Penyebab Kaki Sakit Tak Hanya Kecapekan

(0)
08 Jul 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Gejala kaki sakit di telapak kakiKaki sakit bisa berawal di telapak kaki
Kaki sakit merupakan keluhan yang umum terjadi. Rasa sakit bisa terasa di seluruh bagian kaki, dari jari-jari, tumit, telapak, hingga bagian atas kaki. Dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, penting untuk mengetahui penyebab serta cara mengatasinya dengan benar.

Kaki sakit dan gejala penyertanya

Rasa sakit pada kaki bisa sangat beragam. Mulai dari nyeri ringan hingga berat, durasi yang sementara, datang dan pergi, atau terus-menerus.Kaki nyeri juga terkadang bisa disertai dengan gejala lain seperti demam. Variasi keluhan ini dipengaruhi oleh penyebab kondisi tersebut.Pada dasarnya, penyebab kaki sakit sangatlah beragam. Namun pemicunya dapat digolongkan dalam dua kelompok besar, yakni gaya hidup dan penyakit tertentu.

Penyebab kaki sakit akibat gaya hidup

sepatu hak tinggi bisa memicu kaki sakit
Memakai sepatu hak tinggi bisa jadi penyebab kaki sakit
Gaya hidup, kebiasaan, hingga profesi bisa memengaruhi risiko seseorang untuk mengalami kaki sakit. Apa sajakah contohnya?
  • Ukuran sepatu atau alas kaki

Salah satu penyebab kaki sakit akibat gaya hidup adalah pemakaian sepatu atau alas kaki yang tidak sesuai. Misalnya, ukuran alas kaki yang terlalu kecil atau terlalu besar.Kebiasaan tersebut bisa meningkatkan gesekan pada kaki, dan berpotensi memicu rasa nyeri, luka melepuh, serta memar.
  • Jenis alas kaki

Pilihan jenis sepatu yang digunakan bisa menyebabkan kaki sakit seperti sepatu hak tinggi. Pemakaian sepatu ini dapat meningkatkan tekanan atau beban pada kaki sehingga muncul rasa sakit.
  • Alas kaki yang tak sesuai aktivitas

Penggunaan jenis sepatu yang tidak sesuai dengan aktivitas pun bisa memicu kondisi ini. Misalnya, memakai flat shoes atau sepatu datar untuk berolahraga.
  • Aktivitas tertentu

Tak hanya penggunaan sepatu, aktivitas tertentu juga dapat meningkatkan kemungkinan nyeri kaki. Mislnya, terlalu lama berdiri atau berjalan. Demikian pula dengan olahraga berat atau kegiatan terus-menerus yang memberi tekanan pada kaki.

Penyakit yang bisa memicu kaki sakit

kutu air bisa menyebabkan kaki sakit
Infeksi jamur seperti kutu air juga dapat menyebabkan kaki sakit
Terdapat sejumlah masalah atau kondisi kesehatan yang berkaitan dengan munculnya rasa nyeri pada kaki. Beberapa di antaranya meliputi:
  • Arthritis (radang sendi)

Bila terjadi pada area kaki, arthritis berpotensi menyerang seluruh sendi di kaki.
  • Gout

Gout atau penyakit asam urat biasa menyerang sendi di jempol kaki, membuatnya merah, meradang dan nyeri saat disentuh.
  • Bunion

Bunion adalah benjolan tulang yang muncul di ruas kedua pada jempol kaki. Benjolan ini bisa membengkak dan membuat penderita merasa sakit ketika memakai sepatu hingga berjalan.
  • Mata ikan dan kapalan

Kondisi penebalan kulit pada mata ikan dan kapalan terjadi akibat gesekan atau tekanan yang terus-menerus pada bagian kaki tertentu, seperti tumit atau jempol kaki. Bila terus menebal, kulit bisa terasa nyeri ketika berjalan atau memakai sepatu.
  • Kutil plantar

Kutil plantar adalah kondisi munculnya luka pada telapak kaki akibat tekanan.
  • Infeksi jamur pada kaki

Salah satu contohnya adalah kutu air. Kondisi ini umumnya ditandai dengan kulit mengelupas, gatal, dan sensasi panas menyengat.
  • Kuku tumbuh ke dalam (ingrown nails)

Ingrown nails biasa dialami oleh ibu jari kaki dan umumnya terjadi akibat memotong kuku terlalu pendek.
  • Kondisi kesehatan lainnya

Selain ragam penyakit tersebut, kondisi lain seperti diabetes melitus juga bisa menyebabkan gangguan yang menimbulkan rasa sakit pada kaki. Penyakit ini bisa memicu kerusakan saraf, tersumbatnya aliran darah, hingga luka borok pada kaki.Begitu pula dengan berat badan berlebih, kehamilan, dan cedera seperti keselo. Kondisi-kondisi ini juga bisa menyebabkan kaki sakit.

Tips mengatasi kaki sakit secara mandiri

Anda bisa melakukan penanganan mandiri saat kaki terasa sakit. Beberapa langkah yang bisa Anda terapkan meliputi:
  • Menempelkan kompres dingin di bagian kaki yang nyeri
  • Meninggikan kaki saat berbaring, misalnya mengganjalnya dengan bantal
  • Mengistirahatkan kaki sesering mungkin
  • Mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri yang dijual bebas, seperti paracetamol
  • Menggunakan sepatu atau alas kaki yang nyaman dan dengan ukuran yang sesuai
  • Mengenakan sepatu yang sesuai aktivitas
  • Memberikan bantalan tambahan di dalam alas kaki untuk mencegah gesekan dan iritasi
  • Selalu melakukan pemanasan sebelum beraktivitas berat, terutama olahraga
  • Menurunkan berat badan bila berat badan Anda berlebih

Gejala kaki sakit ini perlu diperiksakan ke dokter

Bila penanganan mandiri tidak memberikan hasil yang efektif, Anda sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Langkah ini sangat penting terutama bila:
  • Rasa nyeri muncul tiba-tiba dan sangat berat
  • Nyeri terjadi akibat cedera
  • Memiliki penyakit lain, misalnya diabetes
  • Terdapat luka terbuka pada area kaki yang sakit
  • Terjadi pembengkakan di bagian kaki yang nyeri
  • Mengalami demam
Dokter akan menyelidiki penyebab kaki sakit sebelum menentukan penanganan agar sesuai. Saran penanganan mandiri, pemberian obat, hingga tindakan medis (seperti membebat area nyeri, fisioterapi, hingga operasi) mungkin diberikan.Kaki sakit merupakan kondisi yang umum dan biasanya dapat ditangani secara mandiri. Namun bila keluhan ini terasa parah hingga mengganggu rutinitas, pemeriksaan medis ke dokter diperlukan untuk mencegah kondisi menjadi lebih berat.
penyakit kaki
Healthline. https://www.healthline.com/health/foot-pain
Diakses pada 8 Juli 2020
Medicinet. https://www.medicinenet.com/foot_pain/article.htm
Diakses pada 8 Juli 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/003183.htm
Diakses pada 8 Juli 2020
My Dr. https://www.mydr.com.au/pain/foot-pain
Diakses pada 8 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait