Mengenal 7 Penyebab Jerawat Gatal dan Cara Mengatasinya


Penyebab jerawat gatal dapat bermacam-macam. Tak hanya akibat alergi ataupun fungal acne, efek samping penggunaan obat jerawat juga bisa jadi salah satu alasannya.

(0)
Penyebab jerawat gatal di wajah bisa jadi karena alergi, fungal acne, hingga penggunaan obat jerawatJerawat gatal memang dapat mengganggu dan membuat tidak nyaman
Jerawat biasanya menimbulkan sensasi rasa menyakitkan hingga dapat mengganggu penampilan. Namun, adakah di antara Anda yang pernah mengalami jerawat gatal? Saat jerawat terasa gatal, tentu Anda memiliki keinginan untuk menggaruknya tetapi terhalang oleh rasa takut lantaran berisiko memperparah kondisi tersebut. Sebenarnya, apa yang menjadi penyebab jerawat gatal dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab jerawat gatal bisa terjadi

Jerawat gatal bisa saja terjadi akibat penggunaan obat jerawat
Jerawat terasa gatal bisa disebabkan oleh berbagai faktor
Jerawat dapat disebabkan oleh folikel rambut dan penumpukan sel-sel kulit mati dalam pori-pori kulit yang tersumbat oleh produksi minyak berlebih, sebum, hingga kotoran. Jika hal tersebut terjadi, bakteri akan lebih mudah berkembang dan memicu peradangan sehingga menjadi jerawat.Umumnya, jerawat menimbulkan gejala sensasi rasa menyakitkan. Kendati demikian, ada beberapa orang yang mengalami gatal pada jerawat. Meski jerawat terasa gatal adalah hal yang tergolong normal dan tidak membahayakan, kondisi ini dapat mengganggu dan membuat Anda merasa tidak nyaman.Jerawat terasa gatal yang mengganggu dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Sebagian besar penyebab jerawat gatal adalah sel-sel kulit yang kering dan bergesekan akibat penyumbatan pori-pori kulit dan atau memang karena proses peradangannya yang terjadi. Ketika kulit kering, maka dapat menimbulkan rasa gatal. Begitu pula yang terjadi pada jerawat.Selain itu, ada beberapa penyebab jerawat gatal lainnya yang perlu Anda ketahui, yakni:

1. Efek samping penggunaan obat jerawat

Salah satu penyebab jerawat gatal adalah efek samping penggunaan obat jerawat. Ada beberapa kasus alergi obat jerawat dengan kandungan benzoil peroksida, asam salisilat, dan retinoid dapat menjadi penyebab jerawat gatal, kering, dan mengelupas.Bagi orang dengan jenis kulit normal, pengobatan jerawat ini hanya akan menimbulkan kulit terasa lebih kering dan tampak memerah. Akan tetapi, pada kondisi kulit tertentu, penggunaan obat tersebut dapat menimbulkan reaksi alergi, seperti gatal-gatal di kulit dan jerawat.
Jerawat gatal bisa sembuh dengan sendirinya
Penggunaan obat jerawat bisa menyebabkan jerawat gatal
Pada beberapa kasus, jerawat terasa gatal dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, pada beberapa orang, jerawat terasa gatal dapat diatasi dengan cara mengurangi frekuensi penggunaan dan seberapa banyak Anda mengoleskan obat jerawat tersebut.Orang yang menggunakan obat retinoid topikal, termasuk tretinoin, bisa mengoleskannya dengan frekuensi bertahap guna mengurangi risiko munculnya jerawat terasa gatal dan efek samping lain.Jadi, penting untuk menggunakan obat jerawat dengan frekuensi sedikit demi sedikit. Gunakan obat jerawat satu hari sekali atau dua hari sekali, lalu tingkatkan frekuensi penggunaannya secara bertahap sehingga kulit dapat beradaptasi. Dengan ini, risiko jerawat terasa gatal pun dapat diminimalisasi.

2. Alergi

Penyebab jerawat gatal lainnya bisa jadi merupakan reaksi alergi terhadap obat jerawat yang digunakan.Ya, beberapa orang mungkin saja mengalami alergi terhadap bahan aktif yang ada dalam obat jerawat. Akibatnya, hal tersebut dapat menyebabkan jerawat terasa gatal, bengkak, hingga menimbulkan sensasi rasa terbakar.Meskipun biasanya reaksi alergi yang ditimbulkan tidak membahayakan, tetapi Anda sebaiknya berhenti menggunakan obat jerawat bila mengalami tanda-tanda alergi.Segera periksakan diri ke dokter bila reaksi alergi tergolong parah dan disertai dengan gejala, seperti sulit bernapas, tenggorokan bengkak, pembengkakan pada wajah, bibir, dan lidah.

3. Terpapar sinar matahari

Sering terpapar sinar matahari juga menjadi salah satu penyebab jerawat gatal.Kulit yang gatal akibat paparan sinar matahari biasanya terjadi karena adanya perubahan yang terjadi pada kulit saat terkena sinar matahari. Memang belum ada hasil studi yang benar-benar membahas alasan kondisi ini dapat terjadi.Namun, reaksi tersebut bisa saja muncul karena sistem imun yang salah mengenali senyawa yang diserap oleh kulit dari sinar matahari. Akibatnya, tubuh mulai mencoba melindungi diri dari senyawa yang dianggap asing tersebut sehingga bisa menimbulkan reaksi alergi, termasuk jerawat terasa gatal.

4. Kulit berkeringat

Beberapa orang mungkin mengalami jerawat terasa gatal saat kulit berkeringat. Kondisi ini bisa saja terjadi karena saat Anda berkeringat, tubuh juga akan memproduksi minyak yang lebih banyak.Akibatnya, pori-pori kulit dapat tersumbat dan menyebabkan pertumbuhan bakteri jerawat pada pori-pori. Selanjutnya, bakteri tersebut akan menyebabkan peradangan yang memperparah jerawat dan mungkin menimbulkan rasa gatal pada jerawat Anda.

5. Jerawat kistik

Jerawat gatal bisa disebabkan oleh jerawat kistik
Jerawat kistik adalah jerawat yang terbentuk di jaringan kulit dalam
Jerawat terasa gatal bisa pula disebabkan oleh jerawat kistik.Jerawat kistik atau jerawat batu adalah jenis jerawat yang terbentuk akibat penumpukan minyak dan sel kulit mati di jaringan kulit dalam.Peradangan yang terjadi pada jaringan kulit dalam menyebabkan munculnya benjolan besar. Kondisi tersebut yang terkadang menyebabkan jerawat terlihat besar memerah dan menimbulkan rasa gatal.Salah satu cara untuk meringankan rasa gatal pada jerawat kistik adalah menghindari penggunaan produk jerawat secara berlebihan. Pasalnya, mengoleskan obat jerawat terlalu banyak bisa memperburuk rasa gatal pada jerawat dan tanda-tanda iritasi.

6. Tanda jerawat akan sembuh

Kenapa jerawat gatal bisa jadi merupakan pertanda Anda memiliki masalah pada kulit. Akan tetapi, hal ini tidak selamanya tergolong buruk. Jerawat terasa gatal disinyalir sebagai salah satu pertanda jerawat Anda akan sembuh.Ketika jerawat mulai membaik, kulit yang memerah dan pustular akan diganti dengan kulit baru yang lebih sehat. Selama proses ini berlangsung, kulit tubuh akan mengelupas dan lapisan kulit yang baru akan muncul.Oleh sebab itu, sel-sel kulit kering, bersisik, dan mati ternyata bisa jadi pertanda bahwa Anda sedang menjalani proses penyembuhan jerawat yang mungkin menimbulkan rasa gatal.

7. Fungal acne

Salah satu penyebab jerawat gatal adalah efek samping penggunaan obat jerawat
Jerawat yang terasa gatal bisa jadi tanda fungal acne
Penyebab jerawat gatal yang mungkin tak Anda sadari adalah fungal acneFungal acne adala hsalah satu masalah kulit yang bisa menimbulkan rasa gatal, tidak seperti jerawat biasa. Kondisi ini juga dapat mengiritasi kulit hingga membuatnya jadi memerah. Perlu diketahui, fungal acne juga dapat membesar bahkan mengandung nanah.Fungal acne adalah hasil dari pertumbuhan jamur sehingga Anda mungkin akan mengalami kondisi terkait jamur lainnya, seperti psoriasis.

Cara mengatasi jerawat terasa gatal

Sebaiknya kondisi jerawat terasa gatal tidak begitu saja Anda abaikan. Pasalnya, jerawat gatal merupakan tanda-tanda kulit mengalami iritasi, peradangan, atau terlalu kering. Namun, Anda tak perlu khawatir karena jerawat terasa gatal dapat diatasi dengan perawatan rumahan sebagai berikut.

1. Gunakan produk perawatan kulit dengan kandungan bahan aktif lembut

Jika penyebab jerawat gatal adalah kulit yang terlalu kering, sebaiknya ganti produk perawatan kulit Anda. Ini karena sebagian besar produk perawatan kulit berjerawat mengandung bahan aktif yang berisiko membuat kulit kering dan iritasi.Jadi, pilihlah sabun pembersih dan produk perawatan kulit berjerawat yang mengandung bahan aktif ringan dan lembut. Misalnya, tidak mengandung wewangian, alkohol, dan zat-zat iritan lainnya, serta bersifat noncomedogenic atau tidak menyumbat pori-pori kulit. Dengan demikian, kulit Anda akan bebas dari rasa gatal dan kering.

2. Hindari menyentuh dan memencet jerawat

Cara mengatasi jerawat terasa gatal berikutnya adalah jangan menyentuh dan memencet jerawat. Menyentuh dan memencet jerawat dapat berisiko menyebabkan kerusakan pada kulit. Selain itu, bekas jerawat pun akan semakin sulit untuk dihilangkan.

3. Melindungi kulit dari paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari dapat berisiko menyebabkan kulit menjadi gatal dan mengelupas.Bagi orang-orang yang menggunakan produk perawatan kulit berjerawat, sebaiknya perlu berhati-hati terhadap paparan sinar matahari. Pasalnya, paparan sinar matahari bisa menyebabkan kulit menjadi sensitif, termasuk muncul rasa gatal pada jerawat.

4. Mengobati jerawat kistik

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jerawat kistik dapat menimbulkan rasa gatal dan nyeri. Untuk mengobatinya, obat jerawat yang dijual bebas di apotek tidaklah cukup.Anda harus menemui dokter spesialis kulit guna mendapatkan pengobatan jerawat batu yang efektif. Dengan ini, kemungkinan munculnya bekas jerawat dapat dikurangi.

5. Pakai produk perawatan kulit antijamur

Jika jerawat yang gatal di tubuh Anda disebabkan oleh fungal acne, sebaiknya gunakan produk perawatan kulit tubuh dan sampo antiketombe. Langkah ini dapat membantu meringankan rasa gatal dan mempercepat penyembuhan fungal acne.

Catatan dari SehatQ

Jerawat yang gatal memang dapat mengganggu dan membuat Anda merasa tidak nyaman. Umumnya, kenapa jerawat gatal adalah tanda reaksi alergi dan efek samping terhadap penggunaan obat jerawat, terpapar sinar matahari, hingga kulit berkeringat.Kondisi ini tidak boleh Anda abaikan begitu saja. Pasalnya, jerawat yang gatal bisa jadi tanda-tanda kulit mengalami iritasi, peradangan, atau terlalu kering.Jika kondisi gatal pada jerawat semakin parah, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat sesuai kondisi jerawat Anda. Anda bisa konsultasi dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui lebih lanjut seputar cara mengatasi jerawat gatal yang dialamiCaranya, download sekarang di App Store dan Google Play.
jerawatgatalmasalah kulitpengobatan jerawat
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/327161#treatments
Diakses pada 5 Maret 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/itchy-acne
Diakses pada 5 Maret 2020
Harvard Health Publishing. https://www.healthline.com/health/itchy-acne
Diakses pada 5 Maret 2020
Poison Control. https://www.poison.org/articles/2014-jun/acne-treatments
Diakses pada 5 Maret 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/all-about-fungal-acne#diagnosis
Diakses pada 24 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait