logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Penyebab Jantung Berdebar dengan Cepat dan Cara Mengatasinya

open-summary

Salah satu penyebab jantung berdebar yang paling umum adalah aktivitas berat, seperti olahraga. Biasanya, kondisi ini akan membaik setelah beristirahat. Namun, kondisi kesehatan yang berhubungan dengan jantung dan darah bisa membuat jantung Anda berdetak kencang, sekalipun telah beristirahat.


close-summary

20 Mei 2019

| Rhandy Verizarie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Anemia salah satu penyebab anda mengalami jantung berdebar

Penyebab jantung berdebar umumnya karena melakukan aktivitas berat, seperti olahraga

Table of Content

  • Penyebab jantung berdebar
  • Kapan harus ke dokter?
  • Cara mengatasi jantung berdebar

Normalnya, jantung orang dewasa berdetak sebanyak 60-100 kali setiap menit. Namun, ada kalanya detak jantung sangat cepat melebihi nilai normal. Apa saja penyebab jantung berdebar?

Advertisement

Penyebab jantung berdebar

Jantung berdebar kencang umumnya terjadi saat Anda habis melakukan aktivitas fisik berat, seperti berolahraga. Ini adalah hal yang normal.

Detak jantung akan kembali normal setelah Anda beristirahat.

Namun, dalam kondisi tertentu, jantung bisa tiba-tiba berdebar kencang sekalipun Anda tidak melakukan aktivitas fisik yang berat. Ini tentu perlu diwaspadai karena bisa menjadi pertanda dari gangguan medis tertentu.

Berikut ini penyebab jantung berdebar yang perlu Anda ketahui dan waspadai:

1. Aritmia

Aritmia adalah kondisi ketika terjadi kelainan pada detak jantung, entah itu terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan.

Kondisi ini membuat jantung jadi tidak bisa memompa darah dengan baik. Jika tidak segera ditangani, aritmia bisa berbahaya bagi penderitanya.

2. Anemia

Penyebab palpitasi jantung selanjutnya adalah kurang darah, alias anemia. Kekurangan sel darah merah jadi membuat jantung bekerja ekstra untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Selain jantung berdebar, anemia juga biasanya disertai gejala lainnya, seperti:

  • Wajah pucat
  • Sesak napas
  • Tubuh lemas

3. Gula darah rendah

Kadar gula darah rendah (hipoglikemia) juga menyebakan jantung berdebar. Anda dikatakan mengalami hipoglikemia apabila kadar gula darah di dalam tubuh kurang dari 70 mg/dL.

Selain palpitasi jantung, hipoglikemia ditandai oleh sejumlah gejala lainnya seperti:

  • Kepala pusing
  • Badan lemas
  • Tremor
  • Keringat dingin

4. Hipertiroidisme

Jantung berdebar juga bisa disebabkan oleh tingginya kadar hormon tiroid di dalam tubuh. Kondisi ini dikenal dengan hipertiroidisme.

Tidak hanya berdebar, penderita hipertiroidisme juga kerap mengalami fibrilasi atrium, yakni ketika irama jantung tidak beraturan.

Selain palpitasi jantung dan fibrilasi atrium, hipertiroidisme ditandai oleh sejumlah gejala lainnya seperti:

  • Badan lemas
  • Gemetar
  • Mudah berkeringat
  • Cemas

5.  Dehidrasi

Jantung berdebar juga bisa disebabkan oleh dehidrasi. Kekurangan cairan membuat organ jantung jadi harus kerja keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Itu sebabnya, Anda harus memastikan asupan cairan harian selalu terpenuhi. Idealnya, minum air putih sebanyak 2 liter atau sekitar 8 gelas per hari untuk mencegah dehidrasi.

6. Serangan panik

Penyebab jantung berdebar selanjutnya adalah mengalami serangan panik (panic attack). Panic attack juga disertai keringat dingin, lemas, perut mual, hingga pingsan.

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan serangan panik, mulai dari stres hingga takut. Jantung yang berdebar akan kembali berdetak normal apabila kepanikan berhasil diatasi.

7. Perubahan hormon

Pada wanita, perubahan hormon yang terjadi kerap membuat jantung berdebar-debar. Namun, hal ini umumnya hanya bersifat sementara.

8. Demam

Penyebab jantung berdebar lainnya adalah demam. Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh melebihi 38 derajat Celcius. Kondisi ini umumnya menjadi pertanda dari infeksi atau peradangan di dalam tubuh.

Selain palpitasi jantung, demam juga membuat Anda mengalami sejumlah gejala lainnya seperti meriang, keringat dingin, dan badan lemas.

Baca Juga

  • Kadar Kolesterol Normal untuk Dewasa dan Anak
  • Kenali Gejala Kanker Otak Stadium 4 dan Tindakan Pengobatannya
  • Mengenal Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Eosinofil Tinggi

Kapan harus ke dokter?

Segera periksakan diri Anda ke dokter apabila mengalami jantung berdebar dalam jangka waktu yang cukup lama. Bisa jadi hal ini menandakan ada yang tidak beres dengan organ jantung.

Guna memastikan penyebab jantung berdebar yang Anda alami, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan seperti:

  • Anamnesis
  • Pemeriksaan fisik
  • Pemeriksaan penunjang (USG, CT scan, elektrokardiografi)

Cara mengatasi jantung berdebar

Palpitasi jantung dapat disebabkan oleh berbagai macam kondisi. Itu sebabnya, cara mengatasi jantung berdebar pun berbeda-beda.

Jika Anda berdebar kencang setelah olahraga, beristirahatlah agar detak jantung Anda kembali normal. Anda juga mungking perlu memahami heart rate zones sebelum olahraga. Cara ini membantu mencegah jantung Anda bekerja kelewat keras.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan di rumah untuk mengatasi jantung berdebar:

  • Cobalah untuk rileks saat mengalami kepanikan. Anda bisa menggunakan kantung kertas untuk bernapas sebagai cara mengatasi serangan panik
  • Hindari berbagai faktor pemicu palpitasi jantung, seperti minuman berkafein, alkohol, dan merokok
  • Minum air putih yang cukup
  • Istirahat yang cukup
  • Kendalikan stres

Apabila Anda telah melakukannya tapi detak jantung tetap terasa cepat, segeralah konsultasikan ke dokter. Terlebih jika ini disertai gejala lain.

Kemungkinan, masalah yang Anda alami mungkin berhubungan dengan jantung atau ada kondisi lain yang mendasari.

Anda juga bsia berkonsultasi lewat chat dokter langsung di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download aplikasi SehatQ di App Store dan Google Play.

Advertisement

penyakit jantungpenyakitsakit jantungjantung berdebar

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved