Memilih sabun yang tepat dapat meredakan reaksi alergi dermatitis atopik
Dermatitis atopik bisa menjadi salah satu penyebab dari kulit bersisik.

Kulit menghasilkan sekitar 30.000 hingga 40.000 sel-sel kulit mati setiap harinya. Sel-sel kulit mati tersebut kemudian dibuang dan digantikan oleh sel-sel kulit yang baru.

Pada kulit yang sehat, proses pergantian sel-sel kulit mati seharusnya tidak terasa dan tidak terlihat. Sayangnya, pada sebagian orang, proses ini kerap tampak sebagai kulit bersisik. Sebagian orang juga mungkin mengidap kondisi kesehatan tertentu yang juga memicu kondisi kulit yang bersisik. 

Kondisi medis yang menyebabkan kulit bersisik

Terdapat sejumlah kondisi pada kulit yang dapat lebih rentan kulit yang tampak bersisik. Apa sajakah kondisi tersebut?

1. Dermatitis atopik

Kulit bersisik karena penyakit ini biasanya timbul di leher, dada, lipatan kulit, pergelangan kaki, dan pergelangan tangan. Penyebab dermatitis atopik belum diketahui secara pasti. Gejalanya bisa muncul akibat reaksi alergi atau iritasi kulit terhadap zat-zat tertentu, misalnya dari parfum, sabun, maupun bahan pakaian. 

2. Psoriasis

Psoriasis, terutama tipe psoriasis plak, akan menimbulkan gejala berupa kemunculan area-area kemerahan di kulit yang dipenuhi kulit bersisik. Biasanya, kondisi ini timbul di tangan dan kaki, siku dan lutut, serta kulit kepala. 

Penyakit kulit ini disebabkan oleh faktor keturunan dan gangguan sistem kekebalan tubuh. Karena itu, tidak ada pengobatan khusus yang bisa menyembuhkannya. Penanganan dari dokter umumnya hanya diberikan untuk mengurangi gejala dan keluhan yang dirasakan oleh penderita.

3. Ichthyosis

Ichthyosis adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh faktor keturunan dan kerap muncul sejak masa kanak-kanak. Penyakit ini memicu sel-sel kulit mati menumpuk di permukaan kulit, serta menimbulkan penampakan kulit bersisik yang sangat kering dan tebal. 

Jumlah penderita penyakit ini cukup banyak dan umumnya tidak parah. Oleh sebab itu, penderita biasanya tidak terganggu selama kelembapan kulit mereka tetap terjaga dengan baik. 

Perawatan dan pencegahan kulit bersisik dan kering

Umumnya, kulit bersisik muncul akibat lapisan kulit paling luar mengalami gangguan. Akibatnya, lapisan kulit yang mengandung minyak ini kurang efektif untuk menyimpan air dan mempertahankan kelembapannya. Inilah yang kemudian tampak sebagai kulit kering dan bersisik. 

Ketidakmampuan kulit dalam mempertahankan kelembapan biasanya disebabkan oleh kurang asupan cairan, proses penuaan, dan kulit yang sering terpapar sinar matahari atau bahan kimia. 

Kondisi kulit kering atau kulit bersisik yang tidak parah umumnya dapat diatasi sendiri dengan langkah-langkah berikut:

1. Pilih sabun mandi yang tepat

Penderita kulit bersisik sebaiknya memilih sabun dengan kandungan kimia yang ringan dan lembut. Tidak lupa juga dengan kandungan bahan-bahan pelembap agar tidak menyebabkan iritasi kulit, sekaligus membantu dalam melapisi kulit dengan zat yang dapat mempertahankan kelembapan. 

Sebagai contoh, Anda bisa memilih sabun yang mengandung bahan, seperti hyaluronic acid atau glycerin. Selain itu, kurangi kebiasaan mandi dengan air panas karena dapat membuat kulit menjadi lebih kering. 

2. Lakukan eksfoliasi

Eksfoliasi atau scrub dapat membantu meluruhkan sel-sel kulit mati yang menumpuk dan menimbulkan penampakan sebagai kulit bersisik. Sama seperti sabun, pilihlah produk scrub dengan kandungan kimia yang ringan. Anda juga sebaiknya tidak menggosok kulit terlalu keras karena aktivitas ini justru bisa menyebabkan iritasi. 

Selain menghilangkan sel-sel kulit mati, proses eksfoliasi bisa pula membantu dalam memperbaiki aliran darah. Dengan ini, tekstur kulit akan nampak lebih halus dan lebih cerah. 

3. Gunakan pelembap

Pelembap akan membantu lapisan kulit terluar untuk menahan cairan, sehingga mencegah kulit kering. Pilih krim atau losion pelembap dengan kandungan alpha hydroxyl acid dan beta hydroxyl acid yang bisa membantu pengelupasan serta pembuangan sel-sel kulit mati, serta menghindari penampakan kulit bersisik. 

Anda juga bisa memilih pelembap dari bahan-bahan yang yang lebih alami. Misalnya, shea butter, minyak zaitun, atau minyak dari buah alpukat sebagai pelembap kulit. 

Jika langkah-langkah tersebut kurang efektif dalam mengatasi kulit bersisik, mungkin ada penyakit yang memengaruhi kondisi kulit Anda. Berkonsultasilah dengan dokter bila masalah kulit kering dan bersisik mulai terasa sangat mengganggu.

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/guide/scaly-skin#1
Diakses pada 17 Juni 2019

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/182730-remedies-for-dry-scaly-skin/
Diakses pada 17 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed