Penyebab dan Cara Menumbuhkan Jenggot Tipis pada Pria


Beberapa pria memiliki jenggot dan brewok yang tebal, sementara beberapa lainnya tidak punya sama sekali. Penyebab jenggot tipis ada banyak, mulai dari keturunan hingga kondisi kesehatan tertentu. Mengetahui penyebabnya, membantu Anda menemukan solusinya.

0,0
penyebab jenggot tipisBeberapa pria memiliki jenggot tipis karena genetik
Memiliki jenggot lebat dan mudah diatur mungkin menjadi impian bagi sebagian pria. Sayangnya, tidak semua pria memiliki karakter jenggot yang bisa tumbuh lebat. Beberapa di antara mereka memiliki jenggot tipis dan sulit tumbuh. Kenali penyebab dan cara menumbuhkan jenggot tipis berikut ini.  

Penyebab jenggot tipis di dagu

Jenggot di dagu menjadi aset penampilan bagi sebagian pria. Anggapan punya jenggot hingga brewok disebut dapat menambah kemachoan pria.Namun, beberapa pria mungkin memiliki jenggot yang tipis. Beberapa lainnya mungkin sudah mencoba menumbuhkan rambut di wajah, tapi sulit.Berikut ini beberapa penyebab jenggot tipis dan rambut di wajah tidak lebat.

1. Genetik

Salah satu penyebab jenggot dan rambut di wajah pria tipis adalah keturunan. Bahkan, faktor genetik ini merupakan faktor utama penentu ketebalan jenggot. Jika Anda memiliki ayah atau kakek dengan jenggot yang tebal, kemungkinan besar Anda memiliki jenggot, brewok, atau bahkan kumis yang tebal. Hal ini berkaitan erat dengan hormon androgen yang memberi ciri maskulinitas pada pria, seperti suara yang dalam dan kemampuan menumbuhkan rambut wajah. Enzim 5-alpha reductase mengubah hormon testosteron menjadi hormon dihidrotestosteron (DHT). Pertumbuhan rambut dirangsang oleh DHT yang mengikat reseptor folikel rambut. Namun, efek ini ditentukan oleh sensitivitas folikel rambut terhadap DHT. Lagi-lagi, genetiklah yang berpengaruh di sini. 

2. Usia 

Mulai usia pubertas, rambut di wajah pria, seperti janggut, akan terus bertambah bahkan hingga usia 30 tahun. Dalam hal ini, setiap pria memiliki usia yang berbeda terkait pertumbuhan rambut wajah atau janggut. Jadi, jangan khawatir jika pada usia remaja atau 18 tahun Anda belum memiliki janggut yang lebat.

3. Etnis 

Etnis atau ras juga dapat menyebabkan seseorang memiliki jenggot yang tipis. Pria yang berasal dari negara Mediterania mungkin cenderung dapat menumbuhkan janggut yang lebih tebal dibandingkan daerah lain. 

4. Kadar hormon testosteron

Rendahnya kadar hormon testosteron pada pria juga menjadi penyebab gangguan janggut tipis. Bahkan, pria dengan hormon testosteron rendah cenderung tidak memiliki rambut wajah.Selain terganggunya pertumbuhan jenggot atau rambut wajah, rendahnya kadar testosteron ditandai dengan kondisi berikut:
  • Gairah seks yang rendah
  • Disfungsi ereksi
  • Mudah lelah
  • Kesulitan membangun otot tubuh
  • Peningkatan lemak tubuh
  • Perubahan mood dan mudah marah

5. Penyakit autoimun

Penyakit autoimun, seperti alopecia areata, merupakan salah satu penyebab terganggunya pertumbuhan janggut pada pria. Penyakit ini menyerang folikel rambut sehingga menyebabkan rontoknya rambut di kepala dan wajah. Alopecia areata tergolong penyakit autoimun yang belum ada obatnya. Untuk mengatasi hal ini, dokter biasanya merekomendasikan beberapa opsi perawatan berikut ini:
  • Minoxidil 
  • Dithranol 
  • Krim kortikosteroid
  • Imunoterapi topikal (oles)
  • Suntikan steroid
  • Tablet kortison 
  • Obat imunosupresan
  • Fototerapi

6. Penyebab lain

Banyak faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan rambut, termasuk jenggot. Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam Current Problems in Dermatology, menyebutkan beberapa faktor yang dapat mengganggu pertumbuhan rambut, menimbulkan kerontokan, hingga kebotakan, yaitu:
  • Paparan radiasi ultraviolet dari sinar matahari
  • Kebiasaan merokok
  • Kekurangan nutrisi, termasuk kekurangan protein, kalori, dan vitamin

Cara menumbuhkan jenggot tipis

Cara menumbuhkan brewok atau jenggot yang tipis berbeda-beda tergantung penyebabnya.Jika pertumbuhan jenggot terhambat akibat kurangnya kadar hormon testosteron, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan suntik hormon testosteron.Jika terganggunya pertumbuhan jenggot akibat penyakit autoimun, mengatasi penyakitnya menjadi cara yang ampuh memperbaiki pertumbuhan rambut wajah Anda.Anda mungkin juga bisa mencoba opsi transplantasi rambut, jika benar-benar ingin memiliki rambut di wajah, mulai dari jenggot hingga brewok.Beberapa obat penumbuh brewok juga disebut bisa membantu. Namun, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter lebih dulu.Secara umum, penerapan gaya hidup sehat dapat memaksimalkan potensi genetik pertumbuhan rambut maupun jenggot Anda. Untuk itu, beberapa cara berikut ini mungkin bisa membantu:
  • Makan makanan yang sehat dan bergizi seimbang. Dalam hal ini, makanan yang sehat dan bergizi seimbang bisa membantu tubuh menjalankan fungsinya dengan normal. Pasalnya, kurang zat gizi tertentu bisa menyebabkan kerontokan rambut. Beberapa makanan penambah hormon testosteron juga disebut dapat membantu.
  • Mengurangi stres. Stres merupakan salah satu penyebab kerontokan rambut dan berbagai gangguan kesehatan. Mengurangi stres dapat membuat tubuh Anda lebih sehat dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
  • Tidur yang cukup. Tidur 8 jam sehari dapat memberikan kesempatan pada tubuh untuk beristirahat dan memperbaiki dirinya sendiri. Hal ini tentu dapat berdampak pada kesehatan secara keseluruhan, termasuk proses pertumbuhan rambut.
  • Berhenti merokok. Rokok sudah sejak lama menjadi sumber berbagai masalah kesehatan, termasuk kerusakan kulit dan rambut. 
  • Menjaga kebersihan rambut wajah. Sama seperti rambut di kepala, rambut wajah juga perlu diperhatikan kebersihan dan kelembapannya.

Catatan dari SehatQ

Secara umum, genetik menjadi faktor penentu yang membuat Anda memiliki jenggot tebal atau tipis. Namun, bagi Anda yang berjenggot tipis, Anda bisa memaksimalkan potensi pertumbuhan rambut wajah dengan menerapkan pola hidup sehat dan makan bergizi seimbang. Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki masalah terkait pertumbuhan rambut wajah, terlebih jika mengarah pada kondisi medis tertentu. Dokter akan mendiagnosis dan memberikan saran perawatan yang sesuai dengan kondisi Anda.Jika masih ada pertanyaan seputar penyebab dan cara menumbuhkan jenggot tipis atau masalah kesehatan pria lainnya, Anda juga bisa berkonsultasi secara online menggunakan fitur chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasinya di App Store dan Google Play sekarang!
botakobat penumbuh jenggotjenggotbrewokkesehatan pria
Healthline. https://www.healthline.com/health/why-cant-i-grow-a-beard#growth-strategies
Diakses pada 5 Agustus 2021
Current Problems in Dermatology. https://www.karger.com/Article/Abstract/369411
Diakses pada 5 Agustus 2021
Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/cant-grow-a-full-beard-theres-an-explanation-for-that/
Diakses pada 5 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait