorang mengalami anemia adalah kelainan genetik seperti penyakit sickle cell dan thalassemia. Penderita penyakit ini memproduksi hemoglobin yang tidak berfungsi optimal dalam mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh.

2. Kurang sinar matahari

Ketika seseorang mengalami kekurangan vitamin D alami dari sinar matahari, maka kulitnya bisa tampak pucat. Tak hanya itu, kondisi tubuh yang tak bisa maksimal menyerap vitamin D juga dapat berpengaruh terhadap warna kulit yang tampak pucat.

3. Terpapar dingin

Ketika seseorang berada di temperatur terlalu dingin atau mengalami frostbite, kulitnya juga bisa tampak pucat. Ketika frostbite terjadi, kulit dan jaringan di bawahnya membeku. Akibatnya tak hanya pucat, kulit juga bisa tampak kebiruan dan mati rasa saat disentuh. Kondisi ini tidak berlangsung permanen jika segera diatasi.

4. Sumbatan pembuluh darah

Ketika ada pembuluh darah yang tersumbat, tentunya sirkulasi darah yang membawa oksigen dan nutrisi menjadi tidak maksimal. Kondisi ini dapat mengakibatkan area kulit tertentu tampak pucat, paling sering terjadi di lengan dan kaki. Tak hanya tampak pucat, bagian tubuh tertentu juga bisa terasa nyeri dan dingin ketika disentuh.

5. Merasa takut

Tidak berlebihan ketika seseorang disebut tampak pucat saat merasa sakit atau cemas berlebih. Ini terjadi karena aliran darah justru mengalir ke arah jantung sehingga pigmentasi alami kulit berkurang. Pada saat yang sama, aliran darah ke jantung yang lebih kencang akan membuat detak jantung menjadi lebih cepat.Pucat tidaknya kulit seseorang juga terpengaruh banyak hal lain, utamanya pigmentasi dan ketebalan kulitnya. Seberapa banyak kandungan melanin pada kulit seseorang juga ikut berperan. Terkadang, ada orang yang memang kulitnya tampak pucat karena faktor warna kulit.Itulah sebabnya ketika melakukan pemeriksaan, dokter juga akan melihat bagian dalam kelopak mata sebagai indikator terjadinya anemia. Terlepas dari apa warna kulit seseorang, bagian dalam kelopak mata yang tampak pucat menandakan seseorang mengalami anemia.

Kapan harus ke dokter?

Kulit tampak pucat bisa menandakan kondisi darurat apabila disertai beberapa gejala tertentu, seperti:
  • Demam
  • Muntah darah
  • Pingsan
  • Pendarahan pada anus
  • Nyeri perut
  • Napas pendek-pendek
  • Rasa dingin dan nyeri pada lengan atau tungkai
  • Nyeri dada
Utamanya jika seseorang mengalami bagian tubuh tertentu tampak pucat disertai nyeri perut, demam, atau tak sadarkan diri, segera cari penanganan medis darurat. Dokter akan melakukan pemeriksaan darah lengkap dan kemungkinan penyebabnya, seperti  kultur tinja, serta pengujian fungsi tiroid, ginjal, dan organ tubuh lainnya.Bergantung pada penyebab terjadinya kulit pucat, penanganannya pun bisa berbeda. Beberapa opsi penanganannya seperti:
  • Menjaga pola makan
  • Mengonsumsi tambahan zat besi, vitamin B-12, dan folat
  • Menjalani pengobatan apabila kulit pucat disebabkan masalah medis
  • Operasi apabila kulit pucat terjadi karena kehilangan darah dalam jumlah banyak atau penyumbatan pembuluh darah
Pastikan mendapatkan diagnosis pasti penyebab kulit tampak pucat, terlebih jika disertai gejala lain yang berbahaya. Semakin cepat diagnosis diambil, penanganan juga bisa segera diberikan.
penyakitkesehatan kulithidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/health/paleness
Diakses pada 20 Juni 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/frostbite/symptoms-causes/syc-20372656
Diakses pada 20 Juni 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325562
Diakses pada 20 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait