logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Wanita

Penyebab Kanker Rahim serta Faktor Risiko Pemicunya

open-summary

Penyebab kanker rahim dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor pemicu, mulai dari diabetes, hormon, hingga pola makan.


close-summary

3.4

(10)

3 Mei 2019

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Risiko kanker rahim meningkat seiring bertambahnya usia seorang wanita.

Seiring bertambahnya usia, wanita semakin rentan terhadap kanker rahim.

Table of Content

  • Penyebab kanker rahim menurut para ahli
  • Faktor risiko penyebab kanker rahim
  • Pesan dari SehatQ

Terbentuknya kanker rahim umummnya diawali pada sel yang membentuk dinding rahim (endometrium). Itulah sebabnya, kanker rahim juga kerap disebut sebagai kanker endometrium. Penyebab terbentuknya kanker rahim hingga saat ini masih menjadi perbincangan di kalangan para ahli.

Advertisement

Meski begitu, ada beberapa teori yang menyebutkan mengenai kemungkinan penyebab kanker rahim. Selain itu, kondisi-kondisi seperti obesitas, usia, hingga hormon, dinilai dapat menjadi faktor risiko terjadinya jenis kanker yang satu ini.

Baca Juga

  • Kanker Testis Stadium 4 dan Pengobatan yang Dilakukan
  • Seks Seharusnya Tak Sakit, Ketahui Cara Mengatasi Miss V Sakit Setelah Berhubungan
  • Mengapa Kadar Kolesterol Normal Wanita Lebih Rentan Meninggi Dibanding Pria?

Penyebab kanker rahim menurut para ahli

Hingga saat ini, penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti. Beberapa ahli menduga, tingginya kadar hormon estrogen di tubuh, dapat menjadi penyebab munculnya penyakit ini. Progesteron dan estrogen merupakan hormon wanita yang diproduksi di indung telur.

Ketika keseimbangan kadar kedua hormon ini terganggu, endometrium (dinding rahim) dapat mengalami perubahan. Kenaikan kadar estrogen tanpa disertai dengan kenaikan kadar progesteron, dapat membuat dinding rahim menjadi menebal, sehingga berpotensi meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker.

Yang pasti, mutasi genetik dapat menyebabkan sel normal pada endometrium, berubah menjadi abnormal. Sel yang abnormal tersebut dapat memperbanyak diri secara cepat dan kemudian membentuk tumor. Pada kasus yang parah, sel tersebut dapat menyebar ke bagian lain pada tubuh.

Faktor risiko penyebab kanker rahim

Bahaya kanker rahim bagi wanita dapat berakibat fatal. Oleh sebab itu, gangguan tersebut perlu didiagnosis sedini mungkin untuk menghindari adanya komplikasi.

Meski penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti, beberapa kondisi dipercaya dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini. Berikut ini adalah beberapa faktor risiko kanker rahim yang perlu Anda waspadai.

1. Usia

Semakin bertambahnya usia, risiko kanker rahim pada wanita akan semakin meningkat. Berdasarkan data yang disampaikan Cancer Research UK, kebanyakan penderita kanker rahim adalah wanita berusia 40-74 tahun. Kebanyakan wanita yang didiagnosis kanker rahim, adalah mereka yang telah mengalami menopause.

Hanya sebagian kecil, atau sekitar satu persen kasus kanker rahim terjadi pada wanita yang berusia di bawah 40 tahun. Selain itu, wanita dengan kelainan genetik yang dinamakan sindrom lynch, memiliki risiko lebih besar terkena kanker rahim di usia muda, jika dibandingkan dengan wanita pada umumnya.

2. Hormon

Keseimbangan hormon di tubuh wanita, memiliki peran penting dalam perkembangan kanker rahim. Keseimbangan hormon estrogen dan progesteron akan berubah setiap bulannya, mengikuti siklus menstruasi.

Kedua hormon tersebut dapat membantu menjaga siklus menstruasi berjalan dengan lancar dan menjaga endometrium tetap sehat. Apabila keseimbangan kedua hormon ini terganggu, maka risiko seorang wanita terkena kanker endometrium, akan meningkat.

Setelah menopause, indung telur akan berhenti memproduksi kedua hormon ini. Namun, estrogen dalam jumlah sedikit, masih diproduksi secara alami pada jaringan lemak. Estrogen yang diproduksi oleh jaringan lemak dapat berdampak lebih besar, apabila dibandingkan dengan estrogen yang diproduksi sebelum menopause.

3. Berat Badan Berlebih

Wanita dengan kelebihan berat badan, berisiko 2,5 kali lebih besar terkena kanker rahim, jika dibandingkan dengan wanita yang memiliki berat badan ideal. Sebab, berat badan berlebih dapat memengaruhi kadar estrogen di tubuh.

Semakin banyak lemak tubuh yang dimiliki, maka akan semakin banyak juga estrogen yang diproduksi. Sementara itu, semakin banyak produksi estrogen, maka endometrium juga akan semakin tebal. Saat sel endometrium semakin banyak diproduksi, maka risiko sel tersebut menjadi kanker akan semakin besar.

Selain itu, kelebihan berat badan juga berkaitan dengan produksi insulin berlebih di tubuh. Kadar insulin berlebih di tubuh dapat membuat sel di dinding rahim lebih cepat membelah, sehingga kemungkinan terbentuknya sel kanker pun akan semakin besar.

4. Pola Makan dan Kurangnya Aktivitas Fisik

Kebiasaan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak, dapat meningkatkan risiko seseorang terkena berbagai jenis kanker, termasuk kanker rahim. Kebiasaan ini dapat menimbulkan kelebihan berat badan atau obesitas. Seperti diketahui, obesitas merupakan salah satu faktor risiko kanker rahim.

Kebiasaan olahraga teratur disebutkan dapat menurunkan risiko terhadap kanker rahim. Wanita yang terbiasa berolahraga teratur, dipercaya berisiko lebih rendah terkena kanker rahim, jika dibandingkan dengan wanita yang menghabiskan lebih banyak waktunya untuk duduk, tanpa melakukan aktivitas fisik yang signifikan.

5. Riwayat Kesehatan Keluarga

Anak perempuan dengan ibu yang pernah menderita kanker rahim, berisiko lebih besar terkena penyakit ini. Wanita yang keluarganya memiliki riwayat pernah menderita kanker usus, juga memiliki risiko lebih besar terkena kanker rahim.

Pesan dari SehatQ

Dengan mengetahui berbagai penyebab kanker rahim di atas serta faktor risikonya, Anda diharapkan dapat lebih waspada terhadap penyakit berbahaya ini. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala ke dokter, sebagai langkah pencegahan serta deteksi dini penyakit kanker rahim.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

penyakit wanitakesehatan wanitakankerkanker endometrium

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved