logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Penyebab Kulit Tampak Pucat, Kapan Harus Segera ke Dokter?

open-summary

Warna kulit pucat atau paleness bisa mengindikasikan banyak hal, seperti aliran darah tidak lancar hingga jumlah sel darah merah di bawah normal. Warna kulit pucat bisa terjadi di seluruh tubuh atau hanya area tertentu saja seperti wajah, lengan, atau tungkai.


close-summary

0

23 Jun 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

5 penyebab umum yang membuat kulit tampak pucat

Kulit pucat dapat mengindikasikan banyak hal yang terjadi dalam tubuh

Table of Content

  • Penyebab kulit tampak pucat
  • Kapan harus ke dokter?

Penyebab kulit tampak pucat

Beberapa hal yang menyebabkan kulit tampak pucat adalah:

Advertisement

1. Anemia

Anemia adalah kondisi ketika tubuh tidak memproduksi cukup sel darah merah. Seseorang bisa menderita anemia akut maupun kronis. Pada anemia akut, pemicunya adalah kehilangan darah dalam jumlah besar akibat trauma, operasi, pendarahan internal, atau masalah lain.

Di sisi lain, anemia kronis lebih sering terjadi. Pemicunya adalah kekurangan zat besi, vitamin B-12, atau folat. Faktor lain penyebab seseorang mengalami anemia adalah kelainan genetik seperti penyakit sickle cell dan thalassemia. Penderita penyakit ini memproduksi hemoglobin yang tidak berfungsi optimal dalam mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh.

2. Kurang sinar matahari

Ketika seseorang mengalami kekurangan vitamin D alami dari sinar matahari, maka kulitnya bisa tampak pucat. Tak hanya itu, kondisi tubuh yang tak bisa maksimal menyerap vitamin D juga dapat berpengaruh terhadap warna kulit yang tampak pucat.

3. Terpapar dingin

Ketika seseorang berada di temperatur terlalu dingin atau mengalami frostbite, kulitnya juga bisa tampak pucat. Ketika frostbite terjadi, kulit dan jaringan di bawahnya membeku. Akibatnya tak hanya pucat, kulit juga bisa tampak kebiruan dan mati rasa saat disentuh. Kondisi ini tidak berlangsung permanen jika segera diatasi.

4. Sumbatan pembuluh darah

Ketika ada pembuluh darah yang tersumbat, tentunya sirkulasi darah yang membawa oksigen dan nutrisi menjadi tidak maksimal. Kondisi ini dapat mengakibatkan area kulit tertentu tampak pucat, paling sering terjadi di lengan dan kaki. Tak hanya tampak pucat, bagian tubuh tertentu juga bisa terasa nyeri dan dingin ketika disentuh.

5. Merasa takut

Tidak berlebihan ketika seseorang disebut tampak pucat saat merasa sakit atau cemas berlebih. Ini terjadi karena aliran darah justru mengalir ke arah jantung sehingga pigmentasi alami kulit berkurang. Pada saat yang sama, aliran darah ke jantung yang lebih kencang akan membuat detak jantung menjadi lebih cepat.

Pucat tidaknya kulit seseorang juga terpengaruh banyak hal lain, utamanya pigmentasi dan ketebalan kulitnya. Seberapa banyak kandungan melanin pada kulit seseorang juga ikut berperan. Terkadang, ada orang yang memang kulitnya tampak pucat karena faktor warna kulit.

Itulah sebabnya ketika melakukan pemeriksaan, dokter juga akan melihat bagian dalam kelopak mata sebagai indikator terjadinya anemia. Terlepas dari apa warna kulit seseorang, bagian dalam kelopak mata yang tampak pucat menandakan seseorang mengalami anemia.

Baca Juga

  • Sambut Hari Diabetes Sedunia dengan Menjaga Kadar Gula Darah Normal
  • 7 Manfaat Diet Vegan yang Terbukti Secara Ilmiah
  • Virologi, Cabang Ilmu Biologi yang meneliti Virus

Kapan harus ke dokter?

Kulit tampak pucat bisa menandakan kondisi darurat apabila disertai beberapa gejala tertentu, seperti:

  • Demam
  • Muntah darah
  • Pingsan
  • Pendarahan pada anus
  • Nyeri perut
  • Napas pendek-pendek
  • Rasa dingin dan nyeri pada lengan atau tungkai
  • Nyeri dada

Utamanya jika seseorang mengalami bagian tubuh tertentu tampak pucat disertai nyeri perut, demam, atau tak sadarkan diri, segera cari penanganan medis darurat. Dokter akan melakukan pemeriksaan darah lengkap dan kemungkinan penyebabnya, seperti  kultur tinja, serta pengujian fungsi tiroid, ginjal, dan organ tubuh lainnya.

Bergantung pada penyebab terjadinya kulit pucat, penanganannya pun bisa berbeda. Beberapa opsi penanganannya seperti:

  • Menjaga pola makan
  • Mengonsumsi tambahan zat besi, vitamin B-12, dan folat
  • Menjalani pengobatan apabila kulit pucat disebabkan masalah medis
  • Operasi apabila kulit pucat terjadi karena kehilangan darah dalam jumlah banyak atau penyumbatan pembuluh darah

Pastikan mendapatkan diagnosis pasti penyebab kulit tampak pucat, terlebih jika disertai gejala lain yang berbahaya. Semakin cepat diagnosis diambil, penanganan juga bisa segera diberikan.

Advertisement

penyakitkesehatan kulithidup sehat

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved