Faktor-faktor Risiko Ini Dapat Memengaruhi Terjadinya Kanker Prostat


Kanker prostat merupakan kanker yang sering terjadi pada pria. Penyebab kanker prostat belum diketahui hingga saat ini, namun usia, ras, keturunan, dan riwayat kanker merupakan beberapa faktor yang memengaruhi terjadinya kanker ini.

0,0
09 May 2019|Giovanni Jessica
penyebab kanker prostatAda beberapa faktor risiko yang menjadi penyebab kanker prostat pada pria
Salah satu kanker yang rentan menyerang pria adalah kanker prostat. Kanker disebabkan oleh mutasi DNA yang menyebabkan pertubuhan sel menjadi tidak terkontrol.Dalam kasus kanker prostat, mutasi DNA tersebut terjadi pada sel-sel di prostat. Lantas, apa penyebab kanker prostat? Simak informasinya berikut ini.

Penyebab kanker prostat

Serupa dengan jenis kanker lainnya, hingga saat ini belum diketahui apa yang menjadi penyebab kanker prostat. Meski demikian, berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker prostat.Berikut ini adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda mengalami kanker prostat:

1. Usia

Salah satu faktor risiko utama yang menyebabkan kanker prostat adalah pertambahan usia. Kanker prostat jarang ditemukan pada pria berusia di bawah 40 tahun. Sementara itu, peningkatan kasus kanker prostat pada usia 60 tahun ke atas cukup signifikan.

2. Genetik

Riwayat keluarga juga menjadi salah satu faktor risiko penyebab kanker prostat. Jika Anda memiliki anggota keluarga, terutama ayah atau saudara kandung, yang menderita kanker prostat, Anda berisiko dua kali lebih tinggi dibandingkan seseorang yang tidak memiiki riwayat kanker prostat dalam keluarganya.Hal ini terjadi akibat adanya mutasi genetik yang diturunkan, yakni gen BRCA1 dan BRCA2 yang berhubungan dengan kejadian kanker prostat.

3. Ras

Penelitian menunjukkan bahwa pada seseorang dengan ras Afrika Amerika memiliki kemungkinan menderita kanker prostat 70 persen lebih besar dibandingkan ras Kaukasian.

4. Memiliki kanker

Pria yang telah memiliki kanker tertentu, seperti kanker ginjal, kandung kemih, paru-paru, tiroid, dan kanker kulit melanoma, berpotensi meningkatkan risiko untuk mengalami kanker prostat di kemudian hari.Hal ini umumnya karena mungkin kanker telah menyebar sampai ke kelenjar prostat (metastasis).

5. Pola makan

Para ahli juga menyebutkan, pola makan berpengaruh terhadap meningkatnya risiko seorang pria terkena kanker prostat. Makan-makanan berlemak terutama yang berasal dari daging merah diiketahui dapat meningkatkan risiko penyebab terjadinya kanker prostat.Pria yang sering mengonsumsi makanan tersebut dan sumber lemak hewani lain yang dimasak dalam suhu tinggi, memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker prostat. Itu sebabnya, Anda dianjurkan mengikuti pantangan makanan untuk kanker prostat jika telah memilikinya.

6. Masalah hormon

Masalah hormon yang menyebabkan kanker prostat dipercaya masih berhubungan dengan pola makan yang dijalani. Hal ini karena lemak dapat merangsang kenaikan produksi hormon testrosteron dan hormon lainnya di dalam tubuh. Hormon testosteron yang berlebihan diketahui dapat mempercepat pertumbuhan kanker prostat.Tingginya kadar testosteron di tubuh juga dipercaya dapat menstimulasi pengaktifan sel kanker di tubuh dan memengaruhi terjadinya proses awal kanker prostat.

Waspadai gejala kanker prostat 

Kanker prostat pada tahap awal umumnya tidak bergejala. Seiring perkembangan sel kanker yang membesar, akan mulai muncul beberapa tanda.Berikut adalah gejala kanker prostat yang perlu Anda waspada:
  • Sulit buang air kecil
  • Gangguan fungsi ereksi (impotensi).
  • Nyeri pada panggul dan di sekitar alat kelamin
  • Nyeri tulang belakang atau dada jika kanker telah menyebar ke tulang
  • Kelemahan atau mati rasa pada tungkai atau kaki juga dapat muncul.
  • Sulit mengontrol buang air besar ataupun kecil
Jika mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.Pada sebagian besar kasus, gejala-gejala tersebut mungkin saja bukan karena kanker, melainkan pembesaran prostat jinak atau benign prostat hyperplasia (BPH). Kondisi ini memiliki gejala yang serupa dengan kanker prostat akibat pertumbuhan abnormal dari prostat.Untuk memastikan pembesaran prostat yang terjadi bersifat jinak atau ganas, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter. Semakin cepat terdeteksi, maka kemungkinan terjadinya penyebaran dan komplikasi dari sel kanker dapat dikurangi.

Catatan dari SehatQ

Dengan melakukan perubahan gaya hidup seperti menurunkan berat badan yang berlebih, berolahraga secara teratur, dan mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak, Anda dapat menurunkan risiko menderita kanker prostat.Selain itu, terapi hormon testosteron juga dapat membantu dengan menurunkan kadar testosteron dalam tubuh.Jika punya pertanyaan lebih lanjut seputar kanker prostat, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang juga di App Store dan Google Play
kankerkanker prostatkesehatan priareproduksi pria
Prostate Cancer Foundation. https://www.pcf.org/about-prostate-cancer/what-is-prostate-cancer/prostate-cancer-causes/
Diakses pada Mei 2019
Cancer.org. https://www.cancer.org/cancer/prostate-cancer/detection-diagnosis-staging/signs-symptoms.html
Diakses pada Mei 2019
Cancer Research UK. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/prostate-cancer/risks-causes
Diakses pada Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait