8 Penyebab Jempol Kaki Bengkak dan Cara Mengatasinya

(0)
18 Sep 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Jempol kaki bengkak dapat disebabkan oleh cedera.Jempol kaki bengkak tidak boleh diremehkan, terutama jika tak kunjung sembuh.
Jempol kaki bengkak bisa menjadi kondisi yang menandakan adanya penyakit di dalam tubuh kita. Dengan mencari tahu penyebabnya sedini mungkin, proses penyembuhannya dapat dimaksimalkan.Jempol kaki bengkak sebaiknya tidak disepelekan, apalagi jika kondisinya tidak kunjung sembuh. Maka dari itu, mari kenali berbagai penyebab dan cara mengatasinya ini.

Penyebab jempol kaki bengkak

Terdapat 26 tulang di dalam kaki, 14 di antaranya terletak di jari-jemari. Maka tidak mengherankan jika jempol kaki bengkak, keseimbangan tubuh dan kemampuan untuk berjalan bisa terganggu.Ketika terjadi pembengkakan, berbagai kondisi di bawah ini bisa menjadi penyebabnya.

1. Cedera

Berbagai macam cedera dapat menyebabkan jempol kaki bengkak. Sebut saja cedera saat olahraga dan tertimpa benda berat tepat di jempol kaki. Selain bengkak, jempol kaki juga bisa mengalami kemerahan, sensasi hangat, nyeri, sulit bergerak, hingga memar.Untuk menangani jempol kaki bengkak yang disebabkan cedera, dokter akan merekomendasikan Anda untuk beristirahat , mengompres dengan es yang di balut handuk, dan menjaga posisi kaki agar tidak memberikan tekanan pada jempol. Selain itu, dokter juga dapat memberikan obat-obatan pereda nyeri.

2. Patah tulang jari

Saat tulang di dalam jari kaki patah, pembengkakannya tidak akan langsung muncul. Biasanya, jempol kaki bengkak akan terjadi sehari setelah tulang di dalamnya patah.Patah tulang pun ada yang bersifat ringan. Kondisi ini dinamakan fraktur stres, yaitu patah tulang yang terjadi akibat gerakan berulang-ulang seperti olahraga lari. Hal ini juga dapat menyebabkan jempol kaki bengkak, walau tak ada memar di sekitarnya.Untuk menangani patah tulang di jari-jemari kaki, dokter akan melakukan prosedur operasi. Hal yang sama juga mungkin dilakukan jika tulang mengalami dislokasi.

3. Arthritis

Arthritis terjadi saat persendian mengalami peradangan. Ada banyak jenis arthritis yang dapat menyebabkan jempol kaki bengkak, di antaranya osteoarthritis dan rheumatoid arthritis (radang sendi).Osteoarthritis terjadi akibat penggunaan sendi yang berulang-ulang. Sedangkan rheumatoid arthritis masuk dalam kategori penyakit autoimun, yang diakibatkan sistem imun tubuh menyerang persendian. Selain pembengkakan, kedua kondisi medis ini juga dapat menyebabkan rasa nyeri dan kaku.Untuk mengatasi masalah arthritis, dokter bisa merekomendasikan obat-obatan ibuprofen atau nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID).

4. Asam urat

Asam urat juga masuk dalam golongan arthritis. Kondisi ini terjadi saat pembentukan kristal muncul di sekitar persendian, menyebabkan peradangan dan rasa nyeri.Penderita asam urat biasanya akan diserang rasa sakit secara tiba-tiba di bagian tubuh yang terdampak. Jika asam urat terjadi di jempol kaki, maka pembengkakan dapat terjadi.Biasanya dokter akan memberikan obat-obatan NSAID, seperti glucocorticoids atau colchicine. Untuk asam urat yang sudah parah, dokter akan memberikan obat allopurinol, probenecid, hingga anakinra.

5. Kuku tumbuh ke dalam

Jempol kaki bengkak tidak boleh disepelekan
Jempol kaki bengkak dapat disebabkan tumbuhnya kuku ke dalam
Kuku tumbuh ke dalam juga dikenal sebagai ingrown toenail. Tidak hanya nyeri yang akan terjadi, tapi juga kulit kemerahan dan pembengkakan. Hati-hati, ingrown toenail juga bisa mengalami infeksi.Umumnya, dokter akan merekomendasikan obat-obatan antibiotik. Namun, jika risiko infeksi sudah tinggi, dokter bisa melakukan pengangkatan kuku jari.Dokter akan merekomendasikan Anda untuk mengganti sepatu untuk menjaga kenyamanan, merendam kaki di dalam air hangat, hingga mengoleskan obat antibiotik maupun steroid.

6. Hallux rigidus

Dari namanya, mungkin Anda kurang familiar dengan hallux rigidus. Kondisi ini termasuk dalam jenis arthritis yang dapat menyebabkan jempol kaki bengkak.Hallux rigidus menyebabkan kerusakan pada sendi metatarsophalangeal di pangkal jempol kaki. Peradangannya pun dapat mengakibatkan rasa nyeri dan kaku. Selain itu, hallux rigidus juga bisa membuat penderitanya kesulitan berjalan.Dalam kasus yang parah, dokter mungkin akan merekomendasikan operasi untuk mengurangi rasa nyeri dari hallux rigidus. Namun, jika kondisinya belum parah, dokter akan memberikan obat NSAID, suntikan glucocortitoid, hingga menyarankan terapi fisik.

7. Infeksi kulit

Terdapat berbagai macam infeksi kulit yang dapat berdampak buruk pada jari kaki dan menyebakan pembengkakan, di antaranya:Jika tidak segera ditangani, ditakutkan infeksi bisa menyebar. Segeralah datang ke dokter jika Anda mengalami berbagai macam infeksi di atas.

8. Bunion

Bunion adalah benjolan yang muncul di persendian di pangkal jempol kaki. Kondisi ini terjadi akibat perubahan pada tulang di dalam kaki. Hal ini juga dapat menyebabkan jempol kaki mengarah ke jari yang ada di sebelahnya atau bengkok.Selain menyebabkan jempol kaki bengkak, bunion juga dapat mengakibatkan rasa nyeri pada benjolan, sensasi terbakar, mati rasa, peradangan, dan kemerahan.Terkadang, bunion tidak membutuhkan pengobatan. Namun jika rasa sakitnya sudah tak tertahankan, dokter bisa memberikan suntikan glucocortitoid untuk mengatasi rasa sakit dan pembengkakannya.

Kapan harus ke dokter?

Jempol kaki bengkak
Jempol kaki bengkak harus ditangani serius oleh dokter
Jempol kaki bengkak yang disebabkan oleh infeksi atau arthritis harus segera ditangani oleh dokter, untuk mencegah adanya komplikasi.Selain itu, para penderita bunion juga disarankan untuk segera datang ke dokter karena penanganan sedini mungkin dapat mencegah kerusakan sendi yang lebih parah.Anda juga dilarang untuk mencabut kuku yang tumbuh ke dalam karena berisiko menyebabkan kerusakan kulit.Jika Anda mengalami patah tulang, bentuk kuku yang abnormal setelah cedera, atau pembengkakan setelah mengalami kecelakaan, segeralah datang ke dokter untuk memeriksanya.

Catatan dari SehatQ:

Jempol kaki bengkak dapat disebabkan berbagai macam kondisi medis. Untuk mengetahuinya lebih pasti, tentunya Anda membutuhkan bantuan dari dokter. Maka dari itu, sebaiknya Anda tidak meremehkan kondisi ini. Semakin cepat ditangani, semakin baik juga hasil pengobatannya.
penyakitartritispenyakit kakipembengkakan
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326819ss
Diakses pada 4 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/swollen-toe#causes
Diakses pada 4 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait