Penyebab Kelahiran Mundur dari HPL dan Risikonya

(0)
18 Oct 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penyebab kelahiran mundur dari HPL dapat dikaitkan dengan beberapa kondisiHPL yang mundur dapat dikaitkan dengan sejumlah kondisi
Hari Perkiraan Lahir (HPL) yang semakin dekat bisa jadi hal menegangkan bagi ibu hamil. Penuh harapan dan penantian, tapi juga dirundung kecemasan. Apalagi jika bayi belum lahir setelah melewati HPL. Penyebab kelahiran mundur dari HPL belum bisa diketahui pasti. Namun, ada beberapa kecenderungan yang dapat menjadi alasan kenapa HPL bisa mundur.Bayi umumnya lahir di usia kandungan 40 minggu. Namun, bayi bisa lahir kapan saja di antara usia kandungan 37-42 minggu. Lebih dari itu, diperkirakan sekitar 1 dari 10 kelahiran terjadi setelah usia kehamilan melewati 42 minggu.

Penyebab kelahiran mundur dari HPL

Bayi yang terlambat lahir dari HPL disebut dengan postmatur. Sejauh ini, belum ada hal yang benar-benar bisa memastikan apa penyebab kelahiran mundur dari HPL.Seperti yang dijelaskan di awal, ada beberapa kecenderungan kondisi yang dapat dikaitkan dengan kenapa HPL bisa mundur. Kondisi-kondisi ini meliputi:
  • Kehamilan pertama
  • Memiliki riwayat pernah melahirkan bayi postmatur sebelumnya
  • Memiliki anggota keluarga yang pernah melahirkan bayi postmatur
  • Ibu hamil mengalami obesitas
  • Bayi laki-laki.
Kesalahan dalam menghitung HPL juga bisa menjadi penyebab kelahiran mundur dari HPL. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengetahui bagaimana cara yang tepat menghitung hari perkiraan lahir.

Cara menghitung hari perkiraan lahir

Gestational age atau usia kehamilan digunakan untuk menghitung hari perkiraan lahir. Usia kehamilan tidaklah dihitung berdasarkan usia janin karena akan sulit memastikan kapan tepatnya terjadi pembuahan. Sehingga, usia kehamilan dihitung berdasarkan siklus menstruasi.Perhitungan usia kehamilan dimulai dari Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Dengan asumsi bahwa wanita memasuki masa subur dua minggu setelah HPHT, maka usia kehamilan diperkirakan dimulai sekitar dua minggu sebelum terjadi kehamilan.Perhitungan HPL dapat dilakukan dengan menggunakan rumus berikut ini:HPL = HPHT + 280 hari (40 minggu)Karena tanggal di atas hanyalah perkiraan, besar kemungkinan bayi dapat terlahir lebih cepat atau mundur dari perkiraan. Kondisi ini bisa menjadi salah satu alasan kenapa HPL bisa mundur.

Risiko kelahiran mundur dari HPL

Apabila bayi belum lahir setelah lewat 41 minggu, kondisi ini memerlukan perhatian khusus. Penyebab kelahiran mundur dari HPL jarang disebabkan oleh alasan khusus. Namun, kelahiran mundur dari HPL dapat meningkatkan beberapa risiko melahirkan, seperti:

1. Makrosomia janin

Makrosomia janin adalah kondisi di mana bayi terlahir dengan ukuran lebih besar dari rata-rata. Kondisi ini dapat membuat kelahiran lebih sulit dan rentan memiliki risiko kelahiran caesar.Selain itu, kondisi ini juga dapat menyebakan distosia bahu, yaitu kondisi bahu bayi tersangkut di belakang tulang panggul ibu selama persalinan.

2. Sindrom postmaturitas

Sindrom postmaturitas adalah kondisi bayi yang berat badannya tidak bertambah setelah melewati HPL. Sindrom ini juga ditandai dengan gejala kulit kering atau kendur, serta kuku jari tangan dan kaki terlihat panjang saat lahir.

3. Cairan ketuban rendah

Volume cairan ketuban yang rendah dapat menyebabkan tali pusat menyusut selama kontraksi dan menyebabkan kurangnya aliran oksigen yang mengalir ke janin.

4. Sindrom aspirasi mekonium

Sindrom aspirasi mekonium adalah kondisi di mana bayi kesulitan bernapas karena keracunan air ketuban. Hal ini dikarenakan bayi menghirup mekonium (feses pertama yang keluar) yang terdapat pada air ketuban pada saat kelahiran.

5. Lahir mati

Sesuai dengan namanya, kondisi ini terjadi ketika bayi meninggal sebelum dilahirkan.

Penanganan bayi terlambat lahir

Penanganan bayi postmatur tidak berfokus pada kenapa HPL bisa mundur. Dokter kandungan biasanya akan memantau kondisi ibu dan janin untuk memastikan semua masih normal dan baik-baik saja.Anda mungkin harus lebih sering melakukan kontrol kehamilan agar dokter kandungan dapat terus memantau kondisi Anda dan bayi.Dokter dapat melakukan beberapa pemeriksaan sebanyak 1-2 kali seminggu. Pemeriksaan-pemeriksaan yang mungkin dilakukan, yaitu:
  • Memeriksa ukuran bayi
  • Memeriksa detak jantung bayi
  • Memeriksa posisi bayi dalam kandungan
  • Menganalisa pergerakan bayi. Dokter akan bertanya tentang tendangan atau pergerakan bayi yang mungkin Anda rasakan.
Di luar kenapa HPL bisa mundur, ada beberapa cara alamiah yang bisa Anda lakukan untuk membantu memicu kelahiran. Misalnya, bergerak aktif (berjalan), melakukan hubungan seksual, menstimulasi puting payudara, akupuntur, atau mengonsumsi makanan tertentu yang dapat memicu kontraksi.Konsultasikan cara yang tepat dengan ahli kandungan. Dokter akan memberikan saran yang sesuai untuk kondisi Anda, termasuk induksi persalinan jika memang diperlukan.Untuk mengetahui lebih jauh mengenai penyebab kelahiran mundur dari HPL, Anda bisa langsung bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga!
melahirkanpersalinan
Healthline.https://www.healthline.com/health/pregnancy/overdue-baby
Diakses 5 Oktober 2020
Up to Date. https://www.uptodate.com/contents/postterm-pregnancy-beyond-the-basics
Diakses 5 Oktober 2020
MSD Manuals. https://www.msdmanuals.com/home/children-s-health-issues/lung-and-breathing-problems-in-newborns/meconium-aspiration-syndrome
Diakses 5 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait