Untuk Para Wanita, Kenali Penyebab Keputihan Gatal Ini!

Penyebab keputihan gatal adalah infeksi jamur, vaginosis bakteri, serta trikomoniasis
Keputihan normal memiliki warna bening atau putih dan tidak berbau

Keputihan gatal bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, salah satunya radang vulva dan vagina, yang dinamakan vulvovaginitis. Penyebab keputihan gatal yang timbul pada penderita vulvovaginitis, bisa dikaitkan dengan gejala awal kondisi ini.

Tidak hanya satu, ada tiga penyebab vulvovaginitis, yaitu infeksi jamur, bakteri, dan parasit. Jadi sebenarnya, rasa gatal yang muncul pada vulvovaginitis, merupakan hal yang umum terjadi. 

[[artikel-terkait]]

Keputihan gatal tanda vulvovaginitis

Keputihan gatal merupakan salah satu gejala dari radang vulva dan vagina, atau vulvovaginitis. Ada tiga jenis infeksi vagina yang paling umum menyebabkan terjadinya vulvovaginitis, yaitu infeksi jamur, vaginosis bakteri, serta trikomoniasis.

1. Infeksi jamur

Infeksi jamur pada vagina dapat menyebabkan perubahan keputihan. Keputihan akan terasa sangat gatal, dan berwarna putih seperti keju. Tak hanya itu, sekitar vulva juga terasa sakit dan bengkak.

2. Vaginosis bakteri

Vaginosis bakteri dapat menyebabkan keputihan gatal atau terbakar, dan berwarna putih, abu-abu, atau kekuningan. Selain itu, terjadi kemerahan dan pembengkakan ringan pada vagina atau vulva.

3. Trikomoniasis

Trikomoniasis dapat menyebabkan keputihan terasa gatal, berbau amis, dan berwarna kuning kehijauan. Bahkan keputihan terkadang berbusa.

Sementara itu, penyebab lain dari keputihan terasa gatal yaitu douching, sabun beraroma, pil KB, semprotan higienis feminin, kehamilan, menopause, kanker serviks, radang panggul, dan diabetes.

Penyebab lain keputihan gatal

Rasa gatal maupun iritasi yang terjadi di bagian tubuh manapun, pasti menyebabkan rasa tidak nyaman. Apalagi, bila terjadi di area sensitif, seperti vagina dan bibir vagina atau vulva. Kondisi-kondisi ini mengakibatkan keputihan gatal, yang bisa anda rasakan pada vulva.

  • Penyakit menular seksual
  • Menopause
  • Penebalan kulit
  • Paparan bahan kimia tertentu

Langkah-langkah pencegahan keputihan gatal

Untuk mencegah terjadinya keputihan gatal, anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.

  • Jaga kebersihan vagina anda dengan membilasnya secara teratur menggunakan sabun khusus yang lembut.
  • Jangan menggunakan sabun beraroma, semprotan higienis feminin atau douche. Bahan kimia yang terkandung di dalamnya dapat membuat vagina iritasi, sehingga menyebabkan keputihan terasa gatal.
  • Setelah buang air kecil, selalu bersihkan vagina anda dari depan ke belakang, untuk mencegah bakteri yang membuat keputihan terasa gatal, masuk ke dalam vagina.
  • Hindari pakaian yang terlalu ketat, dan gunakanlah celana dalam berbahan katun.

Keputihan gatal haruslah segera diatasi. Jika keputihan tak kunjung membaik, sebaiknya periksakan diri anda ke dokter.

Selanjutnya, dokter akan menentukan penyebab keputihan yang terjadi, dan merekomendasikan pengobatan yang tepat untuk anda. Jangan lupa pula untuk selalu menjaga kesehatan vagina, agar terhindar dari keputihan gatal.

Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/vaginal-discharge/amp/
Diakses pada 11 Mei 2019

Web MD. https://www.webmd.com/women/guide/vaginal-discharge-whats-abnormal
Diakses pada 11 Mei 2019

Web MD. https://www.webmd.com/women/guide/what-is-vulvovaginitis
Diakses pada 11 Mei 2019

Home Remedy Hacks. https://www.homeremedyhacks.com/31-tested-home-remedies-excessive-vaginal-discharge/
Diakses pada 11 Mei 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed