Penyebab Keputihan Gatal yang Perlu Dikenali Kaum Hawa


Keputihan gatal tentu sangat menyiksa bagi para kaum hawa. Gangguan kesehatan ini disebabkan oleh infeksi jamur, vaginosis bakteri, serta trikomoniasis.

(0)
22 May 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penyebab keputihan gatal adalah infeksi jamur, vaginosis bakteri, serta trikomoniasisKeputihan gatal bisa menandakan adanya infeksi jamur dan bakteri pada vagina
Keputihan gatal bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, mulai dari infeksi jamur, bakteri, hingga parasit seperti trikomoniasis. Selain rasa gatal, penyakit-penyakit tersebut biasanya juga akan memicu gejala lain seperti nyeri, kemerahan, bahkan bengkak di area vagina. Warna keputihan yang keluarpun dapat berbeda dari normal.Karena penyebab keputihan gatal bisa berbeda-beda, maka penanganan yang dapat dilakukan pun berbeda. Pada kondisi yang disebabkan oleh bakteri misalnya, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk meredakannya. Sementara itu pada infeksi jamur, obat topikal seperti krim atau salep dapat diberikan.

Penyebab keputihan gatal

Ada tiga jenis infeksi yang paling umum menyebabkan keputihan terasa gatal yaitu infeksi jamur, vaginosis bakteri, serta trikomoniasis.

1. Infeksi jamur

Infeksi jamur pada vagina dapat menyebabkan perubahan keputihan. Keputihan akan terasa sangat gatal, dan berwarna putih seperti keju. Tak hanya itu, sekitar vulva juga terasa sakit dan bengkak. Penyeab utama infeksi jamur pada miss V, yaitu jamur Candida albicans.

2. Vaginosis bakteri

Vaginosis bakteri dapat menyebabkan Anda mengalami keputihan gatal atau terbakar, dan berwarna putih, abu-abu, atau kekuningan. Selain itu, dapat pula terjadi kemerahan dan pembengkakan ringan pada vagina atau vulva penderita vaginosis bakterialis. Kondisi ini terjadi akibat terganggunnya keseimbangan bakteri di dalam vagina.

3. Trikomoniasis

Trikomoniasis dapat menyebabkan keputihan berlebih, terasa gatal, berbau amis, dan berwarna kuning kehijauan. Bahkan keputihan terkadang berbusa. Kondisi ini disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Trikomoniasis bisa menular melalui hubungan seksual atau berbagi pakai alat bantu seks dengan penderita.Selain ketiga kondisi di atas, keluarnya keputihan yang terasa gatal juga bisa disebabkan oleh beberapa hal di bawah ini. 
  • Penyakit menular seksual 
  • Menopause
  • Penebalan kulit
  • Paparan bahan kimia tertentu
  • Produk pembersih vagina
  • Douching
  • Pil KB
  • Kehamilan
  • Kanker serviks
  • Radang panggul
  • Diabetes

Langkah-langkah pencegahan keputihan gatal

Untuk mencegah terjadinya keputihan gatal, anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini.
  • Jaga kebersihan vagina anda dengan membilasnya secara teratur menggunakan sabun khusus yang lembut.
  • Jangan menggunakan sabun beraroma, semprotan higienis feminin atau douche. Bahan kimia yang terkandung di dalamnya dapat membuat vagina iritasi, sehingga menyebabkan keputihan terasa gatal.
  • Setelah buang air kecil, selalu bersihkan vagina anda dari depan ke belakang, untuk mencegah bakteri yang membuat keputihan terasa gatal, masuk ke dalam vagina.
  • Hindari pakaian yang terlalu ketat, dan gunakanlah celana dalam berbahan katun.
Keputihan gatal haruslah segera diatasi. Jika keputihan tak kunjung membaik, sebaiknya periksakan diri anda ke dokter.Selanjutnya, dokter akan menentukan penyebab keputihan yang terjadi, dan merekomendasikan pengobatan yang tepat untuk anda. Jangan lupa pula untuk selalu menjaga kesehatan vagina, agar terhindar dari keputihan gatal.
penyakit wanitakesehatan wanitakeputihanvulvovaginitis
Family Doctor. https://familydoctor.org/condition/vaginal-discharge/amp/
Diakses pada 11 Mei 2019
Web MD. https://www.webmd.com/women/guide/vaginal-discharge-whats-abnormal
Diakses pada 11 Mei 2019
Web MD. https://www.webmd.com/women/guide/what-is-vulvovaginitis
Diakses pada 11 Mei 2019
Home Remedy Hacks. https://www.homeremedyhacks.com/31-tested-home-remedies-excessive-vaginal-discharge/
Diakses pada 11 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait