Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil dan Cara Tepat Mengatasinya

Kaki bengkak saat hamil normal terjadi, meski terkadang bisa juga menandakan gangguan serius seperti preeklampsia
Kaki bengkak saat hamil adalah hal yang normal terjadi akibat peningkatan produksi cairan di tubuh

Sepatu lama tak lagi dapat digunakan, jalan pun terasa sulit dan berat untuk dilakukan. Ya, kondisi kaki bengkak saat hamil memang sama sekali tidak menyenangkan. Namun, kondisi ini sebenarnya adalah hal yang normal terjadi.

Pembengkakan normal saat hamil, disebut sebagai edema. Selain di kaki, kondisi ini juga bisa terjadi di tangan dan wajah.

Penyebab kaki bengkak saat hamil

Saat hamil, tubuh akan memproduksi cairan dan darah dua kali lebih banyak dibandingkan biasanya, untuk mengakomodasi perkembangan janin. Kaki bengkak saat hamil adalah hal yang normal terjadi, sebagai akibat dari meningkatnya produksi cairan ini.

Cairan ekstra ini dibutuhkan agar tubuh melunak dan dapat berkembang, mengikuti perkembangan bayi. Kondisi ini juga akan membantu persiapan sendi pinggul dan jaringan agar bisa terbuka saat proses persalinan.

Pembengkakan kaki saat hamil dapat terjadi pada berbagai usia kehamilan. Namun umumnya, kondisi terjadi saat usia kehamilan memasuki bulan kelima, dan akan semakin membesar pada trimester ketiga.

Selain meningkatnya produksi cairan, terjadinya kaki bengkak saat hamil juga dapat dipengaruhi oleh kondis lain, seperti:

  • Cuaca yang panas
  • Berdiri terlalu lama
  • Melakukan kegiatan seharian penuh
  • Kurangnya konsumsi kalium
  • Terlalu banyak mengonsumsi kafein
  • Konsumsi garam berlebihan

Cara mengatasi kaki bengkak saat hamil

Ada beberapa cara mengatasi kaki bengkak saat hamil yang dapat Anda coba di rumah, seperti:

1. Mengurangi konsumsi garam

Garam bisa menyebabkan penyerapan air di tubuh tidak berlangsung sempurna. Tentu, kondisi ini tidak Anda inginkan ketika produksi cairan di tubuh sedang banyak-banyaknya.

Oleh karena itu, jangan mengonsumsi makanan cepat saji dan makanan kemasan yang mengandung banyak garam. Selain itu, jangan gunakan terlalu banyak garam saat mengolah makanan sendiri di rumah.

2. Batasi konsumsi kafein

Kafein adalah diuretik. Artinya, kandungan ini akan membuat Anda ingin buang air kecil. Hal ini membuat tubuh berpikir bahwa Anda kekurangan cairan, sehingga akan terus menahan kelebihan cairan yang ada di tubuh yang dapat menyebabkan bengkak.

3. Lebih banyak minum air putih

Kaki bengkak saat hamil memang disebabkan oleh produksi cairan berlebih. Lalu, kenapa Anda perlu minum lebih banyak air putih?

Alasannya adalah agar tubuh tidak menganggap Anda kehausan atau bahkan mengalami dehidrasi. Saat dehidrasi, secara otomatis tubuh akan menahan cairan agar tidak keluar dari tubuh. Hal ini pasti tidak Anda inginkan saat sedang mengalami pembengkakan selama kehamilan.

4. Menambah asupan kalium

Kalium dapat membantu menyeimbangkan kadar cairan yang akan diserap tubuh. Sehingga, bisa mengurangi kondisi kaki bengkak saat hamil.

Beberapa makanan yang dapat memenuhi kebutuhan kalium harian Anda antara lain pisang, bayam, kentang yang dikonsumsi dengan kulitnya, dan yogurt.

5. Jangan berdiri terlalu lama

Berdiri terlalu lama tidak dianjurkan untuk ibu hamil yang sedang mengalami pembengkakan kaki. Sebisa mungkin, duduklah dengan posisi kaki selonjor, untuk meregangkan otot betis.

6. Istirahat kaki sambil meninggikan posisinya

Meski ibu hamil dianjurkan untuk tetap aktif bergerak, namun Anda juga perlu mengenal batas dan beristirahat yang cukup. Saat istirahat, coba untuk menaikkan kaki ke atas, agar cairan yang tertumpuk di kaki dapat mengalir.

7. Gunakan pakaian yang longgar dan nyaman

Pakaian yang ketat akan mengganggu aliran darah. Sehingga, Anda disarankan untuk tidak menggunakan kaus kaki atau stocking dengan karet yang ketat di bagian pergelangan kaki.

Gunakanlah pakaian yang longgar dan nyaman, agar darah pun dapat mengalir dengan baik.

8. Perbanyak jalan kaki

Berjalan kaki selama 5-10 menit beberapa kali sehari, akan membantu sirkulasi tubuh dan mengurangi pembengkakan.

9. Gunakan sepatu yang nyaman

Menggunakan sepatu yang nyaman, sangat penting untuk mengurangi kaki bengkak saat hamil. Penggunaan sepatu yang tidak nyaman, seperti sepatu hak tinggi, bisa menyebabkan sakit pinggang, terutama, saat berat badan naik akibat kehamilan.

10. Tidur menghadap samping

Tidur menghadap ke kiri akan mengurangi tekanan di pembuluh darah besar yang mengalirkan darah dari tubuh bagian bawah ke jantung. Sehingga, pembengkakan dapat dicegah atau berkurang.

Bila perlu, konsultasikan ke dokter

Kaki bengkak saat hamil adalah hal yang normal terjadi. Sehingga, Anda tidak perlu khawatir apabila mulai merasakan perubahan pada ukuran kaki.

Meski begitu, pada beberapa kasus, kaki bengkak saat hamil juga dapat menjadi pertanda adanya gangguan tertentu, seperti preeklampsia. Yang dimaksud preeklampsia adalah suatu komplikasi kehamilan yang terjadi akibat tekanan darah yang terlalu tinggi.

Sebaiknya, periksakan diri Anda ke dokter apabila pembengkakan yang terjadi, disertai dengan kondisi-kondisi di bawah ini.

  • Pembengkakan terjadi secara tiba-tiba di kaki, tangan, wajah, dan mata.
  • Bengkak terjadi sangat parah.
  • Pandangan menjadi kabur atau buram.
  • Sakit kepala hebat
  • Pikiran menjadi linglung
  • Sulit bernapas

Jika pembengkakan hanya terjadi pada satu kaki dan disertai dengan rasa nyeri, kemerahan, dan panas jika diraba, maka Anda bisa saja sedang mengalami deep vein thrombosis (DVT). Ini adalah kondisi penggumpalan darah pada pembuluh vena dalam.

Apabila tidak yakin, tentang penyebab pembengkakan yang Anda alami, konsultasikanlah hal ini ke dokter kandungan maupun bidan.

Catatan dari SehatQ

Kaki bengkak saat hamil adalah hal normal yang terjadi dan tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Kondisi ini terjadi akibat meningkatnya produksi cairan di tubuh, agar perkembangan janin dapat optimal dan sebagai persiapan tubuh menuju persalinan.

Meski tidak berbahaya, namun kaki yang bengkak dapat membuat Anda tidak nyaman. Sehingga, cara-cara di atas dapat dilakukan untuk mengurangi pembengkakan atau membuat tubuh terasa lebih ringan.

Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/swollen-feet-during-pregnancy
Diakses pada 23 September 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/swelling-during-pregnancy/faq-20058467
Diakses pada 23 September 2019

American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/pregnancy-health/swelling-during-pregnancy/
Diakses pada 23 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed