Alis Berketombe? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


Ketombe nyatanya tak hanya muncul d kulit kepala, tapi juga di alis. Saat sedang menggaruk, tak disangka ketombe pun berguguran. Terdapat beberapa penyebab alis berketombe, yang mirip dengan ketombe di kulit kepala. Cara menghilangkannya akan bergantung pada penyebabnya.

0,0
kulit kering bisa menyebabkan alis ketombeanPenyebab alis berketombe bisa jadi sama dengan penyebab ketombe pada umumnya
Tidak hanya di rambut, ketombe juga dapat muncul di alis. Mungkin Anda pernah merasa gatal di alis hingga sangat ingin menggaruknya. Tanpa disangka, berguguranlah ketombe.Alis berketombe memang cukup mengganggu dan dapat menyebabkan iritasi. Simak penjelasan mengenai penyebab hingga cara menghilangkan alis berketombe berikut ini.

Penyebab ketombe di alis 

Ketombe merupakan kondisi yang umum, yang ditandai dengan pengelupasan pada kulit rambut. Biasanya ditandai dengan bercak putih pada kulit rambut. Tidak hanya rambut, ketombe juga dapat Anda temukan di alis. Kondisi ini umum dan dapat ditemukan pada siapa saja, terutama setelah masa pubertas. Ketombe dapat terjadi pada area kulit yang memiliki kelenjar penghasil minyak, seperti kulit kepala dan alis. Berikut ini beberapa penyebab munculnya ketombe di alis mata.

1. Dermatitis seboroik

Penyebab ketombe umumnya adalah dermatitis seboroik, termasuk di alis mata. Terkadang ketombe juga dianggap sebagai bentuk ringan dari dermatitis seboroik. Dermatitis seboroik adalah kondisi kulit yang menyebabkan bercak bersisik, kulit merah, hingga ketombe membandel.Penyebab dari dermatitis seboroik sendiri belum diketahui secara pasti. Namun, para ahli di Mayo Clinic beranggapan bahwa beberapa faktor berikut dapat memicu dan menyebabkan alis berketombe sebagai penyebabnya, yaitu:
  • Jamur malassezia pada minyak di kulit. Tidak jarang jamur ini mengakibatkan gatal, peradangan, kemerahan, hingga iritasi
  • Respons sistem imun yang menurun, seperti pada orang dengan HIV/AIDS dan pasien transplantasi organ
  • Penyakit neurologis dan psikologis, seperti Alzheimer, depresi, dan Parkinson
Kondisi dermatitis seboroik penyebab alis berketombe dapat memburuk karena cuaca dingin dan kering, kekurangan mineral zinc, hingga kondisi stres. 

2. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak adalah reaksi pada kulit akibat paparan terhadap iritan atau alergen. Kondisi ini dapat terjadi pada kulit akibat tidak cocok terhadap produk tertentu, seperti sampo, kondisioner, dan riasan. Dermatitis kontak biasanya menyebabkan ruam, gatal, hingga iritasi. 

3. Psoriasis

Psoriasis adalah kondisi pergantian kulit yang terlalu cepat. Psoriasis adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kulit lebih cepat dalam membuat sel-sel baru.Psoriasis ini menyebabkan timbulnya sisik atau bercak di kulit, seperti ketombe, dan disertai rasa gatal. Kondisi ini dapat terjadi di bagian tubuh mana pun, termasuk alis. 

4. Kulit kering

Ketombe di alis juga dapat disebabkan oleh kulit keringKulit kering dapat menyebabkan pengelupasan yang membuatnya tampak seperti berketombe. Itu sebabnya, jika kulit di bagian alis Anda kering dan tak sengaja menggaruknya, akan tampak runtuhan kulit kering yang seperti ketombean.

5. Eksim

Eksim adalah kondisi iritasi pada kulit yang menyebabkan peradangan dan bercak di kulit. Bercak kulit inilah yang kemudian menyebabkan munculnya ketombe di alis.Eksim dapat terjadi akibat kontaminasi mikroorganisme, alergen, hingga cuaca ekstrem. 

Cara menghilangkan ketombe di alis 

Mengingat penyebabnya yang berbeda-beda, cara mengatasi alis berketombe pun akan bergantung pada penyebabnya.Namun, ada beberapa cara menghilangkan ketombe di alis yang dapat Anda lakukan, seperti: 
  • Rutin membersihkan wajah 
  • Gunakan produk yang mengandung selenium sulfida, asam salisilat, dan ketoconazole yang dapat mengatasi ketombe. Penggunaan produk pada alis perlu berhati-hati agar tidak mengenai mata
  • Gunakan obat atau salep antijamur dan anti peradangan pada alis berketombe akibat jamur atau alergen lain
  • Berhenti menggunakan produk yang dirasa tidak cocok dengan kulit Anda
  • Sebelum menggunakan produk baru, Anda bisa menguji produk di area kecil kulit (patch test) sebelum menggunakannya pada wajah 
  • Oleskan pelembap, minyak kelapa, atau jojoba secara berkala pada alis atau kulit yang kering
Jika Anda memiliki kondisi tertentu yang menyebabkan sistem imun Anda menurun (gangguan autoimun), sebaiknya Anda memeriksakan diri secara rutin ke dokter untuk mengendalikannya. Dengan begitu, ketombe di alis yang muncul karena masalah autoimun juga dapat teratasi.Ketombe di alis termasuk kondisi umum yang dapat terjadi pada siapa saja. Meskipun bukan kondisi serius, gejala yang ditimbulkan bisa cukup mengganggu. Menjaga kebersihan dan kesehatan secara umum dapat menghindari Anda dari berbagai kondisi kulit penyebab alis berketombe.Untuk mencari produk dan pelembap yang cocok, Anda dapat mengunjungi toko SehatQ atau berkonsultasi online dengan berkonsultasi online dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
penyakit kulitkulit keringmasalah kulitketombe
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dandruff/symptoms-causes/syc-20353850
Diakses tanggal 25 Juni 2021
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/seborrheic-dermatitis/symptoms-causes/syc-20352710
Diakses tanggal 25 Juni 2021
Borda, L. J., & Wikramanayake, T. C. (2015). Seborrheic Dermatitis and Dandruff: A Comprehensive Review. Journal of clinical and investigative dermatology, 3(2), 10.13188/2373-1044.1000019. https://doi.org/10.13188/2373-1044.1000019
Diakses tanggal 25 Juni 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/14417#types
Diakses tanggal 25 Juni 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/eyebrow-dandruff-5186932
Diakses tanggal 25 Juni 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/eyebrow-dandruff#prevention
Diakses tanggal 25 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait